Pengumuman ini menjadi salah satu sorotan terbesar dalam showcase tersebut. Setelah bertahun-tahun hanya muncul dalam rumor dan setelah kesuksesan Spyro Reignited Trilogy, kembalinya Spyro dengan game baru tentu menjadi kabar besar bagi penggemar lama maupun pemain generasi baru .
A Realm Beyond merupakan platformer dengan petualangan, dunia, dan cerita yang sepenuhnya baru. Toys for Bob ingin memodernisasi formula klasik Spyro tanpa menghilangkan ciri khas sang naga: eksplorasi, aksi platformer, dan nuansa fantasi yang penuh warna.
Deskripsi resminya menyebut game ini sebagai “petualangan orisinal dengan dunia baru, eksplorasi yang diperluas, serta gameplay baru yang mengembangkan pengalaman klasik dengan cara yang menarik” . Kepala studio Toys for Bob, Paul Yan, juga menyebut proyek ini sebagai petualangan baru yang selama ini diharapkan oleh para penggemar lama .
Dalam cerita A Realm Beyond, Spyro terdampar di sebuah alam yang aneh sekaligus menakjubkan. Saat mencari jalan pulang, perjalanannya terganggu oleh kedatangan pasukan penyerbu kejam bernama Scavs.
Spyro harus menemukan sekutu baru dan melindungi alam tersebut sebelum para Scavs mengubahnya untuk selamanya . Detail mengenai karakter pendukung, wilayah yang dapat dijelajahi, dan konflik utamanya masih belum banyak diungkap.
Spyro: A Realm Beyond ditargetkan meluncur pada musim semi 2027. Namun, Toys for Bob belum mengumumkan tanggal rilis spesifik .
Game ini akan tersedia di berbagai platform:
Versi Xbox Series X|S dan PC juga mendukung Xbox Play Anywhere, sehingga pembelian digital yang memenuhi syarat dapat dimainkan di kedua platform tersebut .
Bagi pelanggan layanan berlangganan Microsoft, A Realm Beyond akan tersedia sejak hari pertama melalui Xbox Game Pass Ultimate dan PC Game Pass . Informasi ini telah dikonfirmasi oleh Xbox Wire serta sejumlah laporan terkait pengumuman tersebut .
Toys for Bob bukan nama baru bagi penggemar Spyro. Studio yang berbasis di California ini mengembangkan Spyro Reignited Trilogy, koleksi remaster dari tiga game Spyro era PlayStation yang dirilis pada 2018 dan mendapat sambutan positif . Studio yang sama juga mengembangkan Crash Bandicoot 4: It's About Time pada 2020 .
Pada Februari 2024, di tengah gelombang pemutusan hubungan kerja yang melanda industri game, Toys for Bob mengumumkan pemisahan diri dari perusahaan induknya, Activision Blizzard, untuk menjadi studio independen . Kepala studio Paul Yan dan Avery Lodato mengatakan langkah tersebut memungkinkan mereka kembali menjadi “studio kecil dan lincah” . Status independen itu kemudian dikonfirmasi secara resmi pada tahun yang sama .
A Realm Beyond menjadi game pertama Toys for Bob sejak menjadi studio independen. Meski demikian, pengembang ini bekerja sama dengan Xbox untuk penerbitan, sementara sejumlah sumber masih mencantumkan Activision sebagai penerbit . Sesi tanya jawab setelah pengumuman juga menyebut bahwa game ini dikembangkan oleh tim inti yang mengerjakan Spyro Reignited Trilogy .
Salah satu kabar paling menarik dari pengumuman ini adalah kembalinya Tom Kenny sebagai pengisi suara Spyro . Kenny telah memerankan naga ungu tersebut sejak trilogi orisinal besutan Insomniac Games dan kembali mengisi suaranya dalam Reignited Trilogy.
Dalam wawancara dengan Xbox Wire, tim pengembang menekankan bahwa penampilan Kenny tetap menghadirkan keberanian muda dan penuh semangat yang menjadi bagian penting dari kepribadian Spyro . Dengan demikian, meski desain dan kemampuan Spyro berkembang, karakter yang dikenal penggemar tetap dipertahankan.
Toys for Bob mengonfirmasi dalam sesi tanya jawab dengan media bahwa Spyro: A Realm Beyond dibangun menggunakan Unreal Engine 5 . Belum ada rincian teknis lebih lanjut mengenai fitur grafis atau performanya.
Namun, penggunaan engine tersebut sejalan dengan ambisi game untuk menghadirkan dunia yang lebih luas, jarak pandang yang lebih jauh, serta lingkungan yang mendukung eksplorasi dari udara.
Perubahan gameplay paling penting dalam A Realm Beyond adalah hadirnya fitur yang disebut “true dragon flight” atau terbang bebas sebagai naga.
Dalam trilogi klasik, Spyro hanya bisa meluncur atau terbang di level tantangan tertentu dengan batas waktu . Pada game baru ini, terbang menjadi mekanik inti yang menyatu dengan eksplorasi dunia .
