studioglobal
Khám phá xu hướng
Báo cáoĐã xuất bản6 nguồn

Claude Opus 4.7, Opus 4.6, atau Sonnet 4.6: pilih model yang tepat untuk coding agent dan produksi

Untuk mayoritas traffic produksi, Sonnet 4.6 lebih masuk akal sebagai default karena harga API lebih rendah dan latency di docs adalah fast; Opus 4.7 lebih cocok sebagai eskalasi untuk tugas sulit. Opus 4.7 dan Sonnet 4.6 sama sama punya context window 1 juta token, tetapi max output Opus 4.7 adalah 128K token, seda...

16K0
Minh họa ba model Claude được so sánh cho coding agent và production
Claude Opus 4.7 vs Opus 4.6 vs Sonnet 4.6: chọn model nào cho coding, agent và productionMinh họa do AI tạo cho bài so sánh Claude Opus 4.7, Opus 4.6 và Sonnet 4.6.
Prompt AI

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: Claude Opus 4.7 vs Opus 4.6 vs Sonnet 4.6: chọn model nào cho coding, agent và production?. Article summary: Claude Opus 4.7 là lựa chọn cho coding agent, software engineering khó, multi step và vision; Sonnet 4.6 hợp làm default production vì nhanh và rẻ hơn.. Topic tags: ai, anthropic, claude, ai models, ai agents. Reference image context from search candidates: Reference image 1: visual subject "**Static routing uses predefined rules to distribute tasks, often without examining the content of each request.** The Claude [sub-agents API](https://docs.anthropic.com/en/docs/cl" source context "Best AI Model for Coding Agents in 2026: A Routing Guide" Reference image 2: visual subject "# Claude Opus 4.7 vs Opus 4.6: Every Difference That Actually Matters. A complete technical comparison of Claude Opus 4.7 vs Opus 4.6 c

openai.com

Tidak ada satu model Claude yang otomatis menang untuk semua workload. Untuk tim yang membangun coding agent atau pipeline produksi, pilihan paling praktis adalah memakai Claude Sonnet 4.6 sebagai rute default untuk mayoritas request, menaikkan tugas sulit ke Claude Opus 4.7, dan mempertahankan Claude Opus 4.6 sebagai baseline jika sistem lama sudah berjalan stabil. Anthropic memosisikan Opus 4.7 untuk complex reasoning dan agentic coding, sementara Sonnet 4.6 lebih ditekankan sebagai kombinasi kecepatan dan kecerdasan. [13]

Artikel ini memprioritaskan sumber resmi Anthropic. Data yang tersedia cukup untuk membandingkan positioning, context window, max output, harga, latency, dan thinking mode Opus 4.7 dengan Sonnet 4.6. Namun, seberapa besar peningkatan di workload nyata tetap perlu dibuktikan lewat eval internal, terutama bila Anda sedang membandingkannya dengan Opus 4.6 yang sudah dipakai di produksi. [6][7][8][13]

Tabel perbandingan cepat

KriteriaClaude Opus 4.7Claude Opus 4.6Claude Sonnet 4.6
Peran utamaModel Opus yang lebih baru, ditekankan Anthropic untuk coding, agents, vision, tugas multi-langkah, serta pekerjaan yang butuh ketelitian dan konsistensi lebih tinggi. [7][11]Versi Opus sebelumnya, diperkenalkan dengan peningkatan untuk coding, planning, long-running agents, codebase besar, code review, dan debugging. [6]Model Sonnet yang ditingkatkan luas untuk coding, computer use, penalaran konteks panjang, agent planning, knowledge work, dan desain. [8]
Kapan diprioritaskanTugas sulit, coding agent, software engineering kompleks, workflow multi-langkah, atau tugas dengan unsur vision. [7][11][13]Sistem lama sudah stabil dan Anda butuh baseline untuk mengecek regresi sebelum mengganti model. [6][7]Produksi skala luas yang butuh respons lebih cepat, biaya lebih rendah, dan kemampuan yang cukup kuat untuk banyak request. [8][13]
Context window1 juta token dalam model overview. [13]Opus 4.6 membawa context window 1 juta token ke beta menurut pengumuman Anthropic. [6]1 juta token dalam model overview. [13]
Max output128K token. [13]Tidak ada data resmi dengan format yang sama dalam sumber yang tersedia untuk disandingkan secara pasti.64K token. [13]
Harga API dalam model overview$5 per 1 juta token input dan $25 per 1 juta token output. [13]Tidak ada data dengan format yang sama dalam sumber yang tersedia untuk dibandingkan secara pasti dengan dua model lain.$3 per 1 juta token input dan $15 per 1 juta token output. [13]
Latency dalam docsmoderate. [13]Tidak ada data dengan format yang sama dalam sumber yang tersedia.fast. [13]
Thinking modes dalam docsAdaptive thinking. [13]System card Opus 4.6 memuat extended dan adaptive thinking modes. [9]Adaptive thinking dan extended thinking. [13]

