Skenario jangka menengah VanEck menempatkan Bitcoin di sekitar US$500.000 jika kapitalisasi pasarnya mencapai separuh kapitalisasi emas. Korelasi Bitcoin dengan emas dan permintaan melalui produk investasi spot disebut sebagai potensi penopang.
Diterbitkan olehDiedit dengan GPT-6 LunaGambar dibuat dengan GPT Image 2
Jawaban penelitian

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: Why does VanEck’s Matthew Sigel believe bitcoin is in the early stages of a bull market despite its decline since its October 2025 peak, wha. Article summary: Sigel’s case is that bitcoin’s fall from its October 2025 peak may have been a correction that is ending, rather than proof that its longer-term adoption story has failed. VanEck’s August analysis said the spring decline. Topic tags: general, general web, user generated. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts with fa
Matthew Sigel, kepala riset aset digital VanEck, menilai Bitcoin berada pada tahap awal pasar bullish. Menurut tesis ini, penurunan setelah puncak pada Oktober 2025 bisa jadi koreksi, bukan tanda bahwa prospek adopsi jangka panjang Bitcoin telah berakhir. Namun, riset VanEck hingga musim panas 2026 menunjukkan gambaran yang beragam: ada tanda-tanda kemungkinan terbentuknya titik terendah, tetapi kondisi pasar juga masih lemah. 1
6
12
13
Skenario jangka menengah VanEck menempatkan harga Bitcoin di sekitar US$500.000 per koin. Tolok ukurnya adalah kapitalisasi pasar Bitcoin mencapai kira-kira separuh kapitalisasi pasar emas. Angka ini merupakan perkiraan nilai berdasarkan asumsi tersebut, bukan ramalan dengan tenggat waktu tertentu. 1
6
Untuk 2050, proyeksi dasar VanEck adalah US$2,9 juta—angka yang kerap dibulatkan menjadi US$3 juta dalam pemberitaan. Model itu mengasumsikan pertumbuhan tahunan terakumulasi sebesar 15%, Bitcoin digunakan untuk menyelesaikan 5–10% perdagangan global, dan bank sentral menyimpan 2,5% aset mereka dalam Bitcoin. Semua itu merupakan asumsi adopsi yang mendasari skenario, bukan hasil yang dijamin. 15
Tesis investasi ini bertumpu, antara lain, pada peran Bitcoin sebagai “emas digital”. Laporan tentang pandangan Sigel menyebut korelasi Bitcoin dengan emas mencapai level tertinggi dalam beberapa tahun. Hal itu dapat mendukung perbandingan keduanya, tetapi korelasi saja tidak membuktikan Bitcoin akan mengambil separuh nilai pasar emas. 1
6
Produk investasi yang diperdagangkan di bursa dan berinvestasi langsung pada Bitcoin—termasuk ETF spot—juga dipandang sebagai sumber permintaan potensial. Sejumlah laporan menyebut arus masuk institusi sebagai penopang pandangan bullish. Namun, catatannya tidak selalu positif: dalam riset Juni 2026, VanEck melaporkan arus keluar sekitar US$5 miliar dari produk spot Bitcoin di AS. Data ini membuat klaim bahwa pembelian ETF terus-menerus menopang harga menjadi kurang sederhana. 1
23
Dalam ulasan Juli, VanEck menyebut Bitcoin yang berada di sekitar US$63.700 sedang berkonsolidasi, bukan pulih, dan menyoroti lemahnya ekonomi penambangan. 13
Pada Agustus, perusahaan itu menilai penurunan yang berlangsung hingga musim semi tampak mulai stabil. VanEck juga mengidentifikasi kemungkinan titik terendah di sekitar US$58.500 pada 30 Juni. Ini merupakan petunjuk bahwa pasar mungkin berbalik arah, bukan konfirmasi bahwa pasar bullish baru telah dimulai. Pada bulan yang sama, VanEck melaporkan pemegang jangka panjang menjual 356.000 BTC dalam 30 hari—alasan lain untuk berhati-hati sebelum menyatakan bahwa titik terendah sudah tercapai. 12
24
Pada September, perhatian VanEck beralih ke akses listrik bagi para penambang, ketika pusat data AI bersaing mendapatkan pasokan daya. Perusahaan itu menyebut listrik—bukan chip—sebagai kendala utama. Situasi ini dapat menambah nilai bisnis bagi sebagian penambang yang memiliki infrastruktur energi atau kesepakatan pasokan listrik. Namun, peluang tersebut merupakan tesis investasi yang berbeda dan tidak dengan sendirinya membuktikan harga Bitcoin akan naik. 10
Kaitan antara AI dan penambang Bitcoin terutama menyangkut infrastruktur mereka. Perusahaan yang memiliki akses listrik atau kontrak pasokan jangka panjang mungkin punya pilihan bisnis selain menambang Bitcoin. Sigel juga menilai kesepakatan listrik milik penambang berpotensi menjadi lebih bernilai seiring meningkatnya kebutuhan pusat data AI. 5
10
Namun, kondisi bisnis penambang tidak semuanya sehat. Laporan VanEck pada Juli menyebut ekonomi penambangan berada di dekat level terendah dalam beberapa tahun. Ulasan Juni juga mencatat sebagian penambang menjual Bitcoin untuk membiayai operasional. Peluang dari AI dan tekanan terhadap bisnis penambangan dapat terjadi bersamaan. 13
23
Sigel menyebut komputasi kuantum sebagai risiko jangka panjang yang perlu dipantau, tetapi menilai ancamannya belum cukup dekat untuk menjadi alasan menjual Bitcoin saat ini. Itu adalah penilaian Sigel terhadap risiko sekarang, bukan bukti bahwa teknologi tersebut tidak akan menimbulkan ancaman di masa depan. CNBC juga melaporkan bahwa komunitas Bitcoin sedang membahas kerangka untuk peningkatan yang tahan terhadap komputasi kuantum. 3
11
Pandangan bullish Sigel mengaitkan kemungkinan pemulihan Bitcoin dengan daya tariknya sebagai alternatif emas serta potensi penggunaannya yang lebih luas untuk pembayaran dan cadangan. Skenario jangka menengah US$500.000 bergantung pada Bitcoin mencapai separuh nilai pasar emas. Sementara itu, proyeksi dasar US$2,9 juta pada 2050 mengandalkan adopsi besar dan asumsi pertumbuhan tahunan terakumulasi 15%. 1
15
Riset VanEck pada musim panas memberi alasan untuk optimistis sekaligus waspada: ada indikasi kemungkinan titik terendah, tetapi ekonomi penambang masih lemah, produk spot mengalami arus keluar, dan pemegang jangka panjang terus menjual. Karena itu, target tersebut lebih tepat dipahami sebagai skenario bersyarat—bukan janji harga atau bukti bahwa pasar bullish sudah terkonfirmasi. 12
13
23
24
Studio Global AI
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
Skenario jangka menengah VanEck menempatkan Bitcoin di sekitar US$500.000 jika kapitalisasi pasarnya mencapai separuh kapitalisasi emas.
Skenario jangka menengah VanEck menempatkan Bitcoin di sekitar US$500.000 jika kapitalisasi pasarnya mencapai separuh kapitalisasi emas. Korelasi Bitcoin dengan emas dan permintaan melalui produk investasi spot disebut sebagai potensi penopang.
Riset VanEck pada Juli menyebut pergerakan Bitcoin sebagai konsolidasi, bukan pemulihan.