Jawaban pendeknya: DeepSeek bisa gratis, tetapi tergantung cara pakainya. Jika Anda membuka DeepSeek sebagai chatbot di web atau aplikasi, sumber yang ada menunjukkan akses gratis. Jika Anda memanggil model lewat API untuk produk, website, bot, atau alur kerja internal, jalurnya berbeda dan perlu dihitung sebagai biaya berbasis token. [9][
10][
11]
Kuncinya: jangan campur web/app dengan API
| Cara pakai | Biasanya untuk | Artinya bagi pengguna | Catatan |
|---|---|---|---|
| Web chat | Bertanya langsung di browser | Situs DeepSeek menampilkan tombol | Cocok untuk mencoba atau memakai chatbot langsung; jangan otomatis menganggap semua fitur dan kuota tidak terbatas. |
| Aplikasi mobile | Menggunakan DeepSeek dari ponsel | Listing Google Play menyebut aplikasi DeepSeek sebagai asisten AI resmi yang bisa digunakan gratis. [ | Jika dipakai sering atau untuk kerja, tetap cek batasan yang muncul di aplikasi. |
| API | Developer yang ingin menghubungkan DeepSeek ke aplikasi/sistem | Halaman DeepSeek memisahkan | API sebaiknya diperlakukan sebagai biaya operasional, bukan otomatis gratis. |
Web dan aplikasi: bisa mulai tanpa bayar
Bagian yang paling jelas adalah pengalaman chat. Di situs DeepSeek, akses chat ditampilkan dengan frasa Free access to DeepSeek9] Di Google Play, aplikasi DeepSeek juga dideskripsikan sebagai asisten AI resmi yang dapat digunakan gratis. [
11]
Namun, di dunia layanan digital, 'gratis untuk diakses' tidak selalu berarti 'bebas tanpa batas untuk semua fitur dan semua volume pemakaian'. Sumber yang tersedia mendukung kesimpulan bahwa web/app punya akses gratis, tetapi tidak cukup untuk menyimpulkan tidak ada kuota, pembatasan kecepatan, antrean, atau perubahan kebijakan di antarmuka sebenarnya. [9][
11]
API: jalur integrasi, hitungannya token
Bagian yang sering bikin rancu adalah API. Di halaman utama, DeepSeek menempatkan Start NowAccess API9] Sumber pricing API juga menjelaskan bahwa pengalaman APP/WEB dapat disajikan terpisah dari penagihan API. [
10]
Menurut sumber pricing tersebut, API ditagih per 1 juta token dengan tiga tarif: $0.028 untuk input cache hit, $0.28 untuk input cache miss, dan $0.42 untuk output tokens. [10]
Bagi non-developer, token bisa dipahami sebagai potongan teks yang diproses model. Jadi, biaya API bukan sekadar jumlah pertanyaan. Yang perlu diperkirakan adalah total teks masuk, total teks keluar, dan apakah input tertentu masuk kategori cache hit atau cache miss. [10]
Hati-hati dengan angka free tier API dari pihak ketiga
Ada sumber pihak ketiga yang menyebut API memiliki jatah gratis, tetapi angkanya tidak seragam. Price Per Token menyebut 5 juta token gratis untuk akun baru, sedangkan MyDeepSeekAPI menyebut 500 juta token per bulan. [5][
12]
Karena jaraknya sangat besar, jangan jadikan angka-angka itu sebagai dasar anggaran sebelum mengecek langsung di tempat pendaftaran atau dashboard API. Cara yang lebih aman: anggap free tier, jika tersedia, sebagai kredit uji coba; untuk pemakaian jangka panjang, gunakan tabel harga token yang sedang berlaku sebagai dasar perhitungan. [10]
Pilih yang mana?
- Kalau Anda hanya ingin bertanya-jawab seperti memakai chatbot, mulai dari web chat atau aplikasi adalah opsi paling masuk akal karena informasi akses gratisnya paling jelas. [
9][
11]
- Kalau Anda ingin menanamkan DeepSeek ke website, aplikasi, bot, sistem CS, atau workflow internal, Anda masuk kategori API dan perlu menghitung biaya token. [
9][
10]
- Kalau menemukan artikel atau promosi yang menjanjikan API gratis dalam jumlah besar, verifikasi ulang sebelum produksi karena klaim pihak ketiga yang tersedia saat ini tidak konsisten. [
5][
12]
Kesimpulan
DeepSeek bisa digunakan gratis lewat web/app berdasarkan situs DeepSeek dan listing Google Play. [9][
11] Namun API adalah cerita yang berbeda: sumber pricing mencantumkan tarif per 1 juta token untuk input cache hit, input cache miss, dan output tokens. [
10]
Aturan praktisnya sederhana: pakai sebagai chatbot, Anda bisa mulai gratis; pakai untuk integrasi API, hitung dulu biaya tokennya.




