Menurut Willy Woo, penerbitan BTC baru saat ini sekitar 164.250 BTC per tahun, setara kira kira 0,8% dari pasokan, dan dapat turun menjadi sekitar 0,4% setelah halving yang diperkirakan pada 2028. Ketika arus dana ETF, perusahaan, dan investor institusional makin besar, kondisi likuiditas, suku bunga, serta selera r...
Diterbitkan olehDiedit dengan GPT-5.6 TerraGambar dibuat dengan GPT Image 2
Jawaban penelitian

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: Why does analyst Willy Woo think Bitcoin may be transitioning from its traditional four-year, halving-driven price cycle to a six-to-eight-y. Article summary: Woo’s thesis is fundamentally about a changing marginal price setter: halving-related miner supply is becoming small relative to institutional capital flows, so credit availability, real/nominal rates, risk appetite, and. Topic tags: general, general web, user generated. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts with fa
Willy Woo tidak mengatakan bahwa halving Bitcoin sudah tidak penting. Inti argumennya adalah bobot ekonominya relatif mengecil seiring Bitcoin tumbuh menjadi aset yang lebih besar dan makin aktif diperdagangkan oleh institusi.
Jika pembeli dan penjual yang paling menentukan harga—atau pelaku di margin—semakin banyak berasal dari alokasi ETF, manajer portofolio makro, dan kas perusahaan, maka likuiditas, kondisi kredit, suku bunga, serta selera risiko dapat lebih dominan dibanding penjualan miner setelah pengurangan penerbitan yang sudah terjadwal. 1
2
Protokol Bitcoin memangkas subsidi blok yang diterima miner setiap 210.000 blok, atau kira-kira setiap empat tahun. Setelah halving pada April 2024, miner menerima 3,125 BTC per blok. Itu menghasilkan sekitar 164.250 BTC baru per tahun, setara kurang lebih 0,8% dari pasokan. Halving berikutnya, yang diperkirakan terjadi pada 2028, akan memangkas subsidi menjadi 1,5625 BTC per blok dan penerbitan tahunan menjadi sekitar 82.125 BTC, atau mendekati 0,4%. 17
18
Pengurangan pasokan baru tersebut tetap nyata dan dapat diprediksi. Namun, poin Woo bersifat perbandingan: setiap halving kini mengurangi aliran BTC baru yang lebih kecil daripada pada era awal Bitcoin. Karena aliran itu menyusut, dampaknya sendiri mungkin tidak lagi cukup besar untuk menentukan waktu maupun skala satu siklus pasar penuh. 1
6
Penting membedakan antara stok Bitcoin yang sudah dimiliki investor dan arus modal yang masuk atau keluar pasar. Harga bergerak di margin: pembeli atau penjual berikutnya bisa lebih berpengaruh terhadap harga ketimbang total BTC yang disimpan semua investor.
Hipotesis Woo adalah kendaraan investasi teregulasi serta portofolio institusional semakin penting sebagai pelaku di margin. Dalam situasi ini, Bitcoin berpotensi diperdagangkan lebih mirip aset berisiko yang sensitif terhadap kondisi makro—misalnya ketersediaan pembiayaan, suku bunga, penggunaan leverage, batas risiko portofolio, dan likuiditas secara luas—bukan terutama pasar yang digerakkan oleh penjualan miner setelah pemangkasan penerbitan. 2
5
Dari sinilah kerangka siklus enam hingga delapan tahun yang ia ajukan berasal. Pasar keuangan tradisional kerap dibahas dalam konteks siklus kredit atau utang yang lebih panjang. Woo menilai Bitcoin bisa makin terekspos pada kekuatan tersebut ketika saluran keuangan tradisional mengambil peran lebih besar dalam pembentukan harga. Ini adalah hipotesis transisi, bukan aturan peramalan yang sudah terbukti. 1
2
Pasar yang lebih matang tidak otomatis menghapus reli tajam maupun penurunan besar. Namun, pasar yang lebih luas dapat mengurangi besarnya pergerakan dalam persentase. Akses lewat produk teregulasi dan basis pemegang institusional yang lebih besar dapat membuat satu sumber permintaan atau pasokan—baik spekulasi ritel maupun penjualan miner—lebih sulit mendominasi seluruh pasar.