Aturan pilih cepat

  • Jadikan Sonnet 4.6 sebagai default jika sebagian besar request butuh respons cepat, biaya token yang mudah dikontrol, dan kualitas yang sudah memadai untuk coding umum, knowledge work, desain, atau agent planning yang tidak terlalu berisiko. Sonnet 4.6 lebih murah dari Opus 4.7 dalam model overview, dan latency-nya dicatat sebagai fast. [8][13]
  • Gunakan Opus 4.7 sebagai model eskalasi ketika biaya kesalahan lebih mahal daripada biaya token tambahan: coding agent multi-langkah, refactor besar, debugging rumit, analisis screenshot, workflow vision, atau output teknis yang panjang. Anthropic menekankan Opus 4.7 untuk coding, agents, vision, dan tugas multi-langkah; docs juga mencatat max output 128K token. [7][11][13]
  • Pertahankan Opus 4.6 sebagai baseline bila sistem saat ini sudah stabil. Opus 4.7 punya alasan kuat untuk diuji, tetapi migrasi produksi sebaiknya berdasarkan regression test, bukan sekadar karena angka versinya lebih baru. [6][7]

Apa bedanya Opus 4.7 dari Opus 4.6?

Perbedaan utamanya bukan sekadar nama baru, melainkan fokus pada kualitas untuk tugas yang sulit. Anthropic menggambarkan Opus 4.7 sebagai model Opus terbaru dengan performa lebih kuat di coding, agents, vision, dan tugas multi-langkah, serta ketelitian dan konsistensi lebih tinggi pada pekerjaan penting. [7][11]

Arah ini melanjutkan fondasi Opus 4.6. Saat memperkenalkan Opus 4.6, Anthropic sudah menyoroti peningkatan untuk coding, perencanaan yang lebih hati-hati, long-running agents, pemrosesan codebase besar, code review, dan debugging. [6] Karena itu, jika Opus 4.6 sudah cukup baik untuk prompt pendek dan stabil, Opus 4.7 paling layak diuji di titik-titik yang biasanya rawan gagal: rangkaian tool call panjang, banyak putaran revisi, codebase besar, instruksi yang ketat, atau tugas yang menggabungkan reasoning dan vision. [6][7][11]

Yang sebaiknya dihindari adalah migrasi buta. Dokumentasi resmi memberi sinyal bahwa Opus 4.7 lebih kuat di beberapa kelompok tugas penting, tetapi tidak menjamin setiap prompt, format output, dan pipeline internal akan membaik. Jalankan eval yang sama pada Opus 4.6 dan Opus 4.7, lalu bandingkan tingkat penyelesaian, jumlah revisi, error tool call, biaya token, dan latency.

Opus 4.7 vs Sonnet 4.6: trade-off yang perlu dipahami

1. Kualitas tugas sulit vs kecepatan dan biaya

Model overview Anthropic menempatkan Opus 4.7 sebagai model dengan kemampuan tinggi untuk complex reasoning dan agentic coding, sementara Sonnet 4.6 diposisikan sebagai kombinasi yang baik antara kecepatan dan kecerdasan. [13] Dalam praktik produksi, ini lebih penting daripada sekadar bertanya model mana yang lebih pintar.

Jika produk Anda menangani banyak request paralel, membutuhkan respons cepat, dan sensitif terhadap biaya token, Sonnet 4.6 biasanya lebih cocok sebagai rute default. Docs mencatat Sonnet 4.6 sebagai fast, dengan harga $3 per 1 juta token input dan $15 per 1 juta token output. [13] Anthropic juga menyebut Sonnet 4.6 sebagai model default di claude.ai dan Claude Cowork untuk pengguna Free dan Pro. [8]

Sebaliknya, Opus 4.7 lebih cocok untuk request yang jumlahnya lebih sedikit tetapi bernilai lebih tinggi: coding agent sulit, software engineering multi-langkah, reasoning panjang, atau tugas yang menuntut konsistensi lebih tinggi. Docs mencatat Opus 4.7 memiliki latency moderate dan harga $5 per 1 juta token input serta $25 per 1 juta token output. [13]

2. Context sama-sama 1 juta token, output Opus 4.7 lebih besar

Opus 4.7 dan Sonnet 4.6 sama-sama dicatat memiliki context window 1 juta token dalam model overview. [13] Jadi, untuk dua model ini, pembeda utamanya bukan model mana yang bisa membaca konteks lebih panjang.

