Citigroup menaikkan rating Rheinmetall menjadi Buy dan meningkatkan Saab dari Sell ke Neutral setelah aksi jual saham pertahanan Eropa yang dipicu spekulasi soal pembicaraan damai Ukraina. Penurunan sekitar 45% dari puncak harga Rheinmetall membuat valuasinya terlihat lebih menarik, terutama karena perusahaan masih...

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: Why did Citigroup upgrade Rheinmetall from neutral to buy and raise Saab from sell to neutral after the European defense stock selloff, and. Article summary: Citigroup’s call was essentially a valuation-and-timing call: the selloff had made Rheinmetall attractive enough to buy and made Saab’s downside less compelling, even though Citi still acknowledged real risks around Ukra. Topic tags: general, general web. Reference image context from search candidates: Reference image 1: visual subject "# Defense stocks continue to come under pressure – why Citi is ‘reluctant’ to buy the dip. Defense stocks have struggled since the Iran war began after several years of solid gains" source context "Defense stocks come under pressure, Citi reluctant to buy the dip" Reference image 2: visual subject "# Citi downgrades European equi
Saham perusahaan pertahanan Eropa belakangan sangat fluktuatif, terutama karena perubahan sentimen geopolitik. Setelah aksi jual yang dipicu optimisme terhadap kemungkinan pembicaraan damai Ukraina, Citigroup mengubah pandangannya terhadap dua pemain besar: Rheinmetall dari Jerman dan Saab dari Swedia.
Citi menaikkan rating Rheinmetall menjadi Buy dan meningkatkan Saab dari Sell ke Neutral. Keputusan ini bukan karena perubahan besar pada fundamental bisnis, melainkan lebih pada valuasi, momentum pasar, dan keseimbangan risiko‑imbal hasil setelah penurunan harga saham.
Salah satu pemicu utama penurunan saham sektor pertahanan adalah munculnya pembicaraan tentang kemungkinan kemajuan menuju kesepakatan damai di Ukraina. Jika perang mereda, sebagian investor menganggap permintaan terhadap senjata, amunisi, dan sistem militer bisa berkurang.
Akibatnya, saham kontraktor besar seperti Rheinmetall dan Saab sempat turun ketika berita terkait negosiasi damai muncul.
Namun banyak analis menilai reaksi pasar ini mungkin terlalu fokus pada jangka pendek. Permintaan pertahanan di Eropa tidak hanya ditentukan oleh konflik Ukraina, tetapi juga oleh rencana jangka panjang negara‑negara Eropa untuk memperkuat militer mereka.
Dalam catatan risetnya, Citigroup menyatakan bahwa kekhawatiran tentang kesepakatan damai Ukraina dan tentang bagaimana Eropa akan membiayai peningkatan anggaran militernya mungkin sudah terlalu banyak tercermin dalam harga saham.
Citi berargumen bahwa Rusia kemungkinan tetap menjadi ancaman keamanan jangka panjang bagi Eropa, sehingga investasi pertahanan tidak akan berhenti begitu saja meskipun konflik Ukraina suatu saat mereda.
Artinya, narasi besar sektor ini—yakni persenjataan ulang Eropa (European rearmament)—masih dianggap utuh.
Di antara saham pertahanan Eropa, Rheinmetall menjadi yang paling menarik bagi Citi setelah penurunan harga.
Saham perusahaan ini sempat turun sekitar 45% dari puncaknya dan bahkan mendekati level sekitar €1.100 sebelum mulai pulih. Penurunan tajam tersebut membuka peluang valuasi yang lebih menarik menurut analis Citi.
Beberapa faktor utama di balik upgrade tersebut:
Dengan kata lain, harga saham turun jauh lebih cepat daripada perubahan fundamental bisnisnya.
Untuk Saab, perubahan rating Citi lebih moderat.
Bank tersebut menaikkan rekomendasi dari Sell menjadi Neutral dan sedikit menaikkan target harga menjadi 527 krona Swedia dari 516 krona setelah koreksi sektor.
Sebelumnya Citi menilai valuasi Saab mengharuskan asumsi pertumbuhan yang sangat optimistis. Setelah aksi jual, ekspektasi pasar menjadi lebih realistis sehingga rekomendasi Sell tidak lagi dianggap tepat—meski Citi masih belum melihat cukup potensi kenaikan untuk merekomendasikan Buy.
Perubahan rating Citi juga mencerminkan pandangan yang lebih luas terhadap sektor pertahanan.
Jika sentimen investor terhadap saham pertahanan mulai stabil di paruh kedua tahun ini, perusahaan yang mengalami penurunan tajam tetapi masih memiliki permintaan struktural kuat berpotensi pulih lebih cepat.
Dalam konteks itu, Rheinmetall—dengan skala besar dan backlog pesanan yang kuat—dianggap berada pada posisi yang baik. Sementara itu, valuasi Saab yang lebih wajar mengurangi risiko penurunan lebih lanjut.
Upgrade dari Citigroup pada dasarnya adalah panggilan valuasi setelah momen oversold di sektor pertahanan Eropa.
Berita geopolitik tentang pembicaraan damai Ukraina dan ketidakpastian pendanaan pertahanan sempat menekan saham‑saham sektor ini. Namun Citi menilai reaksi pasar kemungkinan berlebihan.
Dengan ancaman keamanan yang masih bertahan di Eropa, backlog pesanan yang kuat, dan rencana peningkatan belanja militer, bank tersebut melihat rasio risiko‑imbal hasil yang lebih menarik pada Rheinmetall dan prospek yang lebih seimbang untuk Saab.
Studio Global AI
Use this topic as a starting point for a fresh source-backed answer, then compare citations before you share it.
Citigroup menaikkan rating Rheinmetall menjadi Buy dan meningkatkan Saab dari Sell ke Neutral setelah aksi jual saham pertahanan Eropa yang dipicu spekulasi soal pembicaraan damai Ukraina.
Citigroup menaikkan rating Rheinmetall menjadi Buy dan meningkatkan Saab dari Sell ke Neutral setelah aksi jual saham pertahanan Eropa yang dipicu spekulasi soal pembicaraan damai Ukraina. Penurunan sekitar 45% dari puncak harga Rheinmetall membuat valuasinya terlihat lebih menarik, terutama karena perusahaan masih memiliki backlog pesanan besar dan permintaan struktural dari program persenjataan ulang...
Untuk Saab, Citi menilai koreksi harga saham memperbaiki rasio risiko‑imbal hasil, sehingga rekomendasi Sell tidak lagi tepat meski bank tersebut belum cukup yakin untuk merekomendasikan Buy.