Untuk pertanyaan “apakah DeepSeek aman?”, jawaban paling jujur adalah: tergantung untuk apa dipakai. Berdasarkan kebijakan privasi DeepSeek dan laporan independen yang tersedia, pendekatan yang paling aman adalah memakainya hanya untuk konten publik atau eksperimen berisiko rendah—bukan untuk data pribadi, data perusahaan, dokumen internal, atau informasi yang punya kewajiban kepatuhan tinggi.[4][
8]
Ringkasan cepat: boleh dipakai untuk apa, sebaiknya hindari apa
| Situasi penggunaan | Penilaian hati-hati |
|---|---|
| Bertanya pengetahuan umum, membuat draf konten publik, mencoba prompt tanpa data pribadi | Bisa dipakai jika Anda menerima risiko privasi dasar |
| Memasukkan data pelanggan, karyawan, kontrak, laporan keuangan, rekam medis, atau dokumen hukum | Sebaiknya jangan |
| Mengunggah dokumen internal, rahasia dagang, atau kode sumber privat | Sebaiknya jangan |
| Digunakan di perusahaan, instansi, atau organisasi dengan aturan kepatuhan data | Perlu evaluasi legal, keamanan, dan tata kelola data lebih dulu |
| Digunakan lewat aplikasi pihak ketiga yang mengintegrasikan DeepSeek | Periksa kebijakan aplikasi tersebut; kebijakan DeepSeek tidak selalu mencakup sistem downstream atau aplikasi turunan.[ |
Data apa saja yang dapat dikumpulkan DeepSeek?
Kebijakan privasi DeepSeek menyebutkan bahwa saat pengguna membuat akun, memasukkan konten, menghubungi perusahaan, atau memakai layanan, DeepSeek dapat mengumpulkan berbagai data pribadi. Ini mencakup informasi akun, input atau unggahan pengguna, riwayat percakapan, data saat pengguna menghubungi DeepSeek, informasi perangkat dan jaringan, log penggunaan, alamat IP, serta perkiraan lokasi.[4]
Bagi pengguna chatbot AI, risiko utama sering kali bukan hanya email pendaftaran atau alamat IP. Yang lebih berbahaya adalah isi percakapan itu sendiri: prompt, potongan dokumen, file yang diunggah, data pelanggan, isi kontrak, cuplikan kode, atau catatan internal. Karena kebijakan DeepSeek memasukkan “user input” ke dalam cakupan data yang dapat dikumpulkan, ruang chat sebaiknya tidak diperlakukan seperti brankas pribadi.[4]
DeepSeek juga menyatakan bahwa data pribadi dapat digunakan untuk mengoperasikan, menyediakan, mengembangkan, dan meningkatkan layanan, serta disimpan selama diperlukan untuk tujuan yang dijelaskan dalam kebijakan tersebut.[4] Artinya, prinsip amannya sederhana: jika suatu informasi akan menimbulkan masalah bila tersimpan, diproses, atau bocor, jangan masukkan informasi itu ke chatbot.
Di mana data DeepSeek diproses dan disimpan?
Kebijakan privasi DeepSeek menyebutkan bahwa data pribadi dapat dikumpulkan, diproses, dan disimpan secara langsung di Tiongkok.[4] NPR juga melaporkan bahwa data yang dikumpulkan DeepSeek dari pengguna di Amerika Serikat dikirim ke server di Tiongkok menurut ketentuan perusahaan, dan bahwa regulator internasional telah mempertanyakan bagaimana DeepSeek menggunakan data.[
1]
Hal ini tidak otomatis membuktikan bahwa data akan disalahgunakan. Namun dalam penilaian risiko, lokasi pemrosesan dan penyimpanan data adalah faktor penting—terutama untuk organisasi yang menangani data pelanggan, keuangan, kesehatan, hukum, data pegawai, atau informasi yang tunduk pada aturan kepatuhan ketat.