Perbedaan yang lebih jelas ada pada max output: Opus 4.7 mendukung 128K token, sedangkan Sonnet 4.6 mendukung 64K token. [13] Jika workflow Anda perlu menghasilkan dokumen teknis panjang, rencana implementasi bertahap, laporan audit, atau rangkaian perubahan besar, ruang output Opus 4.7 bisa bernilai. Untuk request pendek hingga menengah, latency, biaya, dan stabilitas format sering kali lebih menentukan daripada angka output maksimum.

3. Thinking mode bisa memengaruhi pipeline API

Detail yang mudah terlewat adalah thinking mode. Model overview mencatat Opus 4.7 dengan adaptive thinking, sementara Sonnet 4.6 mendukung adaptive thinking dan extended thinking. [13] System card Opus 4.6 juga memuat extended dan adaptive thinking modes. [9]

Jika pipeline Anda sudah didesain di sekitar extended thinking, misalnya untuk batas token, logging, atau pola prompt tertentu, jangan langsung mengganti semua request ke Opus 4.7 tanpa uji kompatibilitas. Ini bukan alasan untuk menghindari Opus 4.7, tetapi alasan untuk rollout secara bertahap.

Strategi routing untuk produksi

Pendekatan yang paling aman biasanya bukan memilih satu model untuk semua request, melainkan membagi rute berdasarkan tingkat kesulitan dan nilai ekonominya.

  1. Default route: Sonnet 4.6. Pakai untuk mayoritas request pengguna, coding umum, ringkasan, analisis dokumen, knowledge work, dan agent planning yang risikonya tidak terlalu tinggi. Alasan utamanya: harga lebih rendah dan latency fast dalam docs. [8][13]
  2. Escalation route: Opus 4.7. Panggil ketika tugas lebih sulit, gagal di model yang lebih murah, membutuhkan output sangat panjang, punya banyak langkah tool use, melibatkan codebase besar, atau membutuhkan vision. Alasan utamanya: Anthropic menekankan Opus 4.7 untuk coding, agents, vision, dan pekerjaan multi-langkah. [7][11][13]
  3. Control route: Opus 4.6. Pertahankan selama masa transisi jika sistem lama sudah memakai Opus 4.6 dengan stabil. Ini membantu menemukan regresi pada format, instruction following, biaya, atau latency sebelum model baru dijadikan default. [6][7]

Dengan pola ini, Sonnet 4.6 menangani volume besar, sementara Opus 4.7 dipakai di tempat kualitas tambahan benar-benar sepadan dengan biaya token yang lebih tinggi.

Checklist eval sebelum mengganti model default

Sebelum memindahkan rute default, jalankan satu set eval yang sama pada Opus 4.7, Opus 4.6, dan Sonnet 4.6.

  • Gunakan case produksi yang nyata: prompt yang sukses, prompt yang gagal, request panjang, task dengan tool use, task pada codebase besar, serta case berisi gambar atau screenshot bila workflow Anda memakai vision. [6][7][11]
  • Ukur kualitas: akurasi, kepatuhan pada instruksi, kemampuan menyelesaikan banyak langkah, jumlah putaran revisi, error tool call, dan kualitas output final.
  • Ukur operasional: token input dan output, biaya, latency p50/p95, timeout, serta persentase request yang harus dieskalasi. Harga dan latency sebaiknya dibandingkan langsung dengan model overview yang berlaku. [13]
  • Jalankan regression test: cek apakah model baru merusak format JSON, schema, style guide, guardrail, atau perilaku tool calling yang sudah diasumsikan pipeline lama.
  • Lakukan canary rollout: mulai dari sebagian kecil traffic atau shadow traffic sebelum mengganti default untuk semua pengguna.

