Namun, saham perusahaan justru ambles sekitar 8% di perdagangan after-hours. Aksi jual ini dipicu oleh titik tengah (midpoint) panduan laba kuartal kedua yang dianggap kurang memuaskan serta kekhawatiran yang masih membayangi soal keterbatasan pasokan (supply constraints) untuk chip pusat data AI mereka. Pola ini mirip dengan kuartal sebelumnya, saat Arm berhasil melampaui estimasi namun saham tetap turun 6% akibat kekhawatiran pasokan .
Arm melaporkan pendapatan rekor di dua segmen utamanya :
Pendapatan royalti dari pusat data (data center royalty) naik dua kali lipat secara tahunan (YoY) untuk kuartal kedua berturut-turut, didorong oleh adopsi chip khusus (custom silicon) berbasis Arm oleh perusahaan hyperscaler besar .
Untuk kuartal kedua tahun fiskal 2027, manajemen memberikan panduan pendapatan di atas ekspektasi Wall Street, dengan laba per saham disesuaikan dalam kisaran $0,43 hingga $0,51, di atas konsensus $0,43 .
Meskipun mencatatkan laporan yang luar biasa ('beat and raise'), saham Arm justru anjlok tajam di perdagangan after-hours .
Aksi jual ini mencerminkan pola pasar yang lebih luas: saham Arm cenderung volatil setelah pengumuman laba, seringkali turun di after-hours karena panduan atau komentar hati-hati dari manajemen, sebelum berpotensi bangkit kembali di sesi perdagangan berikutnya .
CPU AGI adalah prosesor pusat data buatan Arm sendiri. Ini merupakan ekspansi strategis dari sekadar memberikan lisensi dan memungut royalti, menjadi menjual desain chip lengkap untuk beban kerja AI . Manajemen mengungkapkan bahwa permintaan kumulatif pelanggan telah melampaui $2 miliar untuk tahun fiskal 2027 dan 2028, lebih dari dua kali lipat jumlah yang disebutkan saat peluncuran awal .
Meta bertindak sebagai pengembang utama (lead co-developer), menjadi pilar utama ekspansi pusat data dan menunjukkan komitmen mendalam dari salah satu raksasa hyperscaler .
Pendapatan royalti dari pusat data naik dua kali lipat secara tahunan pada Q1, menandai kuartal kedua berturut-turut dengan pertumbuhan tiga digit . Pertumbuhan ini didorong oleh hyperscaler yang memperluas penggunaan chip khusus (custom silicon) berbasis Arm untuk beban kerja AI :
Pertumbuhan pendapatan lisensi Arm (naik 29%) mencerminkan kuatnya permintaan terhadap platform Arm. Pelanggan menandatangani perjanjian arsitektur jangka panjang untuk keperluan AI, komputasi awan (cloud), dan chip khusus (custom silicon) . Selain CPU AGI dan royalti pusat data, teknologi Arm juga diadopsi di segmen edge AI, physical AI, dan otomotif .
Kisah Arm secara fundamental masih bullish berkat permintaan infrastruktur AI. Namun, selama keterbatasan pasokan belum teratasi, pasar mungkin akan terus menghukum saham ini meskipun laporan kuartalnya kuat.