Penerbit menilai keluar dari Facebook dan Instagram berisiko menghilangkan akses ke audiens, tetapi tetap menggunakan layanan Meta dapat berarti menerima ketentuan yang memungkinkan pengumpulan konten dari situs terkait. Meta menghapus kata “melatih” dari ketentuan yang diusulkan, tetapi pakar hukum masih mempertany...
Diterbitkan olehDiedit dengan GPT-6 LunaGambar dibuat dengan GPT Image 2
Jawaban penelitian

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: Why do publishers say they cannot easily quit Facebook and Instagram despite the controversy over Meta’s proposed business terms, and how do. Article summary: Publishers’ central concern is that Meta could make access to valuable audience platforms conditional on permission to collect their website content: leaving is commercially costly, but staying could surrender rights the. Topic tags: general, general web, user generated, government, news. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermar
Bagi penerbit, Facebook dan Instagram bukan sekadar saluran untuk mengarahkan pembaca ke situs berita. Kedua platform juga membantu menjangkau audiens, sehingga meninggalkannya bisa berarti melepas kanal distribusi yang sudah digunakan. Di sisi lain, penerbit khawatir tetap memakai layanan Meta dapat membuat mereka menyetujui ketentuan yang memberi perusahaan itu akses untuk mengumpulkan konten dari situs mereka. 17
21
Dilema inilah yang membuat penerbit sulit mengambil sikap tegas. Kelompok industri mendesak Meta mengubah ketentuannya, tetapi tim audiens dan media sosial di berbagai penerbit masih bergantung pada platform tersebut. Ketergantungan itu juga dapat mengurangi daya tawar mereka dalam negosiasi. 17
Ketentuan bisnis yang semula dijadwalkan berlaku pada 30 Oktober 2026 merujuk pada situs yang “terkait dengan” akun bisnis. Menurut pemberitaan tentang aturan tersebut, Meta dapat menggunakan perangkat otomatis untuk menjelajahi dan mengumpulkan konten dari situs-situs itu—bukan hanya materi yang diunggah langsung ke Facebook atau Instagram. 21
Pada 16 Oktober, Meta menghapus kata “melatih” dari ketentuan dan membatasi penggunaan konten yang dikumpulkan pada “produk periklanan dan bisnis”. Namun, pakar hukum masih mempertanyakan apakah rumusan baru itu secara jelas menutup kemungkinan penggunaan terkait AI. Kekhawatirannya terletak pada luasnya izin yang diberikan dan cara klausul itu dapat ditafsirkan; ini bukan bukti bahwa Meta sudah menggunakan situs penerbit untuk melatih AI berdasarkan ketentuan tersebut. 25
Meta menolak penafsiran penerbit atas usulan itu. Meski demikian, perbedaan pendapatnya menyangkut hal mendasar: apakah penggunaan layanan Meta juga berarti perusahaan mendapat izin untuk menjelajahi situs web yang ditautkan ke akun bisnis. Otoritas persaingan Inggris menyebut ketentuan tersebut dapat memungkinkan Meta mengakses dan menggunakan konten situs penerbit untuk mengembangkan produknya sendiri. 2
32
Meta awalnya memundurkan tanggal penerapan dari 30 Oktober menjadi 20 November. Pada 28 Oktober, perusahaan kemudian menyatakan akan menunda penerapan tanpa batas waktu sambil berkonsultasi dengan kelompok industri. Meta mengatakan ketentuan yang berlaku saat itu akan tetap digunakan selama konsultasi berlangsung. Jadi, penundaan tersebut bukan keputusan final untuk mencabut usulan. 4
8
Di Norwegia, Pengadilan Distrik Oslo mengeluarkan keputusan awal yang mengharuskan legalitas ketentuan itu ditinjau sebelum aturan tersebut dapat diberlakukan. Ini merupakan intervensi sementara, bukan putusan akhir bahwa ketentuannya melanggar hukum. 8