Kesimpulan

Jika harus mengambil keputusan cepat: gunakan Sonnet 4.6 sebagai default produksi, Opus 4.7 sebagai model eskalasi untuk tugas sulit, dan Opus 4.6 sebagai baseline jika sistem yang ada sudah stabil. Sonnet 4.6 lebih murah dan dicatat sebagai fast dalam docs, sementara Opus 4.7 ditekankan Anthropic untuk coding, agents, vision, tugas multi-langkah, dan memiliki max output lebih besar daripada Sonnet 4.6. [7][8][11][13]

Poin terpentingnya bukan mencari satu pemenang absolut, melainkan merancang routing dan eval yang sesuai dengan workload nyata. Dokumentasi Anthropic memberi gambaran awal tentang posisi tiap model; eval internal yang akan menunjukkan model mana yang benar-benar paling cocok untuk produk Anda. [6][7][8][13]

Studio Global AI

Search, cite, and publish your own answer

Use this topic as a starting point for a fresh source-backed answer, then compare citations before you share it.

Tìm kiếm và kiểm chứng sự thật với Studio Global AI

Bài học chính

  • Untuk mayoritas traffic produksi, Sonnet 4.6 lebih masuk akal sebagai default karena harga API lebih rendah dan latency di docs adalah fast; Opus 4.7 lebih cocok sebagai eskalasi untuk tugas sulit.
  • Opus 4.7 dan Sonnet 4.6 sama sama punya context window 1 juta token, tetapi max output Opus 4.7 adalah 128K token, sedangkan Sonnet 4.6 adalah 64K token.
  • Jika Opus 4.6 sudah stabil di sistem Anda, pertahankan sebagai baseline regresi sebelum migrasi; Opus 4.7 memang diposisikan lebih kuat untuk coding, agents, vision, dan tugas multi langkah.

Người ta cũng hỏi

Câu trả lời ngắn gọn cho "Claude Opus 4.7, Opus 4.6, atau Sonnet 4.6: pilih model yang tepat untuk coding agent dan produksi" là gì?

Untuk mayoritas traffic produksi, Sonnet 4.6 lebih masuk akal sebagai default karena harga API lebih rendah dan latency di docs adalah fast; Opus 4.7 lebih cocok sebagai eskalasi untuk tugas sulit.

Những điểm chính cần xác nhận đầu tiên là gì?

Untuk mayoritas traffic produksi, Sonnet 4.6 lebih masuk akal sebagai default karena harga API lebih rendah dan latency di docs adalah fast; Opus 4.7 lebih cocok sebagai eskalasi untuk tugas sulit. Opus 4.7 dan Sonnet 4.6 sama sama punya context window 1 juta token, tetapi max output Opus 4.7 adalah 128K token, sedangkan Sonnet 4.6 adalah 64K token.

Tôi nên làm gì tiếp theo trong thực tế?

Jika Opus 4.6 sudah stabil di sistem Anda, pertahankan sebagai baseline regresi sebelum migrasi; Opus 4.7 memang diposisikan lebih kuat untuk coding, agents, vision, dan tugas multi langkah.

Tôi nên khám phá chủ đề liên quan nào tiếp theo?

Tiếp tục với "Claude Opus 4.7, GPT-5.5, DeepSeek V4 và Kimi K2.6: benchmark 2026 nói gì?" để có góc nhìn khác và trích dẫn bổ sung.

Mở trang liên quan

Tôi nên so sánh điều này với cái gì?

Kiểm tra chéo câu trả lời này với "DeepSeek V4: không chỉ là 1M token, mà là bài toán MoE và API".

Mở trang liên quan

Tiếp tục nghiên cứu của bạn

Trao đổi nghiên cứu

Bạn

Câu hỏi nghiên cứu

Tìm kiếm và kiểm chứng thông tin: Claude Opus 4.7 khác gì so với Opus 4.6 và Sonnet 4.6?

Studio Global AI12 nguồn

Câu trả lời được trích dẫn

Mình chưa thể kiểm chứng chắc chắn “Claude Opus 4.7” khác gì so với Opus 4.6 và Sonnet 4.6, vì trong tập kết quả hiện có mình không thấy tài liệu chính thức từ Anthropic xác nhận hoặc mô tả rõ Opus 4.7; phần này hiện là Insufficient evidence. [1][4][5][6]

Những gì có thể tóm tắt khá chắc từ các nguồn bên thứ ba hiện có là: Opus 4.6 mạnh hơn, Sonnet 4.6 rẻ hơn và cân bằng hơn cho production; còn Opus 4.7 thì bằng chứng hiện tại chưa đủ để kết luận. [4][5][8]

