Hasilnya adalah video yang menunjukkan pengalaman persis seperti yang terlihat melalui kacamata—berguna untuk berbagi momen, membuat demo aplikasi, atau tutorial penggunaan. [2]
Fitur navigasi berjalan kaki juga diperluas. Petunjuk arah kini tersedia di seluruh wilayah Amerika Serikat dan dapat digunakan saat bepergian di kota internasional besar seperti London, Paris, dan Roma. [2]
Navigasi menjadi salah satu fungsi utama layar kecil di dalam lensa kacamata. Pengguna cukup melirik tampilan untuk melihat arah tanpa harus menunduk melihat ponsel—konsep yang dirancang agar orang tetap sadar terhadap lingkungan sekitar. [11][
12]
Meta juga meningkatkan fitur aksesibilitas melalui live captions, yaitu teks otomatis yang menyalin ucapan secara real‑time. Pembaruan terbaru memperluas dukungan fitur ini ke komunikasi suara di beberapa aplikasi pesan:
Teks akan muncul di layar kacamata ketika seseorang berbicara di sekitar pengguna atau saat panggilan berlangsung, membantu pengguna yang membutuhkan transkripsi langsung. [2]
Perubahan paling strategis dari update ini adalah langkah Meta membuka Ray‑Ban Display sebagai platform bagi developer pihak ketiga. Untuk itu, Meta memperkenalkan dua alat utama.
Developer kini bisa membuat web apps menggunakan teknologi web standar seperti HTML, CSS, dan JavaScript. Aplikasi ini dijalankan melalui URL dan dirancang khusus untuk layar kecil pada kacamata. [2]
Meta juga merilis Wearables Device Access Toolkit, sebuah SDK yang memungkinkan developer memperluas aplikasi mobile mereka ke layar kacamata. Toolkit ini memberikan akses ke kemampuan perangkat dan mendukung elemen antarmuka seperti teks, gambar, daftar, tombol, hingga pemutaran video. [17]
Dengan membuka akses ke developer, Meta tampaknya ingin membangun ekosistem aplikasi untuk perangkat wearable. Jika banyak aplikasi berguna muncul—misalnya navigasi khusus, alat produktivitas, atau pengalaman kebugaran—nilai perangkat ini dapat meningkat seiring waktu.
Strategi ini juga memberi Meta kesempatan mengumpulkan masukan dari developer dan menguji kategori aplikasi baru sebelum pengumuman berikutnya di Meta Connect, konferensi tahunan perusahaan yang sering menjadi panggung peluncuran teknologi kacamata pintarnya. [11]
Pembaruan enam bulan ini menunjukkan bahwa Meta melihat Ray‑Ban Display bukan sekadar eksperimen teknologi. Dengan menambahkan fitur komunikasi, navigasi, perekaman, serta membuka akses developer, perusahaan sedang membangun fondasi platform komputasi wearable.
Meta belum mengonfirmasi perangkat generasi berikutnya dalam pembaruan ini. Namun perluasan fitur dan dukungan developer memberi sinyal bahwa perusahaan sedang menyiapkan ekosistem yang lebih matang untuk perangkat kacamata pintar di masa depan. [2]
We’re excited to announce the developer preview of our Meta Wearables Device Access Toolkit is now available ! Developers can start accessing the camera and audio functionality of our growing portfolio of AI glasses to expand their mobile app’s potential. ....
Comments
0 comments