Kenapa Migrasi Pasca-Kuantum NEAR Bisa Lebih Ringan daripada Bitcoin atau Ethereum
NEAR dilaporkan menambahkan dukungan kriptografi pasca kuantum berbasis FIPS 204/ML DSA; laporan sekunder menyebut target testnet sebelum akhir kuartal II 2026.[4][5][9] Keunggulan NEAR ada pada arsitektur akun: alamat akun dikontrol oleh Access Keys yang bisa ditambah atau diganti, bukan melekat pada satu kunci per...
NEAR Protocol’s Quantum-Safe Plan Could Be Easier Than Bitcoin or Ethereum’sAI-generated editorial illustration of NEAR’s rotatable access-key model and post-quantum blockchain security.
AI Perintah
Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: NEAR Protocol’s Quantum-Safe Plan Could Be Easier Than Bitcoin or Ethereum’s. Article summary: NEAR is reportedly preparing a Q2 2026 post quantum signature rollout based on NIST FIPS 204/ML DSA; the advantage is that NEAR accounts can rotate access keys without changing account identity, though rollout details.... Topic tags: near protocol, blockchain, quantum computing, post quantum cryptography, crypto security. Reference image context from search candidates: Reference image 1: visual subject "# NEAR Plans Post-Quantum-Safe Signing for Q2 2026 Testnet. NEAR's human-readable account model and rotatable access keys give it a structural advantage for quantum migration — use" source context "NEAR Plans Post Quantum Safe Signing for Q2 2026 Testnet" Reference image 2: visual subject "Project Eleven CEO Warns Bitcoin Qu
openai.com
Ancaman komputer kuantum terhadap kripto sering dibahas seperti bom waktu teknis. Untuk NEAR, bagian menariknya bukan hanya algoritme baru, melainkan cara akun dapat mengganti kunci yang menguasainya. Dokumentasi resmi NEAR menyebut akun sebagai alamat unik yang dikendalikan melalui Access Keys, sementara sejumlah laporan mengatakan NEAR One sedang mengerjakan dukungan tanda tangan pasca-kuantum FIPS 204 / ML-DSA.[4][5][9][17][19]
Yang dilaporkan sedang ditambahkan NEAR
Sejumlah laporan pada Mei 2026 menyebut NEAR menambahkan dukungan kriptografi pasca-kuantum, dengan NEAR One mengintegrasikan skema tanda tangan berbasis lattice FIPS 204 sebagai opsi tanda tangan pasca-kuantum pertama.[4] Satu laporan menyebut targetnya adalah penerapan FIPS 204 di testnet sebelum kuartal II 2026 berakhir.
Studio Global AI
Search, cite, and publish your own answer
Use this topic as a starting point for a fresh source-backed answer, then compare citations before you share it.
NEAR dilaporkan menambahkan dukungan kriptografi pasca kuantum berbasis FIPS 204/ML DSA; laporan sekunder menyebut target testnet sebelum akhir kuartal II 2026.[4][5][9]
Keunggulan NEAR ada pada arsitektur akun: alamat akun dikontrol oleh Access Keys yang bisa ditambah atau diganti, bukan melekat pada satu kunci permanen.[17][19][23]
Bitcoin dan Ethereum belum dapat dibobol komputer kuantum hari ini, tetapi migrasinya lebih rumit karena ekosistem tanda tangan, wallet, dan validasi transaksi sudah lama bertumpu pada kriptografi kurva eliptik.[1][3]...
Orang-orang juga bertanya
Apa jawaban singkat untuk "Kenapa Migrasi Pasca-Kuantum NEAR Bisa Lebih Ringan daripada Bitcoin atau Ethereum"?
NEAR dilaporkan menambahkan dukungan kriptografi pasca kuantum berbasis FIPS 204/ML DSA; laporan sekunder menyebut target testnet sebelum akhir kuartal II 2026.[4][5][9]
Apa poin penting yang harus divalidasi terlebih dahulu?
NEAR dilaporkan menambahkan dukungan kriptografi pasca kuantum berbasis FIPS 204/ML DSA; laporan sekunder menyebut target testnet sebelum akhir kuartal II 2026.[4][5][9] Keunggulan NEAR ada pada arsitektur akun: alamat akun dikontrol oleh Access Keys yang bisa ditambah atau diganti, bukan melekat pada satu kunci permanen.[17][19][23]
Apa yang harus saya lakukan selanjutnya dalam latihan?
Bitcoin dan Ethereum belum dapat dibobol komputer kuantum hari ini, tetapi migrasinya lebih rumit karena ekosistem tanda tangan, wallet, dan validasi transaksi sudah lama bertumpu pada kriptografi kurva eliptik.[1][3]...