  • Về Opus 4.7: trong các kết quả mình thu được, chỉ có một nguồn bên thứ ba nhắc trực tiếp tới “Claude Opus 4.7 vs 4.6”, nhưng không có release note hay doc chính thức của Anthropic đi kèm trong tập nguồn này, nên chưa nên coi đó là thông tin đã được xác minh. [6]

  • Về Opus 4.6 vs Sonnet 4.6: nhiều trang so sánh bên thứ ba liệt kê cả hai model với context window 1.0M tokens và max output 128K tokens, tức khác biệt chính không nằm ở kích thước ngữ cảnh. [9][10]

  • Opus 4.6 được các nguồn so sánh định vị là model mạnh hơn về coding và benchmark tổng thể. [4][5]

  • Sonnet 4.6 được mô tả là lựa chọn cân bằng hơn về tốc độ/chi phí, và một nguồn so sánh ghi nhận Sonnet 4.6 rẻ hơn khoảng 1.7x mỗi token so với Opus 4.6. [5][8]

  • Nói thực dụng: nếu bạn ưu tiên chất lượng tối đa, các nguồn hiện có nghiêng về Opus 4.6; nếu bạn ưu tiên cost/performance cho triển khai rộng, các nguồn hiện có nghiêng về Sonnet 4.6. [4][5][8]

  • Độ tin cậy cần lưu ý: các nguồn mình có ở đây chủ yếu là aggregator/comparison site như OpenRouter, llm-stats, AIViewer, Krater và Simtheory, chứ không phải tài liệu gốc của Anthropic. [1][4][5][9][10]

Nếu bạn muốn, mình có thể làm tiếp 1 trong 2 hướng:

  • viết cho bạn một bảng so sánh ngắn “đã kiểm chứng được / chưa kiểm chứng được”, hoặc
  • kiểm tra trực tiếp nếu bạn gửi link docs/release note Anthropic mà bạn đang tham chiếu.
Bạn

Câu hỏi nghiên cứu

Nghiên cứu và kiểm chứng thông tin: Claude Opus 4.7 khác gì so với Opus 4.6 và Sonnet 4.6?

Studio Global AI13 nguồn

Câu trả lời được trích dẫn

Claude Opus 4.7 là bản mạnh nhất đang được Anthropic phát hành rộng rãi, và khác Opus 4.6 chủ yếu ở chỗ nâng rõ chất lượng cho agentic coding, software engineering khó, nhiệm vụ dài hơi, độ bám chỉ dẫn và khả năng thị giác, trong khi vẫn giữ cùng mức giá Opus. [3][8] So với Sonnet 4.6, Opus 4.7 mạnh hơn cho tác vụ phức tạp nhưng đắt hơn và chậm hơn; cả hai cùng có context window 1M tokens, nhưng Opus 4.7 có max output 128k còn Sonnet 4.6 là 64k. [3]

Key findings

  • So với Opus 4.6, Opus 4.7 là bản nâng cấp về chất lượng hơn là đổi phân khúc: Anthropic nói 4.7 có “step-change” trong agentic coding so với 4.6, và là cải thiện đáng kể trong advanced software engineering, đặc biệt ở các bài toán khó nhất. [3][8]

  • Anthropic mô tả Opus 4.7 làm các tác vụ dài hơi chặt chẽ và nhất quán hơn, chú ý chỉ dẫn chính xác hơn, và biết tự kiểm tra đầu ra trước khi báo lại; đây là điểm khác biệt vận hành quan trọng so với định vị của Opus 4.6. [8]

  • Về thị giác, Anthropic nói Opus 4.7 có vision tốt hơn đáng kể và nhìn được ảnh ở độ phân giải cao hơn Opus 4.6. [8]

  • Về giá và khả dụng, Opus 4.7 giữ nguyên giá của Opus 4.6 là $5 cho mỗi triệu input tokens và $25 cho mỗi triệu output tokens, và được phát hành rộng rãi trên Claude, API, Bedrock, Vertex AI và Microsoft Foundry. [7][8]

  • Opus 4.6 trước đó đã mang vào dòng Opus các cải tiến lớn về coding, lập kế hoạch cẩn thận hơn, làm agentic tasks lâu hơn, xử lý codebase lớn tin cậy hơn, code review/debugging tốt hơn, và 1M token context window ở trạng thái beta. [7]

  • So với Sonnet 4.6, khác biệt lớn nhất của Opus 4.7 là định vị: docs của Anthropic xếp Opus 4.7 là “most capable generally available model” cho complex reasoning và agentic coding, còn Sonnet 4.6 là “best combination of speed and intelligence”. [3]

