Mercedes datang ke Sepang dengan paket upgrade W17 yang diperkirakan bisa memangkas sekitar 0,3 detik per putaran. Namun, kecepatan yang terlihat saat latihan terakhir tidak terbawa ke kualifikasi: Kimi Antonelli finis keempat dan George Russell kedelapan. Hasil itu tampak seperti kemunduran, tetapi Mercedes belum menyimpulkan bahwa komponen baru tersebut memang membuat mobil lebih lambat. Toto Wolff mengatakan tim masih harus mencari tahu mengapa performa mereka berubah begitu jauh.
5
10
31
Masalah mobil belum terurai
Wolff menyoroti hilangnya waktu di lintasan lurus dan kesulitan di tikungan lambat. Dibandingkan Red Bull milik Max Verstappen, Mercedes tampak memiliki hambatan udara berlebih. Mobil itu juga kesulitan berbelok dengan baik di kecepatan rendah. Temuan ini menunjukkan area yang perlu dibenahi, tetapi belum membuktikan bahwa upgrade menjadi penyebabnya.
6
41
Mercedes juga menghadapi perilaku mobil yang terasa berbeda dari biasanya. Wolff menyebut panas di Sepang dan karakter aspalnya yang berbeda sebagai kemungkinan faktor. Meski begitu, tim belum memiliki jawaban pasti tentang mengapa performa yang tampak menjanjikan pada sesi latihan terakhir merosot saat kualifikasi.
22
27
Panas dan degradasi ban menyulitkan penilaian
Russell mengatakan suhu tinggi dan permukaan lintasan yang abrasif membuat ban cepat mengalami degradasi. Menurutnya, mobil-mobil beroperasi dalam kondisi yang berbeda dari biasanya, sementara Mercedes belum menemukan setelan yang tepat. Ia juga menyebut panas berlebih pada ban bisa mengalahkan manfaat tambahan downforce yang terasa di beberapa tikungan.
30
38
43
Karena itu, hasil kualifikasi sulit dibaca sebagai vonis sederhana atas upgrade tersebut. Dampak komponen baru perlu dinilai bersama karakter mobil, setelan, dan perilaku ban dalam kondisi Sepang. Bukti yang tersedia belum memastikan faktor mana yang paling besar pengaruhnya.
5
31
41
Kesalahan di Q2 membuat Antonelli kekurangan ban baru
Putaran pertama Antonelli di Q2 dihapus karena ia melanggar batas lintasan. Ia harus memakai satu set ban lunak lagi untuk memastikan lolos ke Q3. Akibatnya, ia hanya punya satu set ban baru untuk sesi terakhir, sementara sejumlah rival memiliki lebih banyak.
24
25
Antonelli menilai tambahan satu set ban mungkin memberinya peluang untuk bertarung di baris depan, meski ia tidak merasa pole position bisa diraih. Jadi, posisi keempatnya juga dipengaruhi keterbatasan ban di Q3—faktor yang terpisah dari pertanyaan lebih luas tentang kecepatan W17.
17
Posisi start dan harapan untuk balapan
Verstappen merebut pole, diikuti Lewis Hamilton. Antonelli dan Russell masing-masing lolos di posisi keempat dan kedelapan. Namun, penalti turun lima posisi untuk Isack Hadjar diperkirakan menggeser kedua pebalap Mercedes ke posisi start ketiga dan ketujuh.
9
10
14
Mercedes melihat balapan sebagai kesempatan untuk memperbaiki hasil, tetapi degradasi ban tinggi bukan jaminan mereka akan naik posisi. Tim berharap kondisi yang menuntut bisa membuka peluang strategi, sementara Antonelli mempertimbangkan undercut—masuk pit lebih awal untuk mencoba menyalip lewat strategi—guna menantang mobil di depannya.
17
21
Kesimpulan paling aman setelah kualifikasi: belum terbukti bahwa upgrade membuat W17 lebih lambat. Mercedes memang melihat kelemahan di lintasan lurus dan tikungan lambat, sementara panas serta tuntutan terhadap ban membuat performa mobil lebih sulit dianalisis. Tim masih perlu memisahkan pengaruh paket baru, setelan, dan kondisi lintasan.
27
31
41