Rekomendasi Jual untuk Nvidia dari Jay Goldberg bukan ramalan bahwa penjualan perusahaan akan langsung ambruk. Analis Seaport Research Partners itu justru memperkirakan penjualan akan tetap kuat dalam waktu dekat. Namun, ia mempertahankan target harga US$180 karena menilai persaingan, risiko pembiayaan, dan kendala pembangunan pusat data dapat menekan prospek Nvidia setelahnya.
3
6
Penjualan kuat belum menjawab soal keberlanjutan
Goldberg menyoroti persaingan yang kian ketat dan menilai paket pembiayaan agresif Nvidia mungkin merupakan respons terhadap tekanan tersebut. Ia menyebutnya sebagai ketegangan strategis di jantung bisnis perusahaan.
5 Nvidia menjual chip sekaligus terlibat dalam upaya membiayai infrastruktur atau pelanggan yang membeli produknya. Skema semacam ini dapat membantu menopang permintaan, tetapi juga memunculkan pertanyaan: seberapa kuat permintaan itu jika pelanggan kesulitan mendapatkan dana?
Risiko tersebut berbeda dari kemampuan Nvidia menjaga pasokan. Rantai pasok yang andal tidak otomatis memastikan pelanggan mampu membiayai proyek, fasilitas yang direncanakan benar-benar selesai, atau persaingan tidak meningkat. Laporan yang tersedia mendukung kekhawatiran tentang kompetisi dan pembiayaan, tetapi tidak menyimpulkan bahwa Nvidia telah kehilangan keunggulan rantai pasoknya.
5
7
Komitmen perusahaan bukan berarti seluruh dana menjadi utang Nvidia
Goldberg dilaporkan menyoroti komitmen sekitar US$250 miliar sebagai salah satu risiko keuangan, bersama persaingan dan kendala pembangunan.
7
10 Angka itu perlu dibedakan dari inisiatif pembiayaan infrastruktur AI Nvidia yang terpisah. Nvidia menyatakan kemitraannya dengan Apollo, BlackRock, Blackstone, Brookfield, Goldman Sachs, dan KKR bertujuan membentuk platform pembiayaan yang secara bertahap dapat mengerahkan lebih dari US$500 miliar modal pihak ketiga.
32
Target untuk menghimpun modal melalui platform pembiayaan tidak sama dengan Nvidia menanggung seluruh jumlah itu sebagai kewajiban tanpa syarat. Sumber yang tersedia tidak memastikan bahwa inisiatif tersebut akan mencapai US$1 triliun, ataupun menjelaskan seluruh paparan kontraktual Nvidia. Karena itu, angka-angka tersebut tidak semestinya dijumlahkan seolah-olah semuanya merupakan satu kewajiban Nvidia.
Ada pula risiko dari sisi pelanggan. CEO Nvidia Jensen Huang mengatakan permintaan dari perusahaan neocloud—penyedia layanan komputasi awan yang menyewakan kapasitas untuk kebutuhan AI—“luar biasa tinggi”, tetapi akses ke modal menjadi kendala. Ia juga mengatakan Nvidia ingin pemberi pinjaman memandang chipnya sebagai aset yang dapat dibiayai.
24 Hal ini membantu menjelaskan mengapa permintaan yang bergantung pada pembiayaan menjadi perhatian: jika pelanggan tak memperoleh dana, kemampuan mereka membeli dan memasang perangkat bisa terdampak. Namun, sumber yang tersedia tidak menjelaskan berapa besar kekurangan pembiayaan pelanggan yang wajib ditanggung Nvidia berdasarkan kontrak.
Rencana pusat data belum tentu menjadi kapasitas nyata
Goldberg memperkirakan hanya 30 gigawatt dari 55 gigawatt kapasitas pusat data yang diumumkan untuk 2027 yang akan terwujud. Itu berarti potensi kekurangan sekitar 45%. Ia mengaitkan perkiraan tersebut dengan kendala pembangunan, termasuk keterbatasan tenaga kerja dan infrastruktur.
2
3 Jika lebih sedikit fasilitas yang dibangun daripada rencana, permintaan masa depan untuk chip dan sistem yang akan dipasang di sana bisa lebih rendah daripada yang tersirat dalam pengumuman proyek.
Angka 30 gigawatt itu adalah perkiraan Goldberg, bukan daftar pembatalan yang sudah dikonfirmasi. Jadi, angka tersebut menunjukkan risiko terhadap permintaan yang diharapkan—bukan bukti bahwa proyek-proyek lain telah dibatalkan.
2
Empat pilar tesis bearish, dua kekhawatiran utama
Sejumlah pemberitaan menyebut tesis bearish Seaport memiliki empat pilar, sementara judul dan ringkasan Barron’s menonjolkan dua kelemahan kritis. Laporan lain menggambarkan risiko yang lebih luas sebagai kendala pembangunan, komitmen finansial, pembiayaan yang berputar di dalam ekosistem, serta ketegangan strategis.
9
12
19 Hal-hal ini saling berkaitan dan tidak serta-merta merupakan kewajiban terpisah yang bisa dijumlahkan. Intinya, tesis bearish tersebut berfokus pada bagaimana permintaan AI dibiayai dan diwujudkan—bukan semata-mata pada kemampuan Nvidia menjual chip hari ini.
Perbedaan waktunya juga penting. Goldberg dapat memperkirakan penjualan kuat dalam waktu dekat sekaligus memperingatkan bahwa risiko bisa membesar kemudian. Pemberitaan menyebut ia memperkirakan penjualan mencapai rekor dalam waktu dekat, tetapi melihat persaingan meningkat; satu laporan menggambarkan Nvidia masih berada dalam posisi kuat menjelang awal 2027.
3
15 Namun, bukti yang tersedia tidak menetapkan kapan tepatnya penjualan atau pertumbuhan akan mulai melemah.
Target US$180 dan pergerakan saham: apa artinya?
Target US$180 itu sekitar 15% di bawah harga penutupan Nvidia pada Kamis, yang berada di kisaran US$212, menurut sejumlah laporan.
2
3 Saham Nvidia turun 4,4% pada Kamis, lalu sempat naik dalam perdagangan prapembukaan pada Jumat. Pada akhirnya, saham ditutup di US$210,96 pada Jumat, turun 0,59% hari itu.
23
26 Jadi, kenaikan awal tersebut tidak berarti saham berakhir menguat pada Jumat.
Rekomendasi Jual Goldberg disebut tidak biasa. Morningstar melaporkan bahwa saat itu ia merupakan satu-satunya analis yang tercatat di FactSet dengan rekomendasi Jual untuk Nvidia.
37 Itu mendukung gambaran bahwa ia berada di luar konsensus, tetapi sumber yang tersedia tidak memverifikasi klaim terpisah bahwa sedikitnya 10 perusahaan pialang menaikkan target harga setelah laporan kuartalan terbaru Nvidia.
Singkatnya, Goldberg menilai penjualan yang kuat sekarang belum menjawab apakah laju pertumbuhan Nvidia bisa bertahan. Kekhawatirannya berpusat pada persaingan, permintaan yang bergantung pada pembiayaan, dan keterbatasan pembangunan fisik yang mungkin menghambat realisasi infrastruktur AI.
2
5
7