Pada 30 Oktober, Otoritas Persaingan dan Pasar Inggris (CMA) membuka penyelidikan untuk menilai apakah ketentuan komersial Meta berpotensi melanggar hukum persaingan, termasuk karena dapat memungkinkan perusahaan mengumpulkan konten situs penerbit untuk mengembangkan produk sendiri, seperti fitur AI. Penyelidikan itu belum merupakan kesimpulan bahwa Meta telah melakukan pelanggaran. 32
Tekanan juga datang dari para politikus Amerika Serikat. Senator Adam Schiff meminta Meta tidak menerapkan ketentuan tersebut, sementara Senator Marsha Blackburn mengkritik luasnya kewenangan pengumpulan konten yang diusulkan. 1
Bagi penerbit, pertanyaan utamanya adalah apakah mereka bisa terus menggunakan platform yang penting untuk menjangkau audiens tanpa sekaligus memberi izin luas atas materi di situs mereka—materi yang mungkin ingin mereka lisensikan secara terpisah. Sampai konsultasi Meta selesai dan ketentuan final diperjelas, cakupan izin itu serta implikasinya bagi penggunaan terkait AI masih diperdebatkan. 4
17
25
Studio Global AI
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
Penerbit menilai keluar dari Facebook dan Instagram berisiko menghilangkan akses ke audiens, tetapi tetap menggunakan layanan Meta dapat berarti menerima ketentuan yang memungkinkan pengumpulan konten dari situs terkait.
Penerbit menilai keluar dari Facebook dan Instagram berisiko menghilangkan akses ke audiens, tetapi tetap menggunakan layanan Meta dapat berarti menerima ketentuan yang memungkinkan pengumpulan konten dari situs terkait. Meta menghapus kata “melatih” dari ketentuan yang diusulkan, tetapi pakar hukum masih mempertanyakan apakah perubahan itu cukup membatasi penggunaan konten untuk keperluan terkait AI.
Meta menunda penerapan aturan tanpa batas waktu sambil berkonsultasi dengan kelompok industri; penundaan ini belum memastikan ketentuan yang dipersoalkan dibatalkan.
Penerbit menilai keluar dari Facebook dan Instagram berisiko menghilangkan akses ke audiens, tetapi tetap menggunakan layanan Meta dapat berarti menerima ketentuan yang memungkinkan pengumpulan konten dari situs terkait. Meta menghapus kata “melatih” dari ketentuan yang diusulkan, tetapi pakar hukum masih mempertany...
Diterbitkan olehDiedit dengan GPT-6 LunaGambar dibuat dengan GPT Image 2
Jawaban penelitian

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: Why do publishers say they cannot easily quit Facebook and Instagram despite the controversy over Meta’s proposed business terms, and how do. Article summary: Publishers’ central concern is that Meta could make access to valuable audience platforms conditional on permission to collect their website content: leaving is commercially costly, but staying could surrender rights the. Topic tags: general, general web, user generated, government, news. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermar
Bagi penerbit, Facebook dan Instagram bukan sekadar saluran untuk mengarahkan pembaca ke situs berita. Kedua platform juga membantu menjangkau audiens, sehingga meninggalkannya bisa berarti melepas kanal distribusi yang sudah digunakan. Di sisi lain, penerbit khawatir tetap memakai layanan Meta dapat membuat mereka menyetujui ketentuan yang memberi perusahaan itu akses untuk mengumpulkan konten dari situs mereka. 17
21
Dilema inilah yang membuat penerbit sulit mengambil sikap tegas. Kelompok industri mendesak Meta mengubah ketentuannya, tetapi tim audiens dan media sosial di berbagai penerbit masih bergantung pada platform tersebut. Ketergantungan itu juga dapat mengurangi daya tawar mereka dalam negosiasi. 17
