Untuk sebagian besar pasar global lainnya, penjualan kemungkinan akan dimulai pada awal tahun 2027 . Langkah ini sendiri sejalan dengan strategi besar Mitsubishi yang akan meluncurkan satu model baru atau yang disegarkan setiap tahun fiskal mulai 2026
.
Bagi para puritan off-road, ini adalah kabar terbaiknya. Pajero baru akan lahir di atas fondasi sasis ladder-frame yang diambil dari pikap Mitsubishi Triton (di Indonesia dikenal sebagai Triton atau Strada) . Ini berarti Mitsubishi tidak berniat menjadikannya SUV crossover biasa (monokok), melainkan benar-benar sebuah jip tangguh di kelas yang sama dengan Toyota Land Cruiser
.
Produksinya akan dilakukan di fasilitas Mitsubishi di Thailand—pabrik yang sama yang merakit Triton untuk pasar kita . Meski ada rumor awal dari Amerika yang menyebut platform Montero akan berbagi dengan Nissan Armada, konfirmasi resmi terbaru dengan tegas menunjuk pada arsitektur dari Triton sebagai basisnya
.
Untuk urusan dapur pacu, ini masih menjadi area dengan rumor paling kencang. Namun, beberapa sumber menyebutkan spesifikasi kunci. Mesin basis yang paling masuk akal adalah mesin diesel 2.4-liter twin-turbo 4N16, yang juga dipakai di Mitsubishi Triton. Mesin ini dikabarkan sanggup menyemburkan tenaga sekitar 201 hp dan torsi 470 Nm .
Lalu, bagaimana dengan elektrifikasi? Presiden Mitsubishi, Takao Kato, secara personal menyebut bahwa opsi Plug-in Hybrid (PHEV) sedang dalam pertimbangan yang sangat serius. Teknologi yang diincar adalah sistem PHEV yang sudah terbukti efisien di Mitsubishi Outlander PHEV. Sistem ini mengawinkan mesin bensin 2.4 liter dengan dua motor listrik yang menghasilkan tenaga total sekitar 248 hp .
Bahkan, dari media Australia, muncul laporan bahwa divisi motorsport Mitsubishi (Ralliart) sedang menggarap sistem PHEV dengan klaim jarak tempuh listrik murni hingga 100 km serta penggerak empat roda dengan empat motor listrik (quad-motor) . Namun, untuk penggunaan di Pajero versi produksi massal, ini masih dalam tahap 'ujung tanduk' spekulasi. Untuk saat ini, yang paling aman disimpulkan adalah: mesin diesel hampir pasti hadir, PHEV sangat mungkin, tapi konfirmasi final belum keluar.
Pajero baru ini jelas bukan main-main. Mitsubishi secara gamblang memposisikan Pajero sebagai penantang langsung Toyota Land Cruiser (termasuk Land Cruiser Prado yang di Indonesia kita kenal sebagai Toyota Fortuner/Legender kelas atas) di arena SUV off-road global .
Sasis ladder-frame dan statusnya sebagai flagship adalah pernyataan perang untuk lini SUV tangguh sejenis. Di berbagai pasar, mobil ini juga dipersiapkan untuk melawan Ford Everest hingga GWM Tank 500 .
Jika benar varian PHEV dengan potensi 100 km jarak listrik itu terealisasi, maka Pajero baru akan menjadi ancaman serius tidak hanya bagi pesaing diesel, tapi juga bagi jip-jip elektrifikasi yang mulai bermunculan .
Nah, ini pertanyaan yang paling krusial untuk kita. Nama 'Pajero' tentu punya sejarah yang sangat kuat di Indonesia. Mitsubishi telah mengonfirmasi bahwa nama 'Montero' akan digunakan di pasar-pasar tertentu, namun belum merinci daftar negaranya .
Di Amerika, sinyal untuk kehadiran Montero (yang terakhir dijual di sana tahun 2006) terbilang sangat kuat. Misalnya, CEO Mitsubishi menyebut kemungkinan dijualnya mobil ini di AS , dan merek dagang 'Montero' sudah didaftarkan ulang di kantor paten AS pada Februari 2024. Lini masa di AS juga menunjuk potensi hadir sebagai model tahun 2028
.
Namun, untuk pasar seperti Indonesia yang sudah akrab dengan nama Pajero dan Pajero Sport, strategi penamaannya bisa berbeda. Melihat produksinya yang dilakukan di Thailand, kita sangat mungkin masuk dalam daftar ekspor global awal. Secara historis, model-model seperti Pajero Sport (yang kita sebut Dakar di generasi awal) selalu punya basis penggemar yang kuat di sini. Potensi Pajero baru berlabuh ke Indonesia terbuka lebar, tetapi kita masih harus menunggu pengumuman resmi dari PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) apakah mobil ini akan menyambangi Tanah Air dengan nama Pajero, atau mungkin Montero untuk menyegarkan pasarnya.
Meski sudah resmi dikonfirmasi, misteri soal SUV ini belumlah lengkap. Beberapa detail penting masih menggantung:
Yang jelas, kembalinya Pajero/Montero hanyalah soal waktu. Musim gugur 2026 adalah babak baru untuk sang legenda, dan kita tunggu saja kabar baiknya untuk pasar Indonesia.
Comments
0 comments