Sigvi dirancang khusus untuk operator armada independen dan pemilik mobil pribadi yang ingin menjalankan bisnis rental tanpa ribetnya loket penyewaan atau staf. Platform ini mengotomatiskan penetapan harga dinamis (dynamic pricing), ketersediaan kendaraan, dan logistik operasional — mulai dari proses pemesanan hingga akses mobil tanpa kunci (keyless entry) — secara menyeluruh dan tanpa campur tangan manusia .
Gytenis Galkis, Partner di Superhero Capital, menyebut pendekatan Sigvi sebagai "solusi elegan untuk inefisiensi pasar" dan menambahkan, "Kami melihat jalan yang jelas bagi Sigvi untuk menjadi lapisan infrastruktur digital bagi penyewaan mobil independen di seluruh Eropa" .
Sigvi mengklaim harga sewanya sekitar 30% lebih rendah dibandingkan merek-merek rental mobil internasional besar . Perusahaan mencapai ini dengan cara:
Pendiri Sigvi, Darius Verseckas, sebelumnya juga menyatakan bahwa akun bisnis yang diluncurkan pada Januari 2026 menawarkan harga sekitar 20% lebih rendah dari merek global untuk mobil yang sebanding, dengan beberapa komunikasi pelanggan menyebutkan penghematan hingga 40% .
Sigvi memulai operasinya di Polandia pada Juni 2026 . Saat ini, perusahaan mengelola lebih dari 200 kendaraan di seluruh jaringannya dan telah merekrut seorang manajer negara lokal untuk pasar Polandia
. Sigvi memulai bisnisnya di Lithuania dan kini melayani Vilnius serta kota-kota lain di sana
.
Sigvi akan menggunakan dana segar ini untuk mempercepat pengembangan produk — terutama memperkuat platform AI-nya — serta mendanai ekspansi internasional dan pertumbuhan jaringan kendaraan yang dikelolanya. Perusahaan telah menetapkan target mencapai 2.000 kendaraan dalam dua tahun ke depan .