Alpenglow adalah perombakan konsensus Solana yang diformalisasi sebagai SIMD 0326, mengganti Proof of History dan Tower BFT dengan Votor dan Rotor serta menargetkan finalitas 100–150 ms dari 12,8 detik [24][36]. Votor memendekkan voting dan finalitas ke model satu atau dua putaran, sementara Rotor mempercepat distri...

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: What is Solana’s Alpenglow upgrade, how do its new Votor and Rotor protocols change consensus and block propagation, what performance gains. Article summary: Solana’s Alpenglow is a proposed consensus-layer overhaul that would replace Solana’s current Proof of History/Tower BFT design with a new architecture built around Votor for voting/finality and Rotor for block propagati. Topic tags: general, general web, documentation. Reference image context from search candidates: Reference image 1: visual subject "Solana developers are preparing a sweeping consensus upgrade called Alpenglow, a protocol redesign expected to cut transaction finality from seconds to mere fractions of a second w" source context "What Is Solana’s Alpenglow Upgrade? New Consensus Could Deliver 150ms Transaction Finality" Reference image 2: visual
Alpenglow paling tepat dibaca sebagai perombakan lapisan konsensus, bukan tambalan kecepatan biasa. Dalam proposal SIMD-0326, desain ini mengganti Proof of History dan Tower BFT Solana dengan arsitektur baru: Votor untuk voting dan finalitas, serta Rotor untuk penyebaran data blok. Targetnya agresif: dari finalitas 12,8 detik di Tower BFT menjadi serendah 100–150 milidetik [24][
36]. Proposalnya sudah lolos governance, tetapi kapan fitur ini aktif di mainnet masih ditentukan oleh hasil pengujian dan kesiapan implementasi [
8][
38].
Untuk pembaca yang mengikuti Solana dari sisi aplikasi, poin pentingnya begini: transaksi yang terasa cepat belum tentu sama dengan finalitas konsensus. Anza menggambarkan Solana saat ini sudah memiliki finalitas optimistis di kisaran sekitar satu detik, sementara SIMD-0326 membandingkan finalitas Tower BFT pada 12,8 detik dengan target Alpenglow di kisaran 100–150 ms [26][
36]. Finalitas adalah titik yang lebih kuat: saat transaksi dianggap selesai oleh konsensus, bukan sekadar terlihat cepat di antarmuka.
Studio Global AI
Use this topic as a starting point for a fresh source-backed answer, then compare citations before you share it.
Alpenglow adalah perombakan konsensus Solana yang diformalisasi sebagai SIMD 0326, mengganti Proof of History dan Tower BFT dengan Votor dan Rotor serta menargetkan finalitas 100–150 ms dari 12,8 detik [24][36].
Alpenglow adalah perombakan konsensus Solana yang diformalisasi sebagai SIMD 0326, mengganti Proof of History dan Tower BFT dengan Votor dan Rotor serta menargetkan finalitas 100–150 ms dari 12,8 detik [24][36]. Votor memendekkan voting dan finalitas ke model satu atau dua putaran, sementara Rotor mempercepat distribusi data blok; estimasi propagasi di bawah 100 ms atau 18 ms masih perlu dibuktikan di mainnet [4][16][36].
Proposal sudah lolos governance dengan dukungan validator sangat besar, tetapi aktivasi mainnet masih bergantung pada pengujian; ekspektasi sumber berkisar dari 2026 hingga akhir 2026 [8][26][38].
Lanjutkan dengan "Laba SoftBank Januari–Maret Bisa Kuat Berkat OpenAI, tetapi Utang Jadi Sorotan" untuk sudut pandang lain dan kutipan tambahan.
Buka halaman terkaitPeriksa ulang jawaban ini dengan "Apa Itu Dessn? Startup AI “Design-in-Production” yang Meraih US$6 Juta".
Buka halaman terkait- Votor replaces the vote aggregation layer with dynamic threshold voting, reducing validator network overhead by 40% and cutting confirmation latency - Rotor replaces turbine block propagation with a structured relay protocol that cuts block broadcast time...
Solana transactions take 12.8 seconds to finalize. After Alpenglow, that drops to 150 milliseconds. ... Those votes currently consume 75% of Solana's block space. It passed governance with 98.27% approval, it's in private cluster testing now, and mainnet is...
- Solana's Alpenglow upgrade, approved by 98.27% of stakers, introduces Votor and Rotor to achieve 150ms transaction finality and optimize validator communication. - The upgrade boosts theoretical throughput to 65,000 TPS, surpassing Ethereum's 100,000 TPS...
- Alpenglow reduces Solana finality from 12.8 seconds to 100-150 milliseconds, a 100-fold improvement. - Votor enables one or two-round block finalization through dual-path system with 60-80% stake thresholds. - Rotor uses stake-weighted relay paths to achi...
