Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum konfirmasi pada 25 Mei bahwa AS "tidak ingin menjadi tuan rumah" skuad Iran, mendorong FIFA untuk memediasi pemindahan base camp ke Tijuana. Federasi Sepak Bola Iran menyebut ketidakpastian visa AS dan masalah keamanan sebagai alasan utama, menghindari risiko skuad tidak mendapat i...

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: Why did Mexico agree to host Iran's World Cup team after the U.S. refused, and how does this arrangement address Iran's visa and training ba. Article summary: Here is a concise answer based on multiple news reports from the last few days.. Topic tags: general, general web, user generated. Reference image context from search candidates: Reference image 1: visual subject "# FIFA approves Iran’s request to shift 2026 World Cup training base from US to Mexico. ## FIFA has approved Iran’s request to move its 2026 FIFA World Cup training base from the U" source context "FIFA approves Iran’s request to shift 2026 World Cup training base from US to Mexico - The Statesman" Reference image 2: visual subject "## Iran is set to play its first two World Cup matches in Los Angeles, against New Zealand on June 15 and Belgium on J
Tim nasional sepak bola Iran, yang akrab disapa Team Melli, tak akan tidur di tanah Amerika selama gelaran Piala Dunia FIFA 2026. Setelah Amerika Serikat menolak untuk menampung skuad ini sepanjang turnamen, markas latihan Iran dipindahkan dari Tucson, Arizona, ke Tijuana, Meksiko. Kesepakatan yang dimediasi oleh FIFA ini menjadi solusi cerdik yang menjaga integritas jadwal pertandingan namun berhasil menyiasati rintangan politik dan logistik yang pelik.
Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, pada 25 Mei mengonfirmasi bahwa pemerintahnya setuju untuk menjadi tuan rumah bagi tim tersebut setelah FIFA mendekati Meksiko pasca-penolakan Washington untuk mengizinkan delegasi Iran tinggal di AS selama turnamen . “Amerika Serikat tidak ingin menjadi tuan rumah bagi tim itu,” ujar Sheinbaum dengan gamblang
. Solusi ini menempatkan skuad di sebuah kota perbatasan tepat di selatan San Diego, memungkinkan mereka untuk berlatih dan beristirahat di Meksiko sambil menyeberang ke AS hanya untuk bertanding
.
Keputusan untuk memindahkan base camp ini tidak datang tiba-tiba. Federasi Sepak Bola Republik Islam Iran (FFIRI) sudah berminggu-minggu menyuarakan kekhawatiran tentang kelayakan menempatkan timnya di Arizona, dengan dua kekhawatiran utama: ketidakpastian visa dan keselamatan.
Soal visa, federasi secara terbuka mengakui bahwa mereka tidak bisa menjamin semua pemain dan staf akan menerima visa masuk AS di tengah meningkatnya ketegangan antara Teheran dan Washington . Mehdi Taj, presiden FFIRI, menyebut “masalah yang dihadapi dalam memperoleh visa” sebagai pendorong utama di balik permintaan relokasi
. Dengan memindahkan markas ke Meksiko, tim sebagian besar menyelesaikan masalah ini; seperti yang dinyatakan Taj, “masalah visa sebagian besar akan terselesaikan”
. Para pemain dan ofisial diharapkan hanya menyeberang perbatasan pada hari pertandingan dengan menggunakan dokumentasi khusus turnamen, sehingga secara drastis membatasi jumlah hari yang perlu dihabiskan di wilayah AS
.
Keamanan adalah variabel kritis kedua. Iran awalnya ditugaskan ke Tucson, tetapi federasi menyebutkan logistik terkait visa dan masalah keamanan yang lebih luas terkait dengan ketidakstabilan di Timur Tengah . Tijuana menawarkan kamp pelatihan khusus di kota yang sangat dekat dengan venue-venue AS, memungkinkan skuad untuk tetap berada dalam lingkungan yang terkendali tanpa komplikasi tinggal lama di AS.
Mekanisme rencananya sederhana namun rumit secara diplomatis. FIFA menyetujui relokasi base camp — dan hanya base camp — Iran. Pertandingan sendiri tetap digelar di Amerika Serikat . Piala Dunia 2026, yang diselenggarakan bersama oleh AS, Kanada, dan Meksiko, berlangsung dari 11 Juni hingga 19 Juli, dan Iran dijadwalkan memainkan ketiga pertandingan fase grupnya di stadion-stadion Amerika
.
Tim akan bermarkas di kamp yang disetujui FIFA di Tijuana, yang digambarkan oleh Taj sebagai “dekat Samudra Pasifik dan di perbatasan antara Meksiko dan Amerika Serikat” . Di antara pertandingan, skuad akan berlatih dan beristirahat di sana. Pada hari pertandingan, mereka akan melakukan perjalanan singkat melintasi perbatasan — dengan bus atau pesawat — ke venue AS yang ditentukan dan langsung kembali ke Meksiko setelahnya
. Model antar-jemput ini menjaga delegasi Iran sebagian besar berada di luar yurisdiksi Amerika kecuali selama jendela sempit yang diperlukan untuk kompetisi, memenuhi aturan FIFA bahwa semua pertandingan Piala Dunia harus diselenggarakan di Amerika Serikat sambil mengakomodasi realitas politik yang membuat penempatan di Arizona menjadi tidak memungkinkan
.
Peran Meksiko dibingkai sebagai akomodasi olahraga, bukan manuver geopolitik tandingan. Sheinbaum berhati-hati untuk menjaga keputusan tersebut tetap membumi pada logistik sepak bola. “Kami tidak punya alasan untuk menolak kemungkinan mereka tinggal di Meksiko,” katanya kepada wartawan, menekankan bahwa permintaan itu datang melalui FIFA, bukan melalui jalur bilateral langsung antara Teheran dan Mexico City .
Pengaturan ini tidak mengubah struktur resmi turnamen. FIFA tidak memindahkan satu pun pertandingan Iran ke tanah Meksiko; mereka hanya menyetujui perubahan base camp, seperti yang telah dilakukan untuk tim nasional lain di turnamen-turnamen sebelumnya ketika situasi memungkinkan. Bagi Iran, bagaimanapun, pergeseran ini signifikan. Ini menghilangkan awan ketidakpastian visa, mengurangi paparan terhadap potensi insiden keamanan, dan menghilangkan kecanggungan sebuah tim yang secara efektif tidak diinginkan oleh negara tuan rumahnya.
Pada akhirnya, Piala Dunia 2026 akan tetap menyaksikan Team Melli bermain di stadion-stadion Amerika. Hanya saja, mereka tidak akan tidur di ranjang Amerika.
Studio Global AI
Use this topic as a starting point for a fresh source-backed answer, then compare citations before you share it.
Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum konfirmasi pada 25 Mei bahwa AS "tidak ingin menjadi tuan rumah" skuad Iran, mendorong FIFA untuk memediasi pemindahan base camp ke Tijuana.
Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum konfirmasi pada 25 Mei bahwa AS "tidak ingin menjadi tuan rumah" skuad Iran, mendorong FIFA untuk memediasi pemindahan base camp ke Tijuana. Federasi Sepak Bola Iran menyebut ketidakpastian visa AS dan masalah keamanan sebagai alasan utama, menghindari risiko skuad tidak mendapat izin masuk.
Meski bermarkas di Meksiko, tiga laga penyisihan grup Iran tetap digelar di stadion stadion AS sesuai jadwal awal, dengan pemain hanya bolak balik pada hari pertandingan.