Penilaian Galaxy Research sejalan dengan klaim yang lebih terbatas ini: pola empat tahunan masih terlihat secara empiris, tetapi amplitudo siklusnya menyempit. Analisisnya mencatat penurunan dari puncak ke titik terendah mengecil dari 85% menjadi 84%, lalu 77% pada siklus yang dikajinya. 42
21Shares juga menyatakan struktur pasar Bitcoin telah berubah, termasuk kepemilikan ETF yang kian institusional. Namun, mereka menyimpulkan siklus tersebut sedang “berevolusi”, bukan rusak. Dalam pembaruan tengah tahun, 21Shares menyebut penurunan sekitar 50% jauh lebih ringan daripada pasar bearish sebelumnya yang melampaui 80%. 36
Versi paling kuat dari klaim ini adalah bahwa Bitcoin sudah pasti menggantikan siklus halving dengan siklus makro enam hingga delapan tahun. Bukti yang tersedia belum cukup untuk mendukung kesimpulan itu.
Jadwal pasokan Bitcoin tidak berubah. Subsidi blok tetap dipangkas setiap 210.000 blok, dan pengurangan berikutnya masih diperkirakan sekitar 2028. Guncangan pasokan yang lebih kecil mungkin pengaruhnya berkurang, tetapi bukan berarti menghilang. 17
20
Jadwal penerbitan empat tahunan dan siklus likuiditas yang lebih panjang serta tidak teratur bukanlah dua hal yang saling meniadakan. Kondisi likuiditas dapat mengubah waktu, kekuatan, dan kedalaman pergerakan setelah halving tanpa menghapus peristiwa pasokan berulang yang diprogram dalam protokol.
Ini penting karena korelasi Bitcoin dengan kondisi makro tidak serta-merta menunjukkan satu penyebab tunggal. Likuiditas longgar dapat bertepatan dengan fase terkait halving, sedangkan kondisi keuangan ketat dapat menghambat atau menginterupsi fase tersebut.
Bitcoin baru mengalami sejumlah terbatas era halving, sementara struktur pasarnya berubah besar dari satu era ke era berikutnya. Karena itu, klaim bahwa siklus enam hingga delapan tahun telah menjadi pola dominan baru sulit diuji secara meyakinkan. Beberapa siklus yang berubah atau kurang volatil menunjukkan kemungkinan perubahan rezim, tetapi belum cukup untuk menetapkan hukum baru bagi pergerakan harga.
Kehati-hatian itu tercermin dalam perdebatan riset. Galaxy tetap menilai siklus empat tahunan dapat diamati, meski amplitudonya terkompresi. Sementara itu, 21Shares menyatakan siklus belum rusak walaupun mengakui perubahan besar dalam kepemilikan dan akses pasar. 36
42
Tesis Woo paling tepat dipahami sebagai pergeseran penekanan: Bitcoin mungkin bergerak dari pasar yang didominasi jam internal penerbitannya menuju pasar yang lebih kuat dipengaruhi kondisi keuangan eksternal. Turunnya laju penerbitan memberi mekanisme yang jelas bagi argumen itu, sementara akses institusional menyediakan jalur masuk akal agar faktor makro makin berpengaruh. 1
2
Namun, “lebih sensitif terhadap makro” tidak sama dengan “tidak lagi digerakkan halving”. Pandangan yang paling sesuai dengan bukti saat ini adalah kerangka yang terus berkembang: halving, likuiditas, dan arus institusional dapat sama-sama memengaruhi pasar—dan berpotensi menghasilkan siklus yang tidak seekstrem serta tidak semekanis sejarah awal Bitcoin. 36
42
Studio Global AI
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
Menurut Willy Woo, penerbitan BTC baru saat ini sekitar 164.250 BTC per tahun, setara kira kira 0,8% dari pasokan, dan dapat turun menjadi sekitar 0,4% setelah halving yang diperkirakan pada 2028.
Menurut Willy Woo, penerbitan BTC baru saat ini sekitar 164.250 BTC per tahun, setara kira kira 0,8% dari pasokan, dan dapat turun menjadi sekitar 0,4% setelah halving yang diperkirakan pada 2028. Ketika arus dana ETF, perusahaan, dan investor institusional makin besar, kondisi likuiditas, suku bunga, serta selera risiko global berpotensi lebih memengaruhi harga Bitcoin.
Kesimpulan yang lebih hati hati: siklus Bitcoin sedang berevolusi dan amplitudonya mengecil, bukan terbukti telah menggantikan pola empat tahunan dengan siklus baru 6–8 tahun.
