Penemuan kedua, dipublikasikan di jurnal Nature Communications pada November 2025, membedah persoalan laju pertumbuhan lubang hitam. Dengan JWST, peneliti mengonfirmasi sebuah lubang hitam supermasif yang tengah aktif melahap materi di pusat galaksi bernama CANUCS-LRD-z8.6, yang hadir hanya 570 juta tahun setelah Big Bang . Lubang hitam ini berada dalam kondisi timpang yang spektakuler relatif terhadap inangnya. Di alam semesta modern yang dekat dengan kita, lubang hitam pusat galaksi memelihara nisbah massa yang terprediksi terhadap tonjolan pusat bintang galaksinya. Lubang hitam di CANUCS-LRD-z8.6 mendobrak korelasi itu—jelas-jauh lebih masif dari yang seharusnya untuk galaksi segi-mungilnya, keadaan yang disebut para astronom sebagai "kelebihan massa"
.
ESA mendeskripsikannya sebagai lubang hitam "serakah" yang tumbuh pada laju yang luar biasa cepat, jauh melampaui pertumbuhan galaksi di sekitarnya. Aktivitas makan hiperaktif ini mengindikasikan bahwa pada satu miliar tahun pertama alam semesta, lubang hitam diatur oleh mekanisme pertumbuhan berbeda yang memungkinkannya menggemuk dalam tempo terakselerasi, bahkan di dalam galaksi kecil yang secara kimiawi belum matang . Temuan ini secara langsung menghubungkan "Titik Merah Kecil" misterius yang diamati oleh JWST menuju quasar cemerlang yang kita saksikan bersinar melintasi waktu kosmik.
Secara bersama-sama, dua penemuan ini melukiskan gambaran baru yang jauh lebih aktif tentang alam semesta purba. Keduanya mengungkapkan bahwa lubang hitam supermasif bukan penumpang pasif, melainkan sangat mungkin memainkan peran kunci dalam memahat galaksi-galaksi pertama.
Observasi JWST ini tidak hanya menjawab pertanyaan lama—tetapi juga membuka pertanyaan-pertanyaan anyar tentang fisika eksak yang memungkinkan lubang hitam keruntuhan-langsung terbentuk dan mendorong pertumbuhan secepat itu. Seperti dicatat oleh salah satu tim riset, temuan ini merepresentasikan "pergeseran paradigma total dalam pemahaman kita tentang bagaimana lubang hitam tumbuh" . Kosmos baru saja menjadi sedikit lebih muda, dan para arsitek pertamanya jauh lebih dahsyat.
Comments
0 comments