BepiColombo berhasil melepas Mercury Transfer Module pada 3 September 2026, membuka jalan menuju masuk orbit Merkurius yang dijadwalkan pada 21 November. Misi ESA–JAXA ini diluncurkan pada Oktober 2018 dan memakai sembilan lintasan bantu gravitasi: satu di Bumi, dua di Venus, dan enam di Merkurius.
Diterbitkan olehDiedit dengan GPT-5.6 TerraGambar dibuat dengan GPT Image 2
Jawaban penelitian

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: What milestones, technical challenges, and upcoming operations define the ESA–JAXA BepiColombo mission’s arrival at Mercury—from the Septemb. Article summary: BepiColombo has completed the first step of a tightly sequenced Mercury-arrival campaign: on 3 September, ESA confirmed successful jettison of the Mercury Transfer Module (MTM), leaving ESA’s MPO and JAXA’s Mio bound tog. Topic tags: general, general web, user generated, government, academic. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, wate
BepiColombo kini tak lagi berada dalam fase pelayaran panjangnya. