Santander, BBVA, dan Deutsche Bank dilaporkan tengah menyiapkan transaksi significant risk transfer (SRT) yang terkait dengan sedikitnya US$17,5 miliar eksposur kredit. Santander membahas lima transaksi potensial, sementara BBVA menargetkan pinjaman korporasi besar dan perusahaan kecil; Deutsche Bank memasarkan SRT...
Diterbitkan olehDiedit dengan GPT-5.6 TerraGambar dibuat dengan GPT Image 2
Jawaban penelitian

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: What significant risk-transfer transactions are Banco Santander, BBVA, and Deutsche Bank negotiating or launching across commercial real est. Article summary: Banco Santander, BBVA and Deutsche Bank are reportedly arranging or launching significant risk transfers (SRTs) on at least $17.5 billion of credit exposure before year-end, primarily to release regulatory capital while . Topic tags: general, news, general web. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts with fake numbers
Bank-bank Eropa semakin aktif memakai significant risk transfer (SRT), yaitu transaksi terstruktur untuk memindahkan sebagian risiko kerugian kredit kepada investor tanpa harus menjual pinjamannya. Banco Santander, BBVA, dan Deutsche Bank dilaporkan sedang menggarap transaksi yang terkait dengan sedikitnya US$17,5 miliar eksposur kredit. Tujuannya adalah membuat penggunaan modal regulasi lebih efisien, sehingga kapasitas penyaluran kredit dapat dipertahankan. Ketiga bank tersebut menolak berkomentar mengenai transaksi yang dilaporkan itu. 1
Santander dilaporkan membahas lima transaksi, yang mencakup:
Cakupan ini menunjukkan Santander tidak hanya berfokus pada satu jenis aset. Bank tersebut dilaporkan menggunakan SRT untuk eksposur real estat, hipotek, dan pembiayaan usaha di beberapa negara. Laporan sebelumnya juga menyebut rencana transaksi pelepasan modal Santander atas portofolio properti komersial Inggris dan pinjaman korporasi AS. 3
BBVA dilaporkan mengerjakan SRT yang terkait dengan sekitar €5 miliar—sekitar US$5,8 miliar—pinjaman kepada korporasi besar. Bank itu juga merencanakan transaksi terpisah untuk portofolio pinjaman kepada perusahaan yang lebih kecil. 1
Deutsche Bank telah mulai memasarkan SRT yang terkait dengan sekitar US$4 miliar pinjaman kepada korporasi besar. 1
SRT lazimnya disusun sebagai sekuritisasi sintetis. Bank tetap memiliki portofolio kredit, mengelolanya, dan menerima pembayaran dari debitur. Namun, bank mengalihkan lapisan tertentu dari risiko gagal bayar melalui perlindungan kredit, misalnya jaminan atau struktur yang menyerupai derivatif.
Investor setuju menyerap kerugian pada lapisan risiko yang telah ditentukan—sering kali tranche junior atau mezzanine—apabila debitur gagal bayar. Sebagai imbalannya, investor menerima kompensasi atas risiko tersebut. Artinya, kredit tetap berada di neraca bank, tetapi sebagian risiko kreditnya telah berpindah. 7
Yang menentukan adalah apakah regulator menilai pengalihan itu cukup berarti. Jika ya, bank dapat mengurangi aset tertimbang menurut risiko dan memperoleh keringanan modal Common Equity Tier 1 (CET1), yakni modal inti berkualitas tinggi yang menjadi salah satu penyangga utama bank. Ini memberi ruang bagi bank untuk menyalurkan kredit baru atau menggunakan modal untuk keperluan lain tanpa menerbitkan saham baru, menjual seluruh portofolio pinjaman, atau menyusutkan neraca. 6
7
Bagi bank, SRT memungkinkan hubungan dengan nasabah dan kemampuan menyalurkan kredit tetap dijaga, sembari mengelola kebutuhan modal regulasi. Instrumen ini terutama relevan pada portofolio yang risiko atau bobot risikonya dapat meningkat cepat, seperti properti komersial dan kredit kepada perusahaan kecil. 6
Bagi investor, daya tariknya adalah peluang imbal hasil lebih tinggi sebagai kompensasi atas penerimaan risiko lapisan awal atau menengah. Manulife CQS Investment Management, misalnya, dilaporkan mencari sekitar US$1 miliar untuk dana keringanan modal regulasi dengan target internal rate of return sekitar 13%. Target tersebut tentu bukan jaminan hasil investasi. 17
Modal institusional juga terus masuk ke strategi ini. Abu Dhabi Investment Authority dan Christofferson Robb & Co. mengumumkan pembentukan dana yang akan berinvestasi dalam transaksi SRT serta strategi lain yang dikelola CRC. 28
SRT dapat meningkatkan efisiensi modal bank, tetapi tidak membuat risiko gagal bayar lenyap. Transaksi ini pada dasarnya menentukan pihak yang pertama menanggung bagian kerugian tertentu.
Beberapa risiko yang perlu diperhatikan antara lain:
Rangkaian transaksi senilai sedikitnya US$17,5 miliar tersebut memperlihatkan bahwa SRT telah menjadi alat praktis pengelolaan neraca bagi bank-bank besar Eropa, bukan sekadar instrumen khusus untuk aset bermasalah. Pendekatan Santander yang lintas negara, rencana BBVA untuk kredit korporasi dan perusahaan yang lebih kecil, serta transaksi Deutsche Bank untuk kredit korporasi besar mengarah pada perhitungan yang sama: mempertahankan portofolio kredit, memindahkan lapisan kerugian tertentu, dan mencari keringanan modal. 1
Namun, catatannya penting: ini adalah transaksi privat yang masih dilaporkan, bukan ketentuan final yang telah diumumkan ke publik. Nilai ekonominya bagi masing-masing bank akan bergantung pada harga yang diminta investor, tranche risiko yang benar-benar dialihkan, dan pengakuan regulator atas perlakuan modalnya. 1
7
Studio Global AI
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
Santander, BBVA, dan Deutsche Bank dilaporkan tengah menyiapkan transaksi significant risk transfer (SRT) yang terkait dengan sedikitnya US$17,5 miliar eksposur kredit.
Santander, BBVA, dan Deutsche Bank dilaporkan tengah menyiapkan transaksi significant risk transfer (SRT) yang terkait dengan sedikitnya US$17,5 miliar eksposur kredit. Santander membahas lima transaksi potensial, sementara BBVA menargetkan pinjaman korporasi besar dan perusahaan kecil; Deutsche Bank memasarkan SRT atas pinjaman korporasi besar.
SRT tidak menghapus risiko kredit, melainkan memindahkan lapisan kerugian tertentu kepada investor sambil membuka peluang keringanan modal bagi bank.