Menurut Willy Woo, penerbitan BTC baru saat ini sekitar 164.250 BTC per tahun, setara kira kira 0,8% dari pasokan, dan dapat turun menjadi sekitar 0,4% setelah halving yang diperkirakan pada 2028. Ketika arus dana ETF, perusahaan, dan investor institusional makin besar, kondisi likuiditas, suku bunga, serta selera r...
Diterbitkan olehDiedit dengan GPT-5.6 TerraGambar dibuat dengan GPT Image 2
Jawaban penelitian

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: Why does analyst Willy Woo think Bitcoin may be transitioning from its traditional four-year, halving-driven price cycle to a six-to-eight-y. Article summary: Woo’s thesis is fundamentally about a changing marginal price setter: halving-related miner supply is becoming small relative to institutional capital flows, so credit availability, real/nominal rates, risk appetite, and. Topic tags: general, general web, user generated. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts with fa
Willy Woo tidak mengatakan bahwa halving Bitcoin sudah tidak penting. Inti argumennya adalah bobot ekonominya relatif mengecil seiring Bitcoin tumbuh menjadi aset yang lebih besar dan makin aktif diperdagangkan oleh institusi.
Jika pembeli dan penjual yang paling menentukan harga—atau pelaku di margin—semakin banyak berasal dari alokasi ETF, manajer portofolio makro, dan kas perusahaan, maka likuiditas, kondisi kredit, suku bunga, serta selera risiko dapat lebih dominan dibanding penjualan miner setelah pengurangan penerbitan yang sudah terjadwal. 1
2
Protokol Bitcoin memangkas subsidi blok yang diterima miner setiap 210.000 blok, atau kira-kira setiap empat tahun. Setelah halving pada April 2024, miner menerima 3,125 BTC per blok. Itu menghasilkan sekitar 164.250 BTC baru per tahun, setara kurang lebih 0,8% dari pasokan. Halving berikutnya, yang diperkirakan terjadi pada 2028, akan memangkas subsidi menjadi 1,5625 BTC per blok dan penerbitan tahunan menjadi sekitar 82.125 BTC, atau mendekati 0,4%. 17
18
Pengurangan pasokan baru tersebut tetap nyata dan dapat diprediksi. Namun, poin Woo bersifat perbandingan: setiap halving kini mengurangi aliran BTC baru yang lebih kecil daripada pada era awal Bitcoin. Karena aliran itu menyusut, dampaknya sendiri mungkin tidak lagi cukup besar untuk menentukan waktu maupun skala satu siklus pasar penuh. 1
6
Penting membedakan antara stok Bitcoin yang sudah dimiliki investor dan arus modal yang masuk atau keluar pasar. Harga bergerak di margin: pembeli atau penjual berikutnya bisa lebih berpengaruh terhadap harga ketimbang total BTC yang disimpan semua investor.
Hipotesis Woo adalah kendaraan investasi teregulasi serta portofolio institusional semakin penting sebagai pelaku di margin. Dalam situasi ini, Bitcoin berpotensi diperdagangkan lebih mirip aset berisiko yang sensitif terhadap kondisi makro—misalnya ketersediaan pembiayaan, suku bunga, penggunaan leverage, batas risiko portofolio, dan likuiditas secara luas—bukan terutama pasar yang digerakkan oleh penjualan miner setelah pemangkasan penerbitan. 2
5
Dari sinilah kerangka siklus enam hingga delapan tahun yang ia ajukan berasal. Pasar keuangan tradisional kerap dibahas dalam konteks siklus kredit atau utang yang lebih panjang. Woo menilai Bitcoin bisa makin terekspos pada kekuatan tersebut ketika saluran keuangan tradisional mengambil peran lebih besar dalam pembentukan harga. Ini adalah hipotesis transisi, bukan aturan peramalan yang sudah terbukti. 1
2
Pasar yang lebih matang tidak otomatis menghapus reli tajam maupun penurunan besar. Namun, pasar yang lebih luas dapat mengurangi besarnya pergerakan dalam persentase. Akses lewat produk teregulasi dan basis pemegang institusional yang lebih besar dapat membuat satu sumber permintaan atau pasokan—baik spekulasi ritel maupun penjualan miner—lebih sulit mendominasi seluruh pasar.