Peringatan keamanan independen yang perlu diperhatikan
Selain kebijakan data, ada beberapa temuan teknis yang patut masuk pertimbangan. Krebs on Security, mengutip analisis NowSecure atas aplikasi iOS DeepSeek, melaporkan bahwa aplikasi tersebut menonaktifkan App Transport Security, mengirim sebagian data perangkat tanpa enkripsi, dan menggunakan algoritma 3DES yang sudah usang dengan kunci yang di-hard-code di dalam aplikasi.[8]
Krebs juga mengutip riset Wiz yang menemukan bahwa DeepSeek pernah mengekspos basis data yang dapat diakses publik. Basis data itu disebut berisi lebih dari satu juta baris log, termasuk riwayat chat, API secrets, dan informasi backend. Menurut laporan tersebut, DeepSeek memperbaikinya setelah diberi tahu.[8]
Temuan-temuan ini tidak berarti semua penggunaan DeepSeek pasti berbahaya setiap saat. Namun jika pertanyaannya adalah apakah DeepSeek cocok untuk menangani data sensitif, tanda-tanda tersebut cukup kuat untuk tidak menganggapnya sebagai lingkungan berkeamanan tinggi.[4][
8]
Apakah lebih aman memakai DeepSeek lewat aplikasi pihak ketiga?
Belum tentu. DeepSeek menyatakan bahwa kebijakan privasinya tidak mencakup pemrosesan informasi pribadi pengguna akhir ketika mereka mengakses sistem atau aplikasi downstream yang dibuat oleh pengembang menggunakan open platform DeepSeek.[4]
Dengan kata lain, jika Anda memakai aplikasi lain yang “ditenagai DeepSeek”, tingkat keamanannya bergantung juga pada aplikasi perantara itu: data apa yang mereka kumpulkan, di mana data disimpan, dengan siapa data dibagikan, berapa lama data disimpan, dan bagaimana perlindungannya. Dalam kasus seperti ini, jangan hanya membaca kebijakan DeepSeek—baca juga kebijakan privasi dan ketentuan layanan aplikasi yang Anda pakai.[4]
Checklist agar lebih aman saat mencoba DeepSeek
Jika tetap ingin menggunakan DeepSeek, kurangi risikonya dengan langkah-langkah berikut:
- Jangan masukkan data sensitif. Hindari kata sandi, kunci API, data pelanggan, nomor identitas, kontrak, data keuangan, rekam medis, dokumen hukum, rahasia dagang, dan kode sumber privat.
- Anonimkan informasi sebelum dikirim. Ganti nama asli, email, nomor telepon, nama perusahaan, kode proyek, dan detail identitas dengan penanda palsu.
- Jangan unggah file internal. File sering menyimpan metadata, komentar, riwayat revisi, atau informasi tambahan yang mudah terlewat.
- Pisahkan akun uji coba dari akun kerja. Jangan gunakan email kantor jika organisasi Anda belum menyetujui alat ini.
- Waspadai aplikasi pihak ketiga. Jika sebuah aplikasi mengatakan memakai DeepSeek, baca kebijakan privasi aplikasi itu sendiri karena kebijakan DeepSeek dapat tidak berlaku langsung untuk sistem downstream.[
4]
- Untuk organisasi, buat aturan sebelum dipakai. Tentukan jenis data yang boleh dimasukkan, siapa yang boleh mengakses, lokasi penyimpanan data, kebutuhan audit, kewajiban kepatuhan, dan prosedur jika terjadi insiden.
Intinya
DeepSeek dapat dipakai untuk eksperimen dengan konten publik atau risiko rendah. Namun untuk data yang perlu perlindungan tinggi, sumber yang tersedia saat ini tidak cukup untuk menyebut DeepSeek sebagai pilihan aman menurut standar perusahaan atau organisasi yang ketat.[4][
8]
Pendekatan paling masuk akal adalah menjaga semua informasi sensitif tetap di luar alat ini: jangan masukkan kata sandi, data pelanggan, dokumen internal, rahasia dagang, informasi hukum, medis, atau keuangan, dan kode sumber privat.




