Singapura akan beralih ke sistem pungutan penggunaan jalan ERP 2.0 pada 1 Januari 2027. Mulai saat itu, kendaraan bermotor yang terdaftar di Singapura harus memiliki on-board unit (OBU) untuk melintas di jalan umum. Menjelang peralihan tersebut, pertanyaan bagi pengemudi bukan hanya apakah unit sudah terpasang, tetapi juga apakah unit bekerja dengan andal.
12
1
Seberapa sering mobil harus kembali ke bengkel?
Menurut angka dari Land Transport Authority (LTA), otoritas transportasi darat Singapura, sekitar 1.500 mobil memerlukan tindak lanjut di bengkel hingga Juli 2026. Jumlah itu setara dengan 0,2% mobil yang telah dipasangi OBU, turun dari 1,3% pada Mei 2025. Angka tersebut menghitung mobil yang perlu tindak lanjut, bukan seluruh kemungkinan gangguan OBU.
1
2
Ada laporan tentang kendaraan yang harus kembali tiga atau empat kali. Namun, data yang tersedia tidak menunjukkan jumlah keseluruhan mobil yang menjalani pemeriksaan berulang. Karena itu, kasus-kasus tersebut tidak bisa dipakai untuk menghitung tingkat kunjungan ulang seluruh mobil yang telah dipasangi OBU.
4
19
Apa saja gangguannya?
Masalah kabel paling sering memerlukan tindak lanjut, menurut LTA. Susunan komponen di dalam tiap model mobil berbeda-beda sehingga pemasangan bisa lebih rumit. Laporan sebelumnya juga mencatat masalah perangkat keras, kerusakan unit, serta dugaan gangguan pada kabel atau komponen. Itu tidak berarti penyebab pada setiap kendaraan sudah diketahui.
1
23
Bengkel dan pusat pemeriksaan melaporkan gejala lain: layar kosong atau berkedip, pesan kesalahan, unit yang bekerja terputus-putus, dan kehilangan daya. Gejala pada layar saja tidak cukup untuk memastikan apakah sumber masalahnya kabel, perangkat, atau hal lain; unit perlu diperiksa sebelum menentukan perbaikan.
1
3
Kesulitan masuk tempat parkir bisa merupakan persoalan terpisah. Kementerian Transportasi Singapura menyatakan OBU ERP 2.0 kompatibel dengan sistem parkir elektronik yang ada, tetapi antena OBU kendaraan terkadang berada di luar jangkauan antena parkir. Mengubah posisi kendaraan dapat membantu; dalam kasus lain, posisi antena yang terdampak perlu dikalibrasi ulang.
31
Apa yang sebaiknya dilakukan pengemudi?
Jika OBU kehilangan daya, menampilkan pesan kesalahan, atau hanya sesekali berfungsi, minta pemeriksaan kepada bengkel pemasang atau pusat pemeriksaan OBU resmi yang tercantum dalam daftar LTA. Untuk masalah deteksi di gerbang parkir, coba ubah posisi kendaraan dan cari bantuan bila masalah berlanjut.
17
31
LTA menyatakan pemasangan di bengkel resmi dilakukan teknisi terlatih dan bengkel tersebut diaudit secara berkala. LTA juga mengatakan akan membantu mempercepat janji temu tindak lanjut serta menyediakan dukungan teknis di lokasi. Operator pusat pemeriksaan VICOM dan Indeco menyebut kasus yang memerlukan perbaikan tergolong sedikit, meski mereka tetap menemukan gejala setelah pemasangan.
15
4
3
Pengemudi dapat melihat rincian pungutan OBU melalui aplikasi ERP 2.0. Namun, layar yang menyala saja bukan bukti bahwa setiap pungutan sudah benar; periksa informasi pungutan yang tersedia.
30