Tollyjoy memutuskan menghentikan usaha setelah meninjau masa depan bisnis keluarga. Belum ada tanggal penutupan akhir atau rincian bantuan bagi karyawan.
Diterbitkan olehDiedit dengan GPT-6 SolGambar dibuat dengan GPT Image 2
Jawaban penelitian

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: Why is Singapore baby-care brand Tollyjoy winding down after 55 years, what has its chief executive said about financial considerations and. Article summary: Tollyjoy says its decision to wind down followed a review of the family business’s future, not financial difficulties. Chief executive Tan Wee Keng has not disclosed a more specific reason or announced what the family wi. Topic tags: general, general web. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts with fake numbers, click
Merek perlengkapan bayi asal Singapura, Tollyjoy, mengumumkan pada 15 September 2026 bahwa mereka tengah menghentikan usahanya setelah 55 tahun. Namun, pengumuman itu tidak menyebut tanggal penutupan akhir.3
4 Bagi pelanggan yang mencari sisa produknya, ada perbedaan penting: Tollyjoy kemudian menyatakan produknya tak lagi dijual di Singapura, sementara sebagian masih tersedia di Malaysia.
7
CEO Tan Wee Keng mengatakan keputusan tersebut diambil setelah keluarga mempertimbangkan arah masa depan bisnisnya. Ia menegaskan bahwa pertimbangan keuangan bukan penyebabnya. Perusahaan belum menjelaskan alasan yang lebih spesifik ataupun rencana keluarga setelah usaha ini berakhir. Untuk saat ini, fokusnya adalah menjalankan proses penutupan secara tertib.6
7
Tollyjoy belum menetapkan tanggal terakhir operasional atau jadwal berakhirnya penjualan di tiap pasar.3
4 Perusahaan menyebut kesejahteraan karyawan sebagai bagian dari perencanaan penutupan, tetapi laporan yang tersedia belum merinci paket dukungan bagi mereka maupun jadwal peralihannya.
6
7
Dalam pesan perpisahannya, Tollyjoy mengajak pelanggan membeli stok tersisa melalui mitra ritel dengan harga khusus selama persediaan ada.13 Ajakan itu bukan berarti produk masih tersedia di Singapura: perusahaan belakangan menyatakan penjualan di sana sudah berhenti. Sebagian produk masih tersedia di Malaysia, tanpa tanggal akhir penjualan yang diumumkan.
7
Tollyjoy didirikan di Singapura pada 1971 oleh Tan Khung Ngee dan Tan Hong Keow. Usahanya bermula dari pabrik dengan sekitar 100 pekerja, lalu berkembang menjadi merek perlengkapan bayi dan ibu di kawasan ini. Produknya mencakup botol susu, tisu basah, pakaian, dan perlengkapan tidur. Putra pendirinya, Tan Wee Keng, kemudian menjadi CEO.3
Studio Global AI
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
Tollyjoy memutuskan menghentikan usaha setelah meninjau masa depan bisnis keluarga.
Tollyjoy memutuskan menghentikan usaha setelah meninjau masa depan bisnis keluarga. Belum ada tanggal penutupan akhir atau rincian bantuan bagi karyawan. Produk Tollyjoy tak lagi dijual di Singapura, tetapi sebagian masih tersedia di Malaysia.[6][7]