Sega menghentikan Super Game pada Mei 2026 setelah menilai investasi serta kebutuhan operasional untuk layanan global berskala besar terlalu berisiko; anggaran yang sempat dipertimbangkan mencapai ¥100 miliar. Super Game bukan satu judul game yang pernah diumumkan ke publik, melainkan inisiatif payung untuk ambisi g...
Diterbitkan olehDiedit dengan GPT-5.6 TerraGambar dibuat dengan GPT Image 2
Jawaban penelitian

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: Why did Sega cancel its ambitious five-year “Super Game” initiative, what were the project’s original goals, investment plans, Microsoft par. Article summary: Sega cancelled “Super Game” because the project’s required investment and long-term operating costs had become too large and risky for the expected returns in a crowded, difficult live-service market. President/COO Shuji. Topic tags: general, general web, user generated. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts with fa
Sega membatalkan Super Game bukan berarti perusahaan itu menutup semua game online atau live service-nya. Yang dihentikan adalah sebuah inisiatif unggulan berisiko tinggi: upaya membuat hit live service global dalam skala sangat besar. Dalam laporan keuangan Mei 2026, Sega mengonfirmasi keputusan tersebut setelah meninjau ulang strategi games as a service (GaaS). 1
6
Diumumkan pada 2021, Super Game bukan nama satu game spesifik yang kemudian diperlihatkan ke publik. Ini adalah inisiatif payung Sega untuk membuat judul-judul besar berskala global, melampaui kerangka game tradisional, dengan ambisi lintas platform, online, berbasis komunitas, serta pengembangan setara AAA. 5
22
Sega Sammy kala itu mempertimbangkan investasi hingga ¥100 miliar selama lima tahun—setara sekitar US$882 juta pada saat itu. Dana tersebut dapat dipakai untuk pengembangan internal, proyek yang sudah berjalan, hingga kemungkinan akuisisi. Sega juga menetapkan target pendapatan seumur hidup sebesar ¥100 miliar untuk Super Game. 5
22
Perusahaan pernah menyatakan sedang melakukan riset dan pengembangan untuk Super Game yang bisa berkembang di pasar global, dengan target tahun fiskal yang berakhir pada Maret 2026. Namun, hingga inisiatif ini dihentikan, Sega tidak pernah mengungkap game tertentu yang secara resmi menjadi bagian dari Super Game. 5
23
Kemitraan strategis Sega dan Microsoft pada 2021 ditujukan untuk mendukung pengembangan game global berskala besar dalam lingkungan generasi berikutnya yang dibangun menggunakan Microsoft Azure. Dalam konteks ini, Azure berkaitan dengan teknologi cloud dan infrastruktur bagi ambisi Sega. 22
Kerja sama tersebut tidak pernah berarti Super Game dipastikan menjadi game eksklusif Xbox. Sega saat itu telah menegaskan bahwa aliansi tersebut tidak akan menghasilkan eksklusivitas Xbox. 22
Presiden sekaligus COO Sega, Shuji Utsumi, menjelaskan bahwa perusahaan awalnya yakin memiliki teknologi yang dibutuhkan untuk mengejar konsep tersebut. Namun, seiring analisis berjalan, kebutuhan investasi dan operasional membesar secara drastis mengikuti skala layanan yang hendak dibangun. Dalam kondisi pasar saat ini, Sega menilai risiko itu tidak layak diambil. 1
Beberapa faktor yang saling terkait membentuk keputusan itu:
Kesimpulannya tidak sesederhana “live service sudah berakhir” di Sega. Perusahaan menghentikan inisiatif unggulan khusus ini dan mengurangi prioritas pengembangan free-to-play baru, bukan mengumumkan penutupan seluruh layanan free-to-play yang sudah berjalan. 6
29
Sega tidak mengumumkan akhir Super Game melalui acara atau pengumuman khusus. Keputusan itu muncul dalam materi hasil keuangan pada 12 Mei 2026, tepatnya pada slide yang membahas peninjauan strategi GaaS. Presentasi tersebut menyatakan Sega telah memutuskan membatalkan Super Game. Laporan mengenai presentasi itu juga menyebut tidak ada biaya tambahan terkait pembatalan tersebut. 6
19
Sega kini mengalihkan sumber daya ke pengembangan game penuh yang berpusat pada kekayaan intelektual atau IP andalannya. Menurut laporan mengenai presentasi keuangan tersebut, lebih dari 100 orang dari pengembangan free-to-play telah dipindahkan ke tim game penuh. 29
35
Game free-to-play yang sudah ada tidak serta-merta ditinggalkan. Perubahan ini terutama menyangkut prioritas proyek masa depan dan penghentian Super Game, bukan pengumuman penutupan menyeluruh atas semua layanan yang sedang beroperasi. 6
29
Kebangkitan franchise klasik Sega yang diumumkan secara terpisah juga tidak sama dengan Super Game. Proyek yang melibatkan Crazy Taxi, Jet Set Radio, Golden Axe, dan Streets of Rage dilaporkan tetap berlanjut meski inisiatif Super Game dibatalkan. 34
35
Super Game bermula sebagai taruhan Sega untuk menciptakan kesuksesan live service AAA berskala global, dengan potensi investasi hingga ¥100 miliar selama lima tahun dan dukungan pengembangan berbasis Azure dari Microsoft. Namun pada 2026, hasil free-to-play yang kurang memuaskan serta penilaian Sega atas besarnya investasi dan kebutuhan operasional jangka panjang mengubah perhitungannya. Sega membatalkan inisiatif itu, memindahkan tenaga pengembang, dan mengalihkan fokus ke game penuh yang mengandalkan franchise mapan. 1
5
8
29
Studio Global AI
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
Sega menghentikan Super Game pada Mei 2026 setelah menilai investasi serta kebutuhan operasional untuk layanan global berskala besar terlalu berisiko; anggaran yang sempat dipertimbangkan mencapai ¥100 miliar.
Sega menghentikan Super Game pada Mei 2026 setelah menilai investasi serta kebutuhan operasional untuk layanan global berskala besar terlalu berisiko; anggaran yang sempat dipertimbangkan mencapai ¥100 miliar. Super Game bukan satu judul game yang pernah diumumkan ke publik, melainkan inisiatif payung untuk ambisi game AAA global, online, dan berorientasi komunitas.
Sega menurunkan prioritas pengembangan free to play, memindahkan lebih dari 100 staf ke tim game penuh berbasis IP utama, sambil melanjutkan proyek kebangkitan franchise klasik yang terpisah.