Pengumuman dengan AWS ini adalah pilar terbaru dalam strategi yang telah dibangun Workday secara publik sejak tahun 2025. Tujuannya adalah mengubah Workday dari aplikasi HR/keuangan tertutup menjadi pusat data dan tata kelola terbuka untuk semua AI perusahaan .
Bagi para pengembang di Indonesia dan global, integrasi ini menghilangkan dua sakit kepala terbesar dalam proyek AI perusahaan: akses data yang lambat dan misinterpretasi data. Alih-alih menunggu ekstrak data dan membangun logika validasi untuk memastikan AI tidak membuat kesalahan memalukan dengan data SDM yang sensitif, seorang pengembang kini dapat mengarahkan agen AWS Bedrock langsung ke aliran data yang terkelola dan hidup.
Tiga kemampuan yang memasuki akses awal—Data Lake, Data Connect, dan Live Data Query—mencakup spektrum kebutuhan mulai dari analitik batch hingga kueri operasional real-time. Ketersediaan umum untuk integrasi AWS direncanakan pada akhir tahun 2026, dengan fitur tambahan yang diluncurkan melalui program akses awal selama beberapa kuartal ke depan .
Pesan Workday di DevCon sangat jelas: masa depan AI perusahaan bergantung pada agen yang dapat bertindak aman terhadap data orang dan uang. Kesepakatan dengan AWS ini adalah infrastruktur untuk mewujudkan masa depan tersebut.
Comments
0 comments