Arsitektur Solana saat ini bertumpu pada Proof of History sebagai mekanisme pengurutan waktu kriptografis. Dalam model ini, node leader memberi cap waktu pada blok menggunakan bukti kriptografis yang bisa diverifikasi validator [17]. Di atasnya, Tower BFT membangun konsensus lewat tumpukan vote validator dan mekanisme lockout: setiap vote mengonfirmasi fork tertentu dan memperpanjang lockout vote sebelumnya [
19].
Model itu membantu Solana mencapai konfirmasi yang terasa cepat. Namun Alpenglow membidik lapisan yang lebih dalam: memperpendek jalan menuju finalitas deterministik. Dengan kata lain, fokusnya bukan hanya membuat transaksi tampak masuk lebih cepat, melainkan mempercepat keputusan final protokol.
Votor adalah komponen Alpenglow yang mengambil alih logika voting dan finalisasi blok [24]. Dalam SIMD-0326, Votor dijelaskan sebagai protokol berbasis direct vote yang lebih ringan, dengan kemampuan memfinalisasi blok melalui proses voting satu putaran atau dua putaran tergantung kondisi jaringan [
36].
Ini perubahan besar dari Tower BFT yang mengandalkan menara vote berbasis lockout. Alih-alih menunggu rangkaian vote yang semakin memperkuat lockout, Votor dirancang agar finalitas bisa dicapai dalam satu atau dua putaran ketika partisipasi stake mencukupi. Beberapa ringkasan teknis pihak ketiga menyebut ambang stake di kisaran 60%–80%, tetapi kesimpulan yang paling aman dari sumber utama adalah model finalisasi satu atau dua putaran seperti yang dijelaskan dalam SIMD-0326 [16][
36].
Anza juga menyebut Alpenglow memanfaatkan primitif kriptografi BLS untuk menurunkan latensi finalisasi sambil menjaga keamanan [28]. Jadi, janji utamanya bukan sekadar notifikasi konfirmasi yang lebih cepat, melainkan jalur yang lebih pendek menuju finalitas yang kuat.
Rotor adalah protokol penyebaran data dalam Alpenglow. Anza menggambarkannya sebagai pendekatan yang merangkul sekaligus menyempurnakan Turbine, sistem pengiriman blok Solana yang sudah ada [24]. Perannya sangat praktis: Votor tidak bisa memfinalisasi blok dengan cepat jika validator belum menerima data blok cukup cepat untuk mengevaluasi dan memberi vote.
Sejumlah ringkasan teknis pihak ketiga menggambarkan Rotor memakai jalur relay yang lebih terstruktur dan berbobot stake. Estimasi yang beredar menyebut target broadcast di bawah 100 ms, dengan satu ringkasan menyebut 18 ms dalam kondisi jaringan tipikal [4][
16]. Angka-angka ini sebaiknya dibaca sebagai target atau estimasi teknis, bukan hasil terukur di mainnet. Namun logikanya jelas: distribusi blok yang lebih cepat memberi ruang bagi finalitas yang lebih cepat.
| Area | Perubahan yang ditargetkan | Catatan penting |
|---|---|---|
| Finalitas | Target utama adalah turun dari 12,8 detik di Tower BFT menjadi sekitar 100–150 ms di Alpenglow [ | Solana sudah memiliki finalitas optimistis sekitar satu detik, sehingga perubahan terbesar ada pada finalitas konsensus yang lebih kuat [ |
| Penyebaran blok | Rotor ditujukan untuk membuat distribusi blok lebih cepat dan lebih terprediksi; estimasi pihak ketiga menyebut target di bawah 100 ms dan satu estimasi 18 ms dalam kondisi tipikal [ | Ini belum menjadi metrik mainnet yang terbukti. |
| Throughput dan ruang blok | Alchemy menyebut vote validator saat ini memakai sekitar 75% ruang blok Solana; jika voting dipindahkan off-chain, sebagian besar ruang itu bisa dipakai untuk transaksi pengguna [ | Alpenglow terutama upgrade konsensus dan finalitas, jadi kenaikan throughput bersifat tidak langsung, bukan jaminan lonjakan TPS mentah [ |
| Biaya validator | Jika lebih sedikit vote konsensus perlu diposting sebagai transaksi on-chain, tekanan biaya voting rutin bagi validator semestinya turun; satu ringkasan juga menyebut model Validator Admission Ticket sebagai perubahan terkait biaya [ | Besarnya penghematan bergantung pada implementasi akhir, struktur biaya, dan ekonomi jaringan. |
| Overhead jaringan | Beberapa ringkasan teknis memproyeksikan overhead komunikasi validator lebih rendah, termasuk klaim penurunan sekitar 40% [ | Ini tetap proyeksi sampai diuji setelah deployment. |
Cara paling sederhana membaca Alpenglow: janji paling langsungnya adalah finalitas berlatensi rendah. Dampak pada throughput dan biaya validator datang dari pengurangan lalu lintas konsensus, terutama overhead vote, bukan karena semua bagian eksekusi Solana ikut diganti.