  • Về thông số hiện tại, Opus 4.7 và Sonnet 4.6 đều có context window 1M tokens, nhưng Opus 4.7 có max output 128k còn Sonnet 4.6 là 64k; Opus 4.7 có latency “moderate” còn Sonnet 4.6 là “fast”; giá của Opus 4.7 là $5/$25 còn Sonnet 4.6 là $3/$15 cho mỗi triệu input/output tokens. [3]

  • Docs hiện tại cũng liệt kê Opus 4.7 có adaptive thinking nhưng không có extended thinking, trong khi Sonnet 4.6 có cả adaptive thinking lẫn extended thinking. [3]

  • Sonnet 4.6 bản thân cũng là một nâng cấp lớn: Anthropic mô tả đây là nâng cấp toàn diện ở coding, computer use, long-context reasoning, agent planning, knowledge work và design, đồng thời là model mặc định trên claude.ai và Claude Cowork cho người dùng Free/Pro. [9]

  • Suy luận thực dụng từ cách Anthropic định vị sản phẩm: nếu bạn ưu tiên chất lượng tối đa cho coding/agent workflows khó và dài, Opus 4.7 hợp hơn; nếu bạn ưu tiên cost/performance và độ nhanh cho production diện rộng, Sonnet 4.6 hợp hơn. [3][8][9]

Evidence notes

Limitations / uncertainty

  • Nếu bạn cần bảng benchmark định lượng đầy đủ giữa cả ba model trên từng bài test, hiện là Insufficient evidence trong bộ nguồn mình đã truy xuất trực tiếp ở đây. [8][9]

  • Ngoài ra, mình chưa kiểm tra thêm benchmark bên thứ ba để đối chiếu độc lập với các tuyên bố của Anthropic. [7][8][9]

Summary

Tóm lại, Opus 4.7 là bản kế nhiệm mạnh hơn Opus 4.6 chủ yếu ở agentic coding, software engineering khó, tác vụ dài hơi, độ nhất quán và vision, nhưng không đổi giá Opus. [7][8] So với Sonnet 4.6, Opus 4.7 mạnh hơn và có output lớn hơn, còn Sonnet 4.6 nhanh hơn, rẻ hơn và được định vị là lựa chọn speed/intelligence tốt hơn cho nhiều workload production. [3][9]

Nếu bạn muốn, mình có thể làm tiếp một bảng 3 cột rất ngắn: “Opus 4.7 vs Opus 4.6 vs Sonnet 4.6” để bạn dùng ngay cho quyết định chọn model.

Nguồn

  • [6] Introducing Claude Opus 4.6 - Anthropicanthropic.com

    As we show in our extensive system card, Opus 4.6 also shows an overall safety profile as good as, or better than, any other frontier model in the industry, with low rates of misaligned behavior across safety evaluations. . ![Image 3: Bar chart comparing Op...

  • [7] Introducing Claude Opus 4.7 - Anthropicanthropic.com

    Skip to main contentSkip to footer. Developers can use claude-opus-4-7 via the Claude API. . . ![Image 5: logo](

  • [8] Introducing Claude Sonnet 4.6 - Anthropicanthropic.com

    . For those on our Free and Pro plans, Claude Sonnet 4.6 is now the default model in claude.ai and Claude Cowork. As with every new Claude model, we’ve run extensive safety evaluations of Sonnet 4.6, which overall showed it to be as safe as, or safer than,…

  • [9] [PDF] Claude Opus 4.6 System Card - Anthropicwww-cdn.anthropic.com

    2 Abstract​ 2 1 Introduction​ 8 1.1 Model training and characteristics​ 9 1.1.1 Training data and process​ 9 1.1.2 Extended and adaptive thinking modes​ 10 1.1.3 Crowd workers​ 10 1.1.4 Usage policy​ 10 1.2 Release decision process​ 11 1.2.1 Overview​ 11 1....

  • [11] Newsroom - Anthropicanthropic.com

    News. [Introducing Claude Opus 4.7 Product Apr 16, 2026 Our latest Opus model brings stronger performance across coding, agents, vision, and multi-step tasks, with greater thoroughness and consistency on the work that matters most.]( [Product Apr 17, 2026 I...

  • [13] Models overview - Claude API Docsplatform.claude.com

    []( Build. Admin. Models & pricing. Client SDKs. API Reference. Pricing. Console. Once you've picked a model, [learn how to make your first API call](