Wawancara dengan pengembang menjelaskan bahwa penerbangan Spyro tidak sekadar berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Pemain dapat menukik untuk menambah kecepatan, menanjak, berbelok tajam, dan bermanuver di antara lingkungan . Artinya, pergerakan di udara akan menuntut keputusan aktif dari pemain.
Kemampuan terbang yang lebih bebas ini juga memengaruhi desain karakter. Toys for Bob memperlebar rentang sayap Spyro agar ia terlihat lebih mampu terbang dalam waktu lama .
Secara visual, Spyro masih mempertahankan tampilan yang dikenal dari Reignited Trilogy. Perubahannya dibuat secara halus untuk menunjukkan bahwa ia telah tumbuh, dengan rentang sayap yang lebih besar sebagai penyesuaian paling menonjol .
Meski demikian, tim pengembang menegaskan bahwa “ini sepenuhnya Spyro yang sama seperti yang Anda kenal dan sukai” . Jadi, evolusi desain tersebut tidak dimaksudkan untuk mengubah identitas sang naga ungu.
Kehadiran A Realm Beyond menjadi tonggak penting bagi seri ini. Game utama Spyro orisinal terakhir sebelum pengumuman tersebut adalah The Legend of Spyro: Dawn of the Dragon, yang dirilis pada 2008 .
Spyro memang tetap tampil dalam sejumlah spin-off dan seri Skylanders. Selain itu, Spyro Reignited Trilogy dirilis pada 2018. Namun, koleksi tersebut merupakan remaster dari game lama, bukan petualangan baru. Karena itu, A Realm Beyond menandai kembalinya seri utama dengan materi orisinal setelah jeda hampir dua dekade .
Toys for Bob mengatakan bahwa lebih banyak informasi akan dibagikan dalam beberapa bulan mendatang . Untuk saat ini, beberapa detail penting masih belum dikonfirmasi, antara lain:
Spyro: A Realm Beyond memadukan suara klasik Tom Kenny, teknologi modern, serta mekanik terbang yang belum pernah menjadi bagian inti seri ini. Di sisi pengembangan, Toys for Bob juga kembali menggarap karakter yang sudah sangat dikenal setelah sebelumnya sukses menangani Reignited Trilogy.
Perpindahan ke Unreal Engine 5 dan kebebasan terbang yang lebih luas mengisyaratkan desain dunia yang lebih besar daripada game Spyro sebelumnya. Dengan dukungan multi-platform dan ketersediaan sejak hari pertama di Game Pass, petualangan baru ini berpeluang menjangkau pemain lama sekaligus memperkenalkan Spyro kepada generasi baru pada musim semi 2027.
Pengumuman ini menjadi salah satu sorotan terbesar dalam showcase tersebut. Setelah bertahun-tahun hanya muncul dalam rumor dan setelah kesuksesan Spyro Reignited Trilogy, kembalinya Spyro dengan game baru tentu menjadi kabar besar bagi penggemar lama maupun pemain generasi baru .
A Realm Beyond merupakan platformer dengan petualangan, dunia, dan cerita yang sepenuhnya baru. Toys for Bob ingin memodernisasi formula klasik Spyro tanpa menghilangkan ciri khas sang naga: eksplorasi, aksi platformer, dan nuansa fantasi yang penuh warna.
Deskripsi resminya menyebut game ini sebagai “petualangan orisinal dengan dunia baru, eksplorasi yang diperluas, serta gameplay baru yang mengembangkan pengalaman klasik dengan cara yang menarik” . Kepala studio Toys for Bob, Paul Yan, juga menyebut proyek ini sebagai petualangan baru yang selama ini diharapkan oleh para penggemar lama .
Dalam cerita A Realm Beyond, Spyro terdampar di sebuah alam yang aneh sekaligus menakjubkan. Saat mencari jalan pulang, perjalanannya terganggu oleh kedatangan pasukan penyerbu kejam bernama Scavs.
Spyro harus menemukan sekutu baru dan melindungi alam tersebut sebelum para Scavs mengubahnya untuk selamanya . Detail mengenai karakter pendukung, wilayah yang dapat dijelajahi, dan konflik utamanya masih belum banyak diungkap.
Spyro: A Realm Beyond ditargetkan meluncur pada musim semi 2027. Namun, Toys for Bob belum mengumumkan tanggal rilis spesifik .
Game ini akan tersedia di berbagai platform:
Versi Xbox Series X|S dan PC juga mendukung Xbox Play Anywhere, sehingga pembelian digital yang memenuhi syarat dapat dimainkan di kedua platform tersebut .
Bagi pelanggan layanan berlangganan Microsoft, A Realm Beyond akan tersedia sejak hari pertama melalui Xbox Game Pass Ultimate dan PC Game Pass . Informasi ini telah dikonfirmasi oleh Xbox Wire serta sejumlah laporan terkait pengumuman tersebut .
Toys for Bob bukan nama baru bagi penggemar Spyro. Studio yang berbasis di California ini mengembangkan Spyro Reignited Trilogy, koleksi remaster dari tiga game Spyro era PlayStation yang dirilis pada 2018 dan mendapat sambutan positif . Studio yang sama juga mengembangkan Crash Bandicoot 4: It's About Time pada 2020 .