Topik terkait manakah yang harus saya jelajahi selanjutnya?
Lanjutkan dengan "Hakim Izinkan Aave Pindahkan ETH Beku US$71 Juta untuk Pemulihan Kelp DAO" untuk sudut pandang lain dan kutipan tambahan.
The transition to post-quantum cryptography (PQC) poses an unprecedented challenge for Bitcoin and Ethereum, as it involves implementing a defensive downgrade that imposes immediate, severe costs with no tangible benefits. While quantum computers capable of...
Ethereum uses to keep the network secure and protect user funds. Eventually, some of these cryptographic methods will be vulnerable to quantum computers , which can solve specific mathematical problems exponentially faster than classical machines. No quantu...
According to ChainCatcher, the NEAR Protocol team is gearing up to add post-quantum cryptography support to the network. NEAR's account model is different from Bitcoin and Ethereum; it's decoupled from cryptography and controlled via rotatable access keys....
ChainCatcher reports that NEAR Protocol has posted on X that its team is adding post-quantum cryptography support to the network. Unlike Bitcoin and Ethereum, NEAR’s account model decouples accounts from cryptography, controlling access through rotatable ke...
FIPS 204 adalah standar tanda tangan digital berbasis module-lattice dari National Institute of Standards and Technology (NIST), badan standar teknologi AS, yang difinalkan pada 13 Agustus 2024.[34] ML-DSA, algoritme tanda tangan yang didefinisikan dalam FIPS 204, dijelaskan dalam proses RFC sebagai skema tanda tangan digital pasca-kuantum yang ditujukan tetap aman terhadap lawan yang memiliki komputer kuantum yang relevan secara kriptografis.[41]
Janji praktis yang muncul dalam laporan tentang NEAR adalah rotasi kunci di level akun: setelah dukungan ini aktif, pemegang akun NEAR dilaporkan dapat mengganti kunci ke kunci tahan-kuantum melalui satu transaksi.[4][5][7] Dengan kata lain, migrasi pasca-kuantum diperlakukan sebagai perubahan izin akun, bukan sebagai kewajiban meninggalkan identitas akun lama.
Kenapa model Access Keys penting
NEAR memisahkan identitas akun dari kunci kriptografis yang mengendalikannya. Dokumentasi NEAR menyebut pengguna berpartisipasi melalui akun NEAR yang diidentifikasi oleh alamat unik, dapat memuat smart contract, dan dikendalikan melalui Access Keys.[19]
Kunci tersebut juga berbasis izin. NEAR mendokumentasikan dua tipe utama: full-access keys, yang dapat mengendalikan seluruh akun, dan function-call keys, yang bisa dibatasi hanya untuk kontrak tertentu.[17] Spesifikasi protokol NEAR juga menyatakan setiap access key berada di bawah sebuah akun, diidentifikasi oleh public key, dan satu akun dapat memiliki nol hingga banyak access keys.[23]
Dampaknya besar untuk migrasi keamanan. Kunci kriptografis bukan identitas permanen akun. Jika dukungan FIPS 204 / ML-DSA berjalan seperti yang dilaporkan, pengguna dapat menambahkan atau merotasi access key pasca-kuantum sambil tetap mempertahankan alamat akun NEAR yang sama, beserta aset atau kontrak yang terkait dengannya.[4][5][17][19][23]
Analogi sederhananya: jalur NEAR lebih mirip mengganti gembok rumah daripada pindah rumah.