Penilaian Galaxy Research sejalan dengan klaim yang lebih terbatas ini: pola empat tahunan masih terlihat secara empiris, tetapi amplitudo siklusnya menyempit. Analisisnya mencatat penurunan dari puncak ke titik terendah mengecil dari 85% menjadi 84%, lalu 77% pada siklus yang dikajinya. 42
21Shares juga menyatakan struktur pasar Bitcoin telah berubah, termasuk kepemilikan ETF yang kian institusional. Namun, mereka menyimpulkan siklus tersebut sedang “berevolusi”, bukan rusak. Dalam pembaruan tengah tahun, 21Shares menyebut penurunan sekitar 50% jauh lebih ringan daripada pasar bearish sebelumnya yang melampaui 80%. 36
Versi paling kuat dari klaim ini adalah bahwa Bitcoin sudah pasti menggantikan siklus halving dengan siklus makro enam hingga delapan tahun. Bukti yang tersedia belum cukup untuk mendukung kesimpulan itu.
Jadwal pasokan Bitcoin tidak berubah. Subsidi blok tetap dipangkas setiap 210.000 blok, dan pengurangan berikutnya masih diperkirakan sekitar 2028. Guncangan pasokan yang lebih kecil mungkin pengaruhnya berkurang, tetapi bukan berarti menghilang. 17
20
Jadwal penerbitan empat tahunan dan siklus likuiditas yang lebih panjang serta tidak teratur bukanlah dua hal yang saling meniadakan. Kondisi likuiditas dapat mengubah waktu, kekuatan, dan kedalaman pergerakan setelah halving tanpa menghapus peristiwa pasokan berulang yang diprogram dalam protokol.
Ini penting karena korelasi Bitcoin dengan kondisi makro tidak serta-merta menunjukkan satu penyebab tunggal. Likuiditas longgar dapat bertepatan dengan fase terkait halving, sedangkan kondisi keuangan ketat dapat menghambat atau menginterupsi fase tersebut.
Bitcoin baru mengalami sejumlah terbatas era halving, sementara struktur pasarnya berubah besar dari satu era ke era berikutnya. Karena itu, klaim bahwa siklus enam hingga delapan tahun telah menjadi pola dominan baru sulit diuji secara meyakinkan. Beberapa siklus yang berubah atau kurang volatil menunjukkan kemungkinan perubahan rezim, tetapi belum cukup untuk menetapkan hukum baru bagi pergerakan harga.
Kehati-hatian itu tercermin dalam perdebatan riset. Galaxy tetap menilai siklus empat tahunan dapat diamati, meski amplitudonya terkompresi. Sementara itu, 21Shares menyatakan siklus belum rusak walaupun mengakui perubahan besar dalam kepemilikan dan akses pasar. 36
42
Tesis Woo paling tepat dipahami sebagai pergeseran penekanan: Bitcoin mungkin bergerak dari pasar yang didominasi jam internal penerbitannya menuju pasar yang lebih kuat dipengaruhi kondisi keuangan eksternal. Turunnya laju penerbitan memberi mekanisme yang jelas bagi argumen itu, sementara akses institusional menyediakan jalur masuk akal agar faktor makro makin berpengaruh. 1
2
Namun, “lebih sensitif terhadap makro” tidak sama dengan “tidak lagi digerakkan halving”. Pandangan yang paling sesuai dengan bukti saat ini adalah kerangka yang terus berkembang: halving, likuiditas, dan arus institusional dapat sama-sama memengaruhi pasar—dan berpotensi menghasilkan siklus yang tidak seekstrem serta tidak semekanis sejarah awal Bitcoin. 36
42
Studio Global AI
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
Menurut Willy Woo, penerbitan BTC baru saat ini sekitar 164.250 BTC per tahun, setara kira kira 0,8% dari pasokan, dan dapat turun menjadi sekitar 0,4% setelah halving yang diperkirakan pada 2028.
Menurut Willy Woo, penerbitan BTC baru saat ini sekitar 164.250 BTC per tahun, setara kira kira 0,8% dari pasokan, dan dapat turun menjadi sekitar 0,4% setelah halving yang diperkirakan pada 2028. Ketika arus dana ETF, perusahaan, dan investor institusional makin besar, kondisi likuiditas, suku bunga, serta selera risiko global berpotensi lebih memengaruhi harga Bitcoin.
Kesimpulan yang lebih hati hati: siklus Bitcoin sedang berevolusi dan amplitudonya mengecil, bukan terbukti telah menggantikan pola empat tahunan dengan siklus baru 6–8 tahun.