Pada Februari 2024, di tengah gelombang pemutusan hubungan kerja yang melanda industri game, Toys for Bob mengumumkan pemisahan diri dari perusahaan induknya, Activision Blizzard, untuk menjadi studio independen . Kepala studio Paul Yan dan Avery Lodato mengatakan langkah tersebut memungkinkan mereka kembali menjadi “studio kecil dan lincah” . Status independen itu kemudian dikonfirmasi secara resmi pada tahun yang sama .
A Realm Beyond menjadi game pertama Toys for Bob sejak menjadi studio independen. Meski demikian, pengembang ini bekerja sama dengan Xbox untuk penerbitan, sementara sejumlah sumber masih mencantumkan Activision sebagai penerbit . Sesi tanya jawab setelah pengumuman juga menyebut bahwa game ini dikembangkan oleh tim inti yang mengerjakan Spyro Reignited Trilogy .
Salah satu kabar paling menarik dari pengumuman ini adalah kembalinya Tom Kenny sebagai pengisi suara Spyro . Kenny telah memerankan naga ungu tersebut sejak trilogi orisinal besutan Insomniac Games dan kembali mengisi suaranya dalam Reignited Trilogy.
Dalam wawancara dengan Xbox Wire, tim pengembang menekankan bahwa penampilan Kenny tetap menghadirkan keberanian muda dan penuh semangat yang menjadi bagian penting dari kepribadian Spyro . Dengan demikian, meski desain dan kemampuan Spyro berkembang, karakter yang dikenal penggemar tetap dipertahankan.
Toys for Bob mengonfirmasi dalam sesi tanya jawab dengan media bahwa Spyro: A Realm Beyond dibangun menggunakan Unreal Engine 5 . Belum ada rincian teknis lebih lanjut mengenai fitur grafis atau performanya.
Namun, penggunaan engine tersebut sejalan dengan ambisi game untuk menghadirkan dunia yang lebih luas, jarak pandang yang lebih jauh, serta lingkungan yang mendukung eksplorasi dari udara.
Perubahan gameplay paling penting dalam A Realm Beyond adalah hadirnya fitur yang disebut “true dragon flight” atau terbang bebas sebagai naga.
Dalam trilogi klasik, Spyro hanya bisa meluncur atau terbang di level tantangan tertentu dengan batas waktu . Pada game baru ini, terbang menjadi mekanik inti yang menyatu dengan eksplorasi dunia .
Wawancara dengan pengembang menjelaskan bahwa penerbangan Spyro tidak sekadar berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Pemain dapat menukik untuk menambah kecepatan, menanjak, berbelok tajam, dan bermanuver di antara lingkungan . Artinya, pergerakan di udara akan menuntut keputusan aktif dari pemain.
Kemampuan terbang yang lebih bebas ini juga memengaruhi desain karakter. Toys for Bob memperlebar rentang sayap Spyro agar ia terlihat lebih mampu terbang dalam waktu lama .
Secara visual, Spyro masih mempertahankan tampilan yang dikenal dari Reignited Trilogy. Perubahannya dibuat secara halus untuk menunjukkan bahwa ia telah tumbuh, dengan rentang sayap yang lebih besar sebagai penyesuaian paling menonjol .
Meski demikian, tim pengembang menegaskan bahwa “ini sepenuhnya Spyro yang sama seperti yang Anda kenal dan sukai” . Jadi, evolusi desain tersebut tidak dimaksudkan untuk mengubah identitas sang naga ungu.
Kehadiran A Realm Beyond menjadi tonggak penting bagi seri ini. Game utama Spyro orisinal terakhir sebelum pengumuman tersebut adalah The Legend of Spyro: Dawn of the Dragon, yang dirilis pada 2008 .
Spyro memang tetap tampil dalam sejumlah spin-off dan seri Skylanders. Selain itu, Spyro Reignited Trilogy dirilis pada 2018. Namun, koleksi tersebut merupakan remaster dari game lama, bukan petualangan baru. Karena itu, A Realm Beyond menandai kembalinya seri utama dengan materi orisinal setelah jeda hampir dua dekade .
Toys for Bob mengatakan bahwa lebih banyak informasi akan dibagikan dalam beberapa bulan mendatang . Untuk saat ini, beberapa detail penting masih belum dikonfirmasi, antara lain:
Spyro: A Realm Beyond memadukan suara klasik Tom Kenny, teknologi modern, serta mekanik terbang yang belum pernah menjadi bagian inti seri ini. Di sisi pengembangan, Toys for Bob juga kembali menggarap karakter yang sudah sangat dikenal setelah sebelumnya sukses menangani Reignited Trilogy.
Perpindahan ke Unreal Engine 5 dan kebebasan terbang yang lebih luas mengisyaratkan desain dunia yang lebih besar daripada game Spyro sebelumnya. Dengan dukungan multi-platform dan ketersediaan sejak hari pertama di Game Pass, petualangan baru ini berpeluang menjangkau pemain lama sekaligus memperkenalkan Spyro kepada generasi baru pada musim semi 2027.