Cisco memanfaatkan Cisco Live 2026 di Las Vegas untuk merilis lima ekspansi AI Webex besar: agen otonom Meeting Prep dan Translator, suite AI Workforce Engagement Management (AI WEM) untuk contact center, AI Concierge... Integrasi dua arah Webex–Microsoft Copilot memungkinkan konten Webex (rekaman, transkrip, pesan)...

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: What new AI agents and tools did Cisco announce at its Cisco Live conference to expand the Webex AI portfolio, including the Meeting Prep Ag. Article summary: At **Cisco Live 2026 in Las Vegas**, Cisco unveiled a major expansion of the Webex AI portfolio with new autonomous agents, contact center AI tools, cross-platform integrations, and security enhancements. Here is what wa. Topic tags: general, general web, user generated. Reference image context from search candidates: Reference image 1: visual subject "[Customer Experience](https://www.webex.com/us/en/products/customer-experience.html). * [AI Agent](https://www.webex.com/us/en/products/customer-experience/ai-agent.html). * [C" source context "What's New from Webex" Reference image 2: visual subject "[Customer Experience](https://www.webex.com/us/en/products/cus
Di tengah gegap gempita Cisco Live 2026 di Las Vegas, Cisco tidak hanya bicara soal jaringan. Raksasa teknologi ini membawa gelombang AI agentic, kecerdasan contact center, dan infrastruktur keamanan yang secara fundamental mengubah portofolio Webex. Visi utamanya jelas: AI agents tidak hanya akan membantu, tetapi bekerja berdampingan dengan tim manusia. Pengumumannya sendiri membentang di lima area: agen AI otonom baru, platform manajemen tenaga kerja yang dibangun ulang, kerangka tata kelola AI untuk perusahaan, integrasi mendalam lintas platform dengan Microsoft Copilot, dan pembaruan keamanan kriptografi yang signifikan.
Cisco memperkenalkan dua agen otonom baru yang dirancang untuk mengurangi hambatan sebelum dan selama rapat berlangsung.
Meeting Prep Agent menangani pekerjaan berat sebelum rapat dimulai. Ia secara otomatis menampilkan catatan CRM yang relevan, riwayat percakapan sebelumnya, dan daftar tindakan yang belum selesai. Alhasil, peserta rapat bisa langsung fokus pada diskusi, bukan mencari konteks di lima menit pertama . Selama rapat, agen ini terus bekerja—merekam diskusi dan mengubah komitmen verbal menjadi item tindakan yang terlacak—lalu secara mandiri memperbarui catatan CRM setelah rapat selesai
.
Translator Agent menghadirkan terjemahan bahasa real-time langsung di dalam rapat Webex, melanjutkan misi Cisco untuk kolaborasi multibahasa. Detail cakupan bahasa yang didukung belum diumumkan secara spesifik .
Pengumuman paling signifikan di ranah contact center adalah Webex AI Workforce Engagement Management (AI WEM). Cisco mendeskripsikan ini sebagai pembangunan ulang total perangkat manajemen tenaga kerja yang dirancang khusus untuk lingkungan di mana agen manusia dan agen AI hidup berdampingan .
Platform terpadu ini menggabungkan peramalan (forecasting), penjadwalan, manajemen kualitas, pelatihan bertenaga AI, panduan agen real-time, dan onboarding berbasis AI ke dalam satu sistem tunggal. Salah satu komponen unggulannya adalah AI Quality Management, yang secara otomatis mengevaluasi 100% interaksi pelanggan—sebuah lompatan besar dari metode tradisional yang hanya mengambil sampel acak dalam jumlah kecil .
Untuk mendukung lini depan, Cisco memposisikan AI Concierge sebagai “pintu depan digital” merek yang selalu aktif, menangani pengalaman pengunjung, pertanyaan lapangan, dan merutekan permintaan secara mandiri .
