Cathie Wood melihat peluang perubahan arah karena kinerja Bitcoin terhadap emas belakangan membaik. Namun, rasio Bitcoin terhadap emas bisa naik karena Bitcoin menguat, emas melemah, atau keduanya. Jadi, kenaikan rasio menunjukkan kinerja relatif yang lebih baik—bukan dengan sendirinya bukti bahwa Bitcoin sedang naik dalam nilai dolar atau bahwa pembalikan tren jangka panjang sudah terjadi.
8
17
Mengapa rasio ini menarik bagi Wood?
Wood menyoroti bahwa korelasi Bitcoin dengan emas secara historis rendah. Menurutnya, kedua aset itu tidak selalu bergerak searah, sehingga Bitcoin bisa menempuh jalur berbeda dari aset yang lazim dipandang sebagai penyimpan nilai. Karena itu, ia menilai perbaikan kinerja Bitcoin relatif terhadap emas sebagai sinyal yang menggembirakan untuk prospek jangka panjangnya.
4
6
Namun, korelasi rendah bukanlah ramalan. Angka itu tidak menunjukkan aset mana yang akan unggul berikutnya, dan tidak berarti Bitcoin selalu bisa menggantikan emas dalam berbagai kondisi pasar. Rasio berguna untuk membandingkan kinerja keduanya, tetapi tidak menjelaskan penyebab pergerakan atau menjamin tren itu berlanjut.
6
17
Latar ekonomi dalam tesis Wood
Wood juga berpendapat bahwa teknologi seperti kecerdasan buatan (AI) dapat meningkatkan produktivitas dan menurunkan biaya. Menurut pandangannya, hal itu dapat menekan inflasi—bahkan memicu deflasi di sejumlah bidang—seiring pertumbuhan ekonomi riil yang lebih cepat. Ini berbeda dari anggapan bahwa pertumbuhan yang kuat selalu diikuti inflasi lebih tinggi. Namun, itu adalah proyeksi ekonomi Wood, bukan bukti bahwa teknologi menyebabkan pergerakan relatif Bitcoin belakangan ini.
5
20
Pandangan Wood tentang dolar dan suku bunga memberi konteks, tetapi tidak menjadi konfirmasi sederhana. Salah satu laporan mengenai proyeksinya menyebut bahwa ia memperkirakan dolar yang lebih kuat dapat menekan harga emas, sementara Bitcoin mungkin bergerak berbeda berkat karakteristik pasokan dan korelasinya yang rendah dengan aset lain.
23 Laporan lain tentang komentar Wood menyebut Bitcoin belakangan dianggap kurang sensitif dibandingkan emas terhadap kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS. Pengamatan tersebut mungkin membantu menjelaskan pandangannya, tetapi tidak membuktikan Bitcoin akan tetap tangguh jika imbal hasil atau dolar terus naik.
19
Kaitan dengan seruan Wood sebelumnya
Perbaikan relatif belakangan ini sejalan dengan argumen Wood sebelumnya untuk beralih dari emas ke Bitcoin. Pada Februari, ia mengatakan emas tampak terlalu mahal dibandingkan jumlah uang beredar dan menganjurkan perpindahan dari emas ke Bitcoin. Kinerja Bitcoin yang kemudian membaik terhadap emas selaras dengan pandangan itu, tetapi belum memastikan bahwa waktu seruannya tepat atau Bitcoin akan mengungguli emas dalam jangka panjang.
7
Apa yang akan diperhatikan para skeptis?
Pergerakan dalam waktu singkat bukan gambaran keseluruhan kinerja. Liputan tentang sinyal breakout yang dilihat Wood mencatat bahwa perbandingan kinerja selama setahun terakhir kurang menguntungkan bagi Bitcoin dibandingkan pergerakan terbarunya. Laporan lain juga menyebut emas sempat mengungguli Bitcoin secara signifikan dalam beberapa periode pada 2026.
2
3
Rasio itu juga perlu dilihat bersama harga masing-masing aset. Jika harga emas turun sementara Bitcoin bertahan, Bitcoin bisa mengungguli emas tanpa naik nilainya dalam dolar. Kebangkitan harga emas atau kembalinya periode ketika Bitcoin tertinggal akan menguji seberapa kokoh perubahan saat ini. Bukti yang lebih kuat untuk pembalikan tren yang bertahan adalah Bitcoin terus mencatat kenaikan relatif terhadap emas dalam jangka lebih panjang—bukan sekadar rasio yang terdorong oleh pelemahan harga logam mulia tersebut.
8
17