Ketentuan bisnis yang semula dijadwalkan berlaku pada 30 Oktober 2026 merujuk pada situs yang “terkait dengan” akun bisnis. Menurut pemberitaan tentang aturan tersebut, Meta dapat menggunakan perangkat otomatis untuk menjelajahi dan mengumpulkan konten dari situs-situs itu—bukan hanya materi yang diunggah langsung ke Facebook atau Instagram. 21
Pada 16 Oktober, Meta menghapus kata “melatih” dari ketentuan dan membatasi penggunaan konten yang dikumpulkan pada “produk periklanan dan bisnis”. Namun, pakar hukum masih mempertanyakan apakah rumusan baru itu secara jelas menutup kemungkinan penggunaan terkait AI. Kekhawatirannya terletak pada luasnya izin yang diberikan dan cara klausul itu dapat ditafsirkan; ini bukan bukti bahwa Meta sudah menggunakan situs penerbit untuk melatih AI berdasarkan ketentuan tersebut. 25
Meta menolak penafsiran penerbit atas usulan itu. Meski demikian, perbedaan pendapatnya menyangkut hal mendasar: apakah penggunaan layanan Meta juga berarti perusahaan mendapat izin untuk menjelajahi situs web yang ditautkan ke akun bisnis. Otoritas persaingan Inggris menyebut ketentuan tersebut dapat memungkinkan Meta mengakses dan menggunakan konten situs penerbit untuk mengembangkan produknya sendiri. 2
32
Meta awalnya memundurkan tanggal penerapan dari 30 Oktober menjadi 20 November. Pada 28 Oktober, perusahaan kemudian menyatakan akan menunda penerapan tanpa batas waktu sambil berkonsultasi dengan kelompok industri. Meta mengatakan ketentuan yang berlaku saat itu akan tetap digunakan selama konsultasi berlangsung. Jadi, penundaan tersebut bukan keputusan final untuk mencabut usulan. 4
8
Di Norwegia, Pengadilan Distrik Oslo mengeluarkan keputusan awal yang mengharuskan legalitas ketentuan itu ditinjau sebelum aturan tersebut dapat diberlakukan. Ini merupakan intervensi sementara, bukan putusan akhir bahwa ketentuannya melanggar hukum. 8
Pada 30 Oktober, Otoritas Persaingan dan Pasar Inggris (CMA) membuka penyelidikan untuk menilai apakah ketentuan komersial Meta berpotensi melanggar hukum persaingan, termasuk karena dapat memungkinkan perusahaan mengumpulkan konten situs penerbit untuk mengembangkan produk sendiri, seperti fitur AI. Penyelidikan itu belum merupakan kesimpulan bahwa Meta telah melakukan pelanggaran. 32
Tekanan juga datang dari para politikus Amerika Serikat. Senator Adam Schiff meminta Meta tidak menerapkan ketentuan tersebut, sementara Senator Marsha Blackburn mengkritik luasnya kewenangan pengumpulan konten yang diusulkan. 1
Bagi penerbit, pertanyaan utamanya adalah apakah mereka bisa terus menggunakan platform yang penting untuk menjangkau audiens tanpa sekaligus memberi izin luas atas materi di situs mereka—materi yang mungkin ingin mereka lisensikan secara terpisah. Sampai konsultasi Meta selesai dan ketentuan final diperjelas, cakupan izin itu serta implikasinya bagi penggunaan terkait AI masih diperdebatkan. 4
17
25
Studio Global AI
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
Penerbit menilai keluar dari Facebook dan Instagram berisiko menghilangkan akses ke audiens, tetapi tetap menggunakan layanan Meta dapat berarti menerima ketentuan yang memungkinkan pengumpulan konten dari situs terkait.
Penerbit menilai keluar dari Facebook dan Instagram berisiko menghilangkan akses ke audiens, tetapi tetap menggunakan layanan Meta dapat berarti menerima ketentuan yang memungkinkan pengumpulan konten dari situs terkait. Meta menghapus kata “melatih” dari ketentuan yang diusulkan, tetapi pakar hukum masih mempertanyakan apakah perubahan itu cukup membatasi penggunaan konten untuk keperluan terkait AI.
Meta menunda penerapan aturan tanpa batas waktu sambil berkonsultasi dengan kelompok industri; penundaan ini belum memastikan ketentuan yang dipersoalkan dibatalkan.