Perjalanan pendanaan Helsing bergerak cepat. Pada 2023, TechCrunch melaporkan bahwa perusahaan ini meraih €209 juta, atau US$223 juta, dalam putaran Seri B yang dipimpin General Catalyst, dengan Saab masuk sebagai investor strategis . Lalu pada Juni 2025, Helsing mengumumkan putaran Seri D €600 juta yang dipimpin Prima Materia, bersama investor lama Lightspeed, Accel, Plural, General Catalyst dan Saab, serta investor baru BDT & MSD Partners
.
Sifted melaporkan bahwa Seri D 2025 tersebut memberi valuasi €12 miliar kepada Helsing dan menjadikannya salah satu startup paling bernilai di Eropa . Jika valuasinya benar bergerak menuju sekitar US$18 miliar, Helsing akan menjadi rujukan yang lebih kuat tentang bagaimana investor menilai perusahaan AI pertahanan Eropa
.
Helsing membingkai pendanaan terbarunya dalam konteks kedaulatan teknologi Eropa. Dalam pengumuman Seri D 2025, perusahaan menyebut dana itu akan mempercepat inovasi pertahanan lintas-domain ketika Eropa memperkuat kemampuan pertahanannya di tengah tantangan geopolitik .
Di sinilah kabar putaran baru ini menjadi lebih besar dari sekadar cerita investor mengejar perusahaan AI berikutnya. Ini menunjukkan modal besar mulai mengalir ke perusahaan teknologi pertahanan yang berkantor pusat di Eropa, pada saat kawasan itu berupaya membangun basis teknologi strategisnya sendiri .
Helsing tidak lagi hanya dibicarakan sebagai pembuat software AI untuk medan tempur. Sifted melaporkan bahwa perusahaan ini sebelumnya berfokus pada software AI medan tempur hingga akhir 2024, lalu memperluas kegiatan ke produksi drone serang otonom dan kemudian memperkenalkan sistem pengawasan bawah air . Jornal Económico juga mengaitkan momentum valuasi terbaru Helsing dengan dorongan perusahaan di bidang drone
.
Perubahan ini penting karena tesis investasinya tampak berada di persimpangan antara software, sistem otonom, dan perangkat keras. Bagi sektor teknologi pertahanan Eropa, Helsing menjadi kasus uji: bisakah perusahaan regional berkembang dari alat bantu keputusan berbasis AI menjadi pemain yang membangun sistem militer otonom yang lebih luas ?
Konteks pasar juga mendukung besarnya perhatian terhadap Helsing. Resilience Media, mengutip laporan Dealroom State of Defence Tech 2025, menyebut startup di negara-negara anggota NATO telah menggalang US$9,1 miliar sepanjang 2025 hingga saat laporan itu dibuat, dan berada di jalur menuju sekitar US$13,7 miliar untuk setahun penuh, dibandingkan US$6,5 miliar pada 2024 . Laporan yang sama menyebut AS menyumbang 85% pendanaan ventura teknologi pertahanan di antara sekutu NATO sejak 2019, meski Eropa mulai membangun ruangnya sendiri
.
Jadi, satu putaran Eropa senilai US$1,2 miliar akan signifikan, tetapi tidak otomatis menghapus dominasi pendanaan AS. Maknanya lebih spesifik: Eropa bisa melahirkan perusahaan AI pertahanan yang menarik modal pertumbuhan dalam skala yang terlihat secara global .
Jika putaran ini benar ditutup mendekati angka yang dilaporkan, ada tiga dampak praktis.
Pertama, AI pertahanan akan terlihat makin sah sebagai kategori investasi besar, bukan sekadar eksperimen tahap awal. Keterlibatan Dragoneer dan Lightspeed yang dilaporkan menunjukkan bahwa investor pertumbuhan besar bersedia menanggung risiko teknologi pertahanan Eropa pada skala yang jauh lebih tinggi .
Kedua, ekspektasi terhadap startup pertahanan Eropa lain akan ikut naik. Seri D 2025 Helsing sudah menempatkannya di jajaran startup paling bernilai di benua itu; valuasi yang dilaporkan sekitar US$18 miliar akan menciptakan patokan lebih tinggi bagi perusahaan yang membangun AI militer, drone, dan sistem otonom .
Ketiga, kabar ini juga menegaskan perbedaan antara momentum pendanaan dan bukti operasional. Sumber-sumber yang ada menunjukkan minat investor, riwayat pendanaan, dan arah strategis Helsing; sumber-sumber itu tidak membuktikan kinerja produk, skala manufaktur, atau hasil pengadaan. Dalam teknologi pertahanan, ujian akhirnya bukan hanya meyakinkan investor, tetapi bekerja dalam kondisi operasional nyata.
Putaran pendanaan Helsing yang dilaporkan senilai US$1,2 miliar penting karena gabungan ukuran, waktu, dan simbolismenya. Jika terjadi sesuai laporan, pendanaan itu akan menyusul Seri D €600 juta, mendorong valuasi perusahaan ke sekitar US$18 miliar, dan menjadikan Helsing salah satu contoh paling jelas bahwa AI pertahanan Eropa bisa mencapai skala modal pertumbuhan global .
Bagi Eropa, pesannya lebih luas dari satu perusahaan. AI pertahanan, drone, dan sistem otonom sedang menjadi kategori startup strategis. Kesepakatan ini masih menunggu konfirmasi, tetapi bila ditutup seperti yang dilaporkan, Helsing akan menjadi ujian yang semakin terlihat bagi kemampuan Eropa membangun juara teknologi pertahanannya sendiri .
Comments
0 comments