Seiring dengan semakin banyaknya agen otonom yang diterapkan organisasi, Cisco memperkenalkan AI Agent 360—sebuah kerangka tata kelola perusahaan yang menyediakan visibilitas, penegakan kebijakan, dan kontrol atas seluruh ekosistem agen AI di organisasi Anda . Pengumuman ini menandakan bahwa Cisco mengakui pengelolaan penyebaran agen AI yang tidak terkendali ("agent sprawl") sebagai tantangan operasional yang sudah muncul, bukan sekadar kekhawatiran masa depan.
Salah satu pengumuman yang paling dinanti adalah integrasi dua arah antara AI Assistant di Webex dan Microsoft Copilot. Begitu tersedia, konten Webex—seperti rekaman rapat, transkrip panggilan, dan utas pesan—akan dapat dicari di dalam Microsoft Copilot. Secara bersamaan, konten Microsoft 365—termasuk dokumen SharePoint, file OneDrive, dan percakapan Teams—akan dapat diakses dari dalam Webex .
Kemampuan lintas platform ini memungkinkan agen AI di salah satu ekosistem untuk mengambil informasi dari ekosistem lainnya, membuka pintu bagi alur kerja agentic yang menjangkau kedua platform. Contohnya, seorang agen di Webex bisa menarik setumpuk slide PowerPoint dari OneDrive untuk dimasukkan ke dalam ringkasan rapat, atau Copilot menjadwalkan rapat tindak lanjut di Outlook berdasarkan item tindakan yang dihasilkan oleh Webex Task Agent .
Cisco menanamkan deteksi deepfake real-time ke dalam Webex Meetings melalui kemitraannya dengan Pindrop Security. Teknologi Pindrop Pulse menganalisis aliran audio dan video langsung selama panggilan berlangsung dan memberi peringatan kepada host tentang sinyal risiko—seperti penipu suara sintetis atau video palsu—sehingga peserta rapat dapat memverifikasi siapa sebenarnya yang ada di seberang .
Di front kriptografi, Cisco memperkenalkan apa yang mereka klaim sebagai arsitektur kriptografi pasca-kuantum (post-quantum cryptography/PQC) full-stack pertama di industri. Dibangun dengan algoritma tahan kuantum yang disetujui NIST (National Institute of Standards and Technology), termasuk standar FIPS 203, 204, dan 205, arsitektur ini mencakup perlindungan dari integritas boot perangkat hingga keamanan data yang sedang dikirim (data-in-transit)—meliputi infrastruktur routing, switching, dan Webex .
Untuk memulai transisi ini, perusahaan merilis Cisco Cryptographic Provider 8.3 sebagai titik masuk untuk algoritma pasca-kuantum, dan menguraikan peta jalan "quantum glide slope" yang menargetkan implementasi penuh algoritma tahan kuantum di semua protokol yang ada pada tahun 2030 . Langkah ini dirancang untuk mengatasi ancaman "panen sekarang, dekripsi nanti" ("harvest now, decrypt later"), di mana musuh mengumpulkan data terenkripsi hari ini dengan harapan bahwa komputer kuantum masa depan akan mampu memecahkannya
.
Studio Global AI
Use this topic as a starting point for a fresh source-backed answer, then compare citations before you share it.
Cisco memanfaatkan Cisco Live 2026 di Las Vegas untuk merilis lima ekspansi AI Webex besar: agen otonom Meeting Prep dan Translator, suite AI Workforce Engagement Management (AI WEM) untuk contact center, AI Concierge...
Cisco memanfaatkan Cisco Live 2026 di Las Vegas untuk merilis lima ekspansi AI Webex besar: agen otonom Meeting Prep dan Translator, suite AI Workforce Engagement Management (AI WEM) untuk contact center, AI Concierge... Integrasi dua arah Webex–Microsoft Copilot memungkinkan konten Webex (rekaman, transkrip, pesan) dapat dicari di dalam Microsoft Copilot, dan konten Microsoft (SharePoint, OneDrive, Teams) dapat diakses langsung dari...
Dari sisi keamanan, deteksi deepfake suara dan video sintetis secara real time dari Pindrop Pulse kini tertanam langsung di Webex Meetings, sementara arsitektur kriptografi pasca kuantum (post quantum cryptography/PQC...