Anza memperkenalkan Alpenglow sebagai protokol konsensus baru dan menyebutnya sebagai perubahan terbesar pada protokol inti Solana [24]. Proposal formal SIMD-0326 diposting pada Agustus 2025 sebagai perombakan besar protokol konsensus inti Solana [
36]. Pemungutan suara dimulai pada 27 Agustus dalam rentang epoch 840 hingga epoch 842, menurut laporan SolanaFloor [
41].
Vote governance lolos pada awal September 2025. Laporan yang tersedia sedikit berbeda soal persentase dukungan: Alchemy mencatat 98,27% persetujuan, sedangkan Blockworks mencatat 98,94% peserta memilih setuju; keduanya sama-sama melaporkan partisipasi sekitar 52% stake [8][
38]. Intinya, proposal ini melewati governance dengan dukungan validator yang sangat kuat.
Bagian yang belum pasti adalah jadwal dari pengujian ke mainnet. Roadmap Anza sempat menyebut Alpenglow diharapkan mencapai mainnet pada awal 2026, sementara ringkasan Alchemy pada April 2026 menyebut Alpenglow berada dalam private cluster testing dan diperkirakan masuk mainnet pada akhir 2026 [8][
26]. Anza juga menyatakan fokus 2026 adalah mendorong Alpenglow keluar dari development cluster menuju deployment yang lebih luas [
28].
Garis waktu paling aman dari sumber yang ada adalah: proposal dan governance pada kuartal III 2025, pengembangan serta private-cluster testing sepanjang 2026, lalu kemungkinan rollout mainnet pada 2026 dengan akhir 2026 sebagai ekspektasi yang lebih konservatif jika pengujian menjadi faktor penentu [8][
28][
36].
Jika berjalan sesuai proposal, Alpenglow akan menjadi perubahan konsensus paling penting dalam sejarah Solana. Votor bertugas memadatkan voting dan finalitas ke satu atau dua putaran cepat, sementara Rotor bertugas mengalirkan data blok melalui jaringan validator dengan cukup cepat agar jalur konsensus rendah latensi itu bisa bekerja [24][
36].
Target finalitas 100–150 ms memang dramatis, tetapi tetap harus dibaca sebagai sasaran rekayasa sampai terbukti di mainnet. Momentum governance sudah ada; tahap berikutnya bergantung pada hasil pengujian, kesiapan klien, dan apakah pengurangan overhead vote serta biaya validator benar-benar bertahan dalam kondisi jaringan nyata [8][
36].
Solana takes a very different approach, which it calls Proof of History or PoH . Leader nodes "timestamp" blocks with cryptographic proofs that some duration of time has passed since the last proof. All data hashed into the proof most certainly have occurre...
This design describes Solana's Tower BFT algorithm. It addresses the following problems: ... The basic idea to this approach is to stack consensus votes and double lockouts. Each vote in the stack is a confirmation of a fork. Each confirmed fork is an ances...
Alpenglow: A New Consensus for Solana Written By Quentin Kniep, Kobi Sliwinski, and Roger Wattenhofer May 19, 2025 We proudly present Alpenglow, Solana’s new consensus protocol. Alpenglow is a consensus protocol tailored for a global high-performance proof-...
Time-to-inclusion is primarily about transaction lifecycle before a transaction hits the chain and slot-times (currently 400ms); time-to-finality is primarily about the consensus algorithm. ... Solana today offers optimistic finality on the order of 1s. Pos...
Last year, we laid out a clear mission: increase bandwidth, reduce latency, and do it without compromising liveness. ... We shipped the first block limit increases and maintained slot times under 400ms, unlocking levels of throughput never seen on Solana ma...
Authors: Quentin Kniep, Kobi Sliwinski, Roger Wattenhofer ... Alpenglow is a major overhaul of Solana’s core consensus protocol, replacing the existing Proof-of-History and TowerBFT mechanisms with a modern architecture focused on performance, resilience, a...
Solana governance passes Alpenglow consensus upgrade Governance vote clears SIMD-0326, shifting Solana to a new consensus model by Blockworks / ... The Solana community has approved SIMD-0326, known as the Alpenglow consensus protocol, in a governance vote...
SIMD-0326 aims to deliver 150ms block finality, marking the network's most ambitious consensus overhaul to date. ... The Solana community has entered the voting stage for SIMD-0326, also known as Alpenglow, a governance proposal described as the most signif...