Vinhomes mendanai dividen tunai ini dari laba ditahan setelah pajak yang belum dibagikan, yang jumlahnya lebih dari Rp202 triliun . Total rasio dividen untuk FY2025 adalah 160% (60% tunai + 100% saham)
. Ini adalah pertama kalinya dalam lima tahun Vinhomes membagikan dividen kepada pemegang saham
.
Rencana ini diperkirakan akan dilaksanakan dalam waktu enam bulan sejak persetujuan RUPST tanggal 21 April .
Pengumuman dividen ini memicu beberapa kali lonjakan harga saham VHM hingga batas atas.
Menariknya, pada 7 Mei, kenaikan batas atas VHM terjadi saat 32 dari 123 saham properti lainnya justru melemah, termasuk NVL (-3,50%), DXG (-2,22%), DIG (-1,69%), dan NLG (-0,92%) .
Bobot saham keluarga Vingroup (VIC, VHM, VRE, VPL) di VN-Index membengkak dari sekitar 8% dua tahun lalu menjadi hampir 30% pada pertengahan 2026 . Analis mengaitkan sebagian dari reli ini dengan campuran aksi beli agresif investor ritel, prospek perbaikan di anak usaha utama, dan optimisme menjelang potensi upgrade pasar oleh FTSE Russell
.
Vingroup (VIC), yang memegang saham mayoritas di Vinhomes, diproyeksikan menerima porsi tunggal terbesar dari dividen tunai ini.
Saham Vingroup sendiri telah melonjak lebih dari 1.000% dari awal tahun 2025 hingga puncaknya di akhir Mei 2026, menjadikannya perusahaan terbesar di antara pasar-pasar perbatasan (frontier markets) .
| Metrik | Target 2026 |
|---|---|
| Pendapatan | Rp285 triliun (~US$10,8 miliar) |
| Laba bersih setelah pajak | Rp60 triliun (~US$2,28 miliar) — rekor tertinggi |
| Total rasio dividen (FY2025) | 160% (60% tunai + 100% saham) |
Target laba bersih Rp60 triliun akan menjadi yang tertinggi dalam sejarah Vinhomes, meningkat 38,5% dari target tahun 2025 . Strategi ini didukung oleh peluncuran proyek-proyek agresif (termasuk proyek pengembangan berbasis transit) dan program dukungan suku bunga baru bagi pembeli rumah
.
Dividen rekor ini menandai strategi dua arah: secara langsung memberi imbalan kepada pemegang saham dengan pengembalian tunai dan saham yang masif, sekaligus menyalurkan modal untuk mendukung ekosistem Vingroup yang lebih luas, khususnya usaha kendaraan listrik ambisiusnya.
Comments
0 comments