Dugaan bahwa Bitcoin telah mencapai titik terendah pada musim panas 2026 bertumpu pada pemulihan harga dan sejumlah sinyal on-chain—bukan satu indikator yang memastikan pasar bearish sudah berakhir. Ki Young Ju, CEO CryptoQuant, mengatakan penurunan berakhir pada musim panas. Benjamin Cowen kini tampak kurang yakin dengan perkiraan sebelumnya bahwa titik terendah baru akan datang belakangan, meski ia masih menilai sinyal pembentukan dasar belum lengkap. Sementara itu, Dan Gambardello meragukan siklus empat tahunan berbasis halving sebagai kalender yang bisa diandalkan.
3
8
17
39
Mengapa titik terendah pertengahan tahun kembali dibahas?
Saat penurunan pada awal musim panas di belahan bumi utara, harga Bitcoin sempat merosot ke sekitar US$57.000. Sejak Juni, penutupan bulanannya terus bergerak lebih tinggi, lalu harganya menembus level tertinggi pada Mei. Cowen mengatakan ia tak menyangka Bitcoin akan melewati level itu tahun ini. Menurutnya, pergerakan tersebut membuat pihak yang memperkirakan penurunan lanjutan kini perlu menunjukkan bukti lebih kuat. Namun, kenaikan harga saja belum membuktikan bahwa pasar bullish baru telah dimulai.
14
17
23
Pergerakan ini berbeda dari pandangan Cowen sebelumnya. Pada Juli, ia masih menganggap titik terendah pada kuartal IV mungkin terjadi. Pada September, ia memperkirakan peluang Bitcoin mencetak titik terendah yang lebih rendah sebesar 65% dan menyebut harga realisasi di sekitar US$53.000 sebagai level yang perlu diperhatikan. Komentar terbarunya menunjukkan perubahan keseimbangan kemungkinan, bukan berarti risiko penurunan sudah lenyap.
20
27
17
Sinyal on-chain yang dilihat Ki Young Ju
Ju menunjuk kenaikan arus masuk ke alamat akumulasi serta naiknya rata-rata 30 hari sebagai tanda bahwa modal baru mulai masuk ke pasar. Ia juga mengatakan MVRV bertahan di atas 1 selama penurunan. Artinya, ukuran tersebut tidak menunjukkan kondisi kerugian menyeluruh di kalangan pemegang Bitcoin seperti yang terlihat pada sejumlah penurunan sebelumnya. Sinyal-sinyal ini mendukung pandangannya bahwa musim panas menandai peralihan ke siklus baru, tetapi tidak menjamin titik terendah itu akan bertahan.
3
16
Ada perbedaan antara pembacaan MVRV Ju dan analisis MVRV Z-Score Cowen. Dalam catatan riset Juli, Cowen menyebut Z-Score sedang memantul, tetapi belum turun melewati nol. Ia juga mencatat harga Bitcoin mendekati, tetapi belum menguji, harga realisasi di sekitar US$53.000. Menurut laporan itu, bukti yang ada menjadi alasan untuk mengubah sikap, bukan sinyal pasti bahwa titik terendah sudah tercapai. Karena metrik dan cara membacanya tidak sama, para analis bisa mengambil kesimpulan berbeda tentang fase pasar yang sama.
8
16
Pasar yang berubah, dengan skenario kenaikan lebih moderat
Ju berpendapat pasar Bitcoin yang lebih besar dan meningkatnya kepemilikan institusi dapat meredam potensi kenaikan sekaligus penurunan berikutnya, dibandingkan siklus yang lebih banyak digerakkan investor ritel. Atas dasar itu, ia memperkirakan kenaikan sekitar tiga hingga lima kali dari titik terendah siklus ini, bukan reli lebih dari 10 kali lipat seperti pada sejumlah siklus sebelumnya.
16
Jika kelipatan tersebut dihitung dari titik terendah sekitar US$58.000, hasil aritmetikanya berkisar US$174.000 hingga US$290.000. Itu sekadar gambaran dari skenario Ju, bukan target harga atau tenggat yang pasti; laporan tentang proyeksinya menyebut ia tidak menetapkan keduanya.
6
21
Mengapa Gambardello meragukan patokan empat tahunan?
Pandangan siklus empat tahunan menggunakan jadwal halving Bitcoin sebagai petunjuk waktu kemungkinan puncak dan titik terendah pasar. Gambardello tak lagi menganggap pola itu sebagai kalender yang bisa diandalkan. Ia menilai siklus ekspansi dan kontraksi ekonomi yang lebih luas—yang antara lain dipantau melalui indikator seperti ISM PMI—lebih relevan untuk membaca perubahan pasar. Dalam kerangka itu, titik terendah pada musim panas tetap mungkin terjadi meski perkiraan berbasis halving mengarah ke akhir tahun.
39
42
Apa yang bisa memperkuat atau menggugurkan dugaan ini?
Jika Bitcoin kembali jatuh melewati titik terendah musim panas, dugaan bahwa dasar pasar sudah terbentuk akan melemah. Skenario bearish Cowen sebelumnya menyoroti area sekitar US$53.000, yang sempat didekati tetapi belum diuji oleh harga Bitcoin. Sebaliknya, mempertahankan pemulihan dan pada akhirnya kembali menembus rekor sebelumnya di sekitar US$126.000 akan menjadi bukti yang lebih kuat bahwa siklus baru bertahan—lebih kuat daripada sekadar melewati level tertinggi Mei. Belum ada sinyal saat ini yang menjamin salah satu hasil tersebut.
8
27
6
Jadi, bukti yang ada membuat dugaan titik terendah musim panas masuk akal, tetapi belum menjadi kesimpulan final. Penutupan bulanan yang meningkat dan sinyal akumulasi yang disorot Ju cenderung mendukung pandangan bullish. Namun, kekhawatiran Cowen bahwa proses pembentukan dasar belum tuntas membuat kemungkinan penurunan lanjutan tetap terbuka. Ujian berikutnya adalah apakah Bitcoin mampu mempertahankan pemulihan tanpa kembali menyentuh titik terendahnya.