Josh Deane menegaskan rencana Bungie untuk Destiny tidak bergantung pada Marathon. Pembaruan komunitas Bungie pada 29 Oktober juga membahas rencana mengembalikan konten Destiny 2 yang pernah dihapus, sementara pembaruan Marathon pada Desember dan Maret disebut sebagai tonggak mendatang.[2][18][22]
Diterbitkan olehDiedit dengan GPT-6 LunaGambar dibuat dengan GPT Image 2
Jawaban penelitian

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: Why did Bungie’s head of product Josh Deane tell fans on October 30, 2026, not to buy Marathon as a donation to keep Destiny alive, how did. Article summary: Deane’s October 30 clarification was meant to reject the idea that fans needed to buy Marathon out of obligation to save Destiny: “In no way is the Destiny plan contingent upon Marathon.” Players should buy or play Marat. Topic tags: general, general web, user generated. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts with fak
Pemain Destiny tak perlu membeli Marathon hanya untuk menjaga kelanjutan seri kesayangan mereka. Kepala produk Bungie, Josh Deane, menegaskan bahwa “rencana Destiny sama sekali tidak bergantung pada Marathon.”3 Pesannya jelas: Marathon memang penting bagi Bungie, tetapi membeli game itu bukan syarat agar rencana studio untuk Destiny berjalan.
Dalam pembaruan komunitas pada 29 Oktober, Deane membahas masa depan Destiny, situasi Bungie, serta pembaruan yang akan datang untuk Marathon. Ia mengatakan bahwa “tidak ada yang bisa membantu membawa kami ke masa depan lebih dari Marathon yang berkembang pesat dan menjadi berkelanjutan.”18
Karena komentar itu muncul berdekatan dengan pembahasan rencana Destiny, sebagian pemain bisa menangkapnya sebagai tanda bahwa masa depan seri tersebut bergantung pada keberhasilan Marathon. Deane kemudian menjelaskan bahwa bukan itu maksudnya.
Pembaruan yang sama juga menyinggung masalah lain yang menjadi perhatian pemain Destiny 2: Bungie mengakui bahwa penghapusan berbagai aktivitas telah merusak kepercayaan komunitas. Studio itu menyebut target untuk mengembalikan kampanye, aktivitas terkait dan raid yang pernah dihapus, serta Menagerie.2
Pada 30 Oktober, Deane menepis anggapan bahwa penggemar perlu membeli Marathon sebagai bentuk donasi untuk Bungie. Ia mengatakan rencana Destiny tidak bergantung pada Marathon dan mengajak pemain untuk “memainkan apa pun yang menginspirasi kalian.”3
Artinya, Deane tidak mengatakan bahwa performa Marathon sama sekali tak penting bagi Bungie. Ia meluruskan satu hal yang lebih spesifik: pemain tidak perlu membeli game tersebut agar Bungie menjalankan rencana Destiny.
Deane juga berharap komunitas Destiny dan Marathon bisa menjalin hubungan yang lebih baik. Ajakan untuk mengurangi perpecahan itu bukan permintaan agar satu komunitas membiayai game yang lain.3
Pembaruan Bungie membicarakan pengembalian konten Destiny 2 yang pernah dikeluarkan dari game, serta rencana yang lebih luas untuk masa depan waralaba tersebut. Laporan mengenai pembaruan itu menyebut inisiatif Destiny 2 Celebration dan Destiny Legacy, tetapi informasi yang tersedia belum menjelaskan cakupan penuh keduanya maupun inisiatif ketiga.2
9
Karena itu, batas informasinya perlu diperhatikan: Bungie memang membahas beberapa rencana Destiny, tetapi materi yang tersedia belum mengonfirmasi dugaan soal remaster Destiny 1, versi PC, atau produk spesifik lain yang belum diumumkan. Spekulasi tersebut belum bisa dianggap sebagai rencana resmi.9
11
Pernyataan awal Deane menunjukkan bahwa perkembangan dan keberlanjutan Marathon penting bagi kemampuan Bungie untuk melangkah ke masa depan. Pembaruan komunitas itu juga menyebut Desember dan Maret sebagai tonggak berikutnya untuk Marathon.18
22 Hal tersebut menjelaskan mengapa game itu dibahas dalam konteks kondisi studio.
Namun, komentar tersebut tidak mengubah klarifikasi Deane: rencana Destiny tidak bergantung pada Marathon.3 Jadi, pegangan paling sederhana bagi pemain adalah memilih game yang memang ingin mereka mainkan—bukan membeli Marathon karena merasa wajib menyelamatkan Destiny.
Studio Global AI
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
Josh Deane menegaskan rencana Bungie untuk Destiny tidak bergantung pada Marathon.
Josh Deane menegaskan rencana Bungie untuk Destiny tidak bergantung pada Marathon. Pembaruan komunitas Bungie pada 29 Oktober juga membahas rencana mengembalikan konten Destiny 2 yang pernah dihapus, sementara pembaruan Marathon pada Desember dan Maret disebut sebagai tonggak mendatang.[2][18][22]
Josh Deane menegaskan rencana Bungie untuk Destiny tidak bergantung pada Marathon. Pembaruan komunitas Bungie pada 29 Oktober juga membahas rencana mengembalikan konten Destiny 2 yang pernah dihapus, sementara pembaruan Marathon pada Desember dan Maret disebut sebagai tonggak mendatang.[2][18][22]
Diterbitkan olehDiedit dengan GPT-6 LunaGambar dibuat dengan GPT Image 2
Jawaban penelitian

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: Why did Bungie’s head of product Josh Deane tell fans on October 30, 2026, not to buy Marathon as a donation to keep Destiny alive, how did. Article summary: Deane’s October 30 clarification was meant to reject the idea that fans needed to buy Marathon out of obligation to save Destiny: “In no way is the Destiny plan contingent upon Marathon.” Players should buy or play Marat. Topic tags: general, general web, user generated. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts with fak
Pemain Destiny tak perlu membeli Marathon hanya untuk menjaga kelanjutan seri kesayangan mereka. Kepala produk Bungie, Josh Deane, menegaskan bahwa “rencana Destiny sama sekali tidak bergantung pada Marathon.”3 Pesannya jelas: Marathon memang penting bagi Bungie, tetapi membeli game itu bukan syarat agar rencana studio untuk Destiny berjalan.
Dalam pembaruan komunitas pada 29 Oktober, Deane membahas masa depan Destiny, situasi Bungie, serta pembaruan yang akan datang untuk Marathon. Ia mengatakan bahwa “tidak ada yang bisa membantu membawa kami ke masa depan lebih dari Marathon yang berkembang pesat dan menjadi berkelanjutan.”18
Karena komentar itu muncul berdekatan dengan pembahasan rencana Destiny, sebagian pemain bisa menangkapnya sebagai tanda bahwa masa depan seri tersebut bergantung pada keberhasilan Marathon. Deane kemudian menjelaskan bahwa bukan itu maksudnya.
Pembaruan yang sama juga menyinggung masalah lain yang menjadi perhatian pemain Destiny 2: Bungie mengakui bahwa penghapusan berbagai aktivitas telah merusak kepercayaan komunitas. Studio itu menyebut target untuk mengembalikan kampanye, aktivitas terkait dan raid yang pernah dihapus, serta Menagerie.2
Pada 30 Oktober, Deane menepis anggapan bahwa penggemar perlu membeli Marathon sebagai bentuk donasi untuk Bungie. Ia mengatakan rencana Destiny tidak bergantung pada Marathon dan mengajak pemain untuk “memainkan apa pun yang menginspirasi kalian.”3
Artinya, Deane tidak mengatakan bahwa performa Marathon sama sekali tak penting bagi Bungie. Ia meluruskan satu hal yang lebih spesifik: pemain tidak perlu membeli game tersebut agar Bungie menjalankan rencana Destiny.
Deane juga berharap komunitas Destiny dan Marathon bisa menjalin hubungan yang lebih baik. Ajakan untuk mengurangi perpecahan itu bukan permintaan agar satu komunitas membiayai game yang lain.3
Pembaruan Bungie membicarakan pengembalian konten Destiny 2 yang pernah dikeluarkan dari game, serta rencana yang lebih luas untuk masa depan waralaba tersebut. Laporan mengenai pembaruan itu menyebut inisiatif Destiny 2 Celebration dan Destiny Legacy, tetapi informasi yang tersedia belum menjelaskan cakupan penuh keduanya maupun inisiatif ketiga.2
9
Karena itu, batas informasinya perlu diperhatikan: Bungie memang membahas beberapa rencana Destiny, tetapi materi yang tersedia belum mengonfirmasi dugaan soal remaster Destiny 1, versi PC, atau produk spesifik lain yang belum diumumkan. Spekulasi tersebut belum bisa dianggap sebagai rencana resmi.9
11
Pernyataan awal Deane menunjukkan bahwa perkembangan dan keberlanjutan Marathon penting bagi kemampuan Bungie untuk melangkah ke masa depan. Pembaruan komunitas itu juga menyebut Desember dan Maret sebagai tonggak berikutnya untuk Marathon.18
22 Hal tersebut menjelaskan mengapa game itu dibahas dalam konteks kondisi studio.
Namun, komentar tersebut tidak mengubah klarifikasi Deane: rencana Destiny tidak bergantung pada Marathon.3 Jadi, pegangan paling sederhana bagi pemain adalah memilih game yang memang ingin mereka mainkan—bukan membeli Marathon karena merasa wajib menyelamatkan Destiny.
Studio Global AI
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
Josh Deane menegaskan rencana Bungie untuk Destiny tidak bergantung pada Marathon.
Josh Deane menegaskan rencana Bungie untuk Destiny tidak bergantung pada Marathon. Pembaruan komunitas Bungie pada 29 Oktober juga membahas rencana mengembalikan konten Destiny 2 yang pernah dihapus, sementara pembaruan Marathon pada Desember dan Maret disebut sebagai tonggak mendatang.[2][18][22]