Mengapa Bitcoin dan Ethereum bisa lebih rumit
Ancaman kuantum bukan berarti blockchain besar sudah bisa dibobol hari ini. Roadmap Ethereum sendiri menyatakan belum ada komputer kuantum yang saat ini dapat memecahkan kriptografi Ethereum, tetapi juga memperingatkan bahwa sebagian metode kriptografi yang mengamankan jaringan dan dana pengguna pada akhirnya akan rentan terhadap komputer kuantum.[3]
Masalah beratnya ada pada masa transisi. Sebuah makalah 2026 tentang tanda tangan hibrida pasca-kuantum untuk Bitcoin dan Ethereum menyebut perpindahan ke kriptografi pasca-kuantum sebagai tantangan “yang belum pernah terjadi sebelumnya” karena dapat menimbulkan biaya langsung tanpa manfaat yang terlihat oleh pengguna dalam jangka pendek.[1] Makalah yang sama membingkai persoalan ini sebagai integrasi di level protokol untuk sistem yang dibangun di atas infrastruktur tanda tangan secp256k1 saat ini.[1]
Ringkasan riset kriptografi lain mengarah ke masalah serupa pada blockchain berbasis ECDSA seperti Bitcoin dan Ethereum: paparan public key di on-chain dan tidak adanya jaminan keamanan pasca-kuantum menciptakan tekanan migrasi, tetapi sejumlah usulan perbaikannya bisa merepotkan atau mengharuskan perubahan alamat.[12]
Di sinilah perbedaannya dengan NEAR. Alur akun standar Bitcoin dan Ethereum lebih erat terikat pada infrastruktur tanda tangan kurva eliptik, perilaku wallet, dan aturan validasi transaksi yang sudah ada.[1][3][12] Sementara itu, model akun NEAR memberi tempat yang lebih langsung untuk memasukkan dukungan tanda tangan baru: access keys yang melekat pada akun yang sudah ada.[17][19][23]
Catatan penting: bukan otomatis “kebal kuantum”
NEAR tidak otomatis layak disebut kebal kuantum hanya karena dukungan pasca-kuantum dilaporkan sedang disiapkan. Bukti primer yang paling kuat sejauh ini adalah dua fondasi: NIST sudah memfinalkan FIPS 204, dan dokumentasi resmi NEAR memang menggambarkan akun yang dikendalikan oleh satu atau lebih access keys.[17][19][23][34]
Adapun klaim lebih spesifik—FIPS 204 sebagai opsi tanda tangan pasca-kuantum pertama NEAR, rotasi kunci satu transaksi, kerja sama dengan penyedia wallet, serta target testnet kuartal II 2026—dalam materi yang tersedia terutama berasal dari laporan sekunder yang mengutip pengumuman NEAR atau NEAR One.[4][5][6][7][9]
Bahkan bila pembaruan itu benar-benar meluncur sesuai laporan, perlindungan di dunia nyata tetap bergantung pada kualitas implementasi, dukungan wallet, adopsi pengguna, dan penghapusan atau pensiunnya kunci lama yang masih rentan bila diperlukan.[4][5][17]
Intinya
Keunggulan NEAR bukan semata-mata kemungkinan menambahkan tanda tangan FIPS 204 / ML-DSA. Keunggulan utamanya adalah arsitektur akun: akun NEAR dikendalikan melalui access keys yang bisa diganti, bukan didefinisikan hanya oleh satu kunci tanda tangan permanen.[17][19][23]
Jika rencana yang dilaporkan berjalan seperti dijelaskan, pengguna NEAR berpotensi berpindah ke kunci tahan-kuantum dengan gangguan yang lebih kecil dibanding ekosistem yang harus mengoordinasikan skema tanda tangan baru, perilaku wallet, validasi transaksi, dan migrasi dana untuk basis akun lama yang sudah ada.[1][4][5][9][12] Namun, rencana itu tetap harus dibuktikan lewat implementasi aktif dan dukungan wallet yang luas.
Mengapa Ethereum Turun di Bawah US$2.300: Whale dan ETF Jadi Sorotan
NEAR Protocol has officially confirmed the integration of post-quantum cryptography into its network, allowing account holders to rotate their keys and become quantum-safe with a single transaction. The announcement, posted by the project on May 6, 2026, ma...
NEAR Protocol is adding post-quantum cryptography support, allowing accounts to complete key rotation in a single transaction ... NEAR Protocol stated on platform X that the team is adding post-quantum cryptography support for the network. NEAR's account mo...
NEAR Protocol targets Q2 2026 for NIST-approved post-quantum signatures as quantum computing threats to blockchain cryptography accelerate faster than expected. ... The Near One team published a detailed roadmap on May 6, outlining steps to make NEAR accoun...
In particular, blockchains relying on ECDSA, such as Bitcoin and Ethereum, exhibit inherent vulnerabilities due to on-chain public key exposure and the lack of post-quantum security guarantees. Although several post-quantum transition proposals have been in...
In NEAR, users control their accounts using access keys, which can be full-access keys or function-call keys. Full-access keys allow complete control over the account, while function-call keys restrict actions to specific contracts. This system enables secu...
Fetch the complete documentation index at: ... Users participate in the NEAR ecosystem through their NEAR accounts. These accounts are identified by a unique address, can optionally hold a smart contract, and are controlled through Access Keys. By signing t...
Access key provides an access for a particular account. Each access key belongs to some account and is identified by a unique (within the account) public key. Access keys are stored as account id,public key in a trie state. Account can have from zero to mul...
FIPS 204 Module-Lattice-Based Digital Signature Standard Date Published: August 13, 2024 Planning Note (02/23/2026): (2/23/26) See the errata (potential updates) spreadsheet under "Documentation" for a list of several minor issues that will be corrected in...
The Module-Lattice-Based Digital Signature Algorithm (ML-DSA), as defined by NIST in FIPS 204, is a post-quantum digital signature scheme that aims to be secure against an adversary in possession of a Cryptographically Relevant Quantum Computer (CRQC). This...