Dalam waktu 24 jam yang membentuk ulang lanskap semikonduktor global, Micron Technology dan SK Hynix masing-masing menembus kapitalisasi pasar $1 triliun. Mereka bergabung dengan Samsung Electronics, yang telah mencapai tonggak itu tiga minggu sebelumnya, membentuk trio pembuat memori triliunan dolar yang belum pernah terjadi sebelumnya .
Kenaikan serempak ini bukanlah kebetulan. Ini adalah puncak dari pergolakan struktural di mana chip memori—khususnya High Bandwidth Memory, atau HBM—telah menjadi komponen paling krusial dalam infrastruktur AI. Analis Wall Street kini berdebat apakah ini adalah re-rating permanen industri yang dulunya sangat siklikal, atau puncak hiruk-pikuk terakhir sebelum penurunan .
Micron Technology menjadi perusahaan triliunan dolar pertama di antara kedua perusahaan tersebut, pada 26 Mei 2026, selama jam perdagangan AS. Sahamnya ditutup pada $895,88, melejit 19,2% dalam sehari, setelah menyentuh level tertinggi intraday di $916. Harga penutupan itu memberi Micron kapitalisasi pasar sekitar $1,023 triliun .
SK Hynix menyusul dalam hitungan jam, melampaui tonggak itu pada 27 Mei selama perdagangan di Asia. Saham pembuat chip Korea Selatan ini melonjak hingga 14,9% dalam satu sesi, mendorong nilai pasarnya ke rekor 1.680 triliun won, atau sekitar $1,12 triliun . Langkah ini menyeret indeks KOSPI yang lebih luas ke titik tertinggi sepanjang masa, menggarisbawahi betapa terkonsentrasinya pasar ekuitas Korea Selatan pada dua raksasa chipnya.
Samsung Electronics sendiri sebenarnya telah membuka jalan pada 6 Mei 2026, ketika sahamnya meroket lebih dari 15% dalam satu hari—lompatan harian terbesar dalam sejarah perusahaan—mendorong kapitalisasi pasarnya melampaui $1 triliun . Beberapa sumber mencatat, berdasarkan data FactSet, Samsung secara teknis pertama kali menyentuh level triliunan dolar lebih awal pada 26 Februari 2026, namun sesi 6 Mei menguncinya dengan pergerakan yang menentukan
.
Benang merah di balik ketiga reli ini adalah High Bandwidth Memory (HBM). Tidak seperti DRAM standar, HBM menumpuk cetakan memori secara vertikal dan menghubungkannya dengan through-silicon vias (TSV), meningkatkan kecepatan transfer data secara dramatis sekaligus mengurangi konsumsi daya. Arsitektur ini menjadikan HBM solusi memori yang paling cocok untuk akselerator AI paling canggih—GPU Nvidia H100 dan H200, seri AMD MI300, serta ASIC khusus dari Google dan Amazon .
Pasokan tidak mampu mengimbangi permintaan. Pasar HBM menyentuh $54,6 miliar, namun kapasitas produksi masih terkendala oleh persyaratan manufaktur yang rumit dan siklus kualifikasi yang panjang. SK Hynix memimpin pasar dengan pangsa sekitar 55%, sementara Samsung menguasai sekitar 25%, menurut analis Morningstar yang dikutip CNBC . Dominasi itu memungkinkan SK Hynix muncul sebagai penerima manfaat paling ekstrem dari ledakan memori AI, dengan sahamnya melonjak hampir 200% secara tahun-berjalan hingga akhir Mei 2026
.
Samsung, meskipun tertinggal dalam pangsa pasar HBM, melihat sahamnya naik lebih dari empat kali lipat (quadruple) selama setahun sebelumnya, didorong sepenuhnya oleh permintaan chip memori AI . Pergerakan kapitalisasi pasarnya pada 6 Mei begitu kuat hingga mendongkrak sesama pembuat memori SK Hynix lebih dari 10% di hari yang sama dan mendorong KOSPI menembus level 7.000 poin untuk pertama kalinya dalam sejarah
.
Trifecta triliunan dolar ini telah memaksa pemikiran ulang fundamental tentang posisi industri memori dalam tumpukan semikonduktor. Sebelum era AI, chip memori diperlakukan seperti produk komoditas, tunduk pada siklus boom-and-bust brutal yang membuat valuasi triliunan dolar tak terpikirkan. Kini, memori adalah sektor pertumbuhan strategis, dan perusahaan-perusahaan memori memiliki valuasi setara dengan para raksasa logika dan GPU seperti Nvidia dan TSMC.
Re-rating ini bukan hanya soal kapitalisasi pasar. Korea Selatan telah menjadi negara pertama di luar Amerika Serikat yang menjadi tuan rumah bagi dua perusahaan chip triliunan dolar, sebuah pergeseran yang membawa implikasi geopolitik pada daya tawar rantai pasok dan kebijakan teknologi nasional . Kapitalisasi pasar gabungan Samsung dan SK Hynix menyumbang sekitar 43% dari indeks KOSPI, yang menggarisbawahi betapa tergantungnya ekonomi negara itu pada permintaan memori AI
.
Wall Street terbelah memprediksi langkah selanjutnya. Sebagian analis menggambarkannya sebagai "pasar super bullish" pada chip memori, dengan argumen bahwa pembangunan infrastruktur AI masih akan berlangsung bertahun-tahun dan kelangkaan pasokan akan mempertahankan harga serta margin yang tinggi . Pihak lain memperingatkan bahwa sejarah penurunan siklikal tajam di industri memori tidak bisa dihapuskan hanya oleh permintaan AI—dan valuasi saat ini mungkin mencerminkan sentimen puncak ketimbang perubahan struktural permanen
.
Yang tak terbantahkan adalah bahwa Mei 2026 menandai momen ketika pasar sepenuhnya mencerna implikasi AI terhadap bisnis memori. Tiga perusahaan chip memori kini masing-masing bernilai lebih dari $1 triliun. Apakah ini menjadi lantai harga baru atau langit-langit sementara, bergantung pada apakah permintaan AI terus melampaui ekspansi kapasitas cepat yang kini dijanjikan oleh ketiganya.
Studio Global AI
Use this topic as a starting point for a fresh source-backed answer, then compare citations before you share it.
Pada 26–27 Mei 2026, Micron Technology dan SK Hynix bergantian menjadi perusahaan triliunan dolar dalam waktu 24 jam.
Pada 26–27 Mei 2026, Micron Technology dan SK Hynix bergantian menjadi perusahaan triliunan dolar dalam waktu 24 jam. Lonjakan ini dipicu oleh kelangkaan pasokan High Bandwidth Memory (HBM), DRAM khusus yang menjadi komponen vital akselerator AI seperti GPU Nvidia dan AMD.
Pencapaian ini menandai perubahan struktural di industri memori: perusahaan chip memori kini punya valuasi setara dengan raksasa chip logika seperti Nvidia dan TSMC, meski para analis masih terbelah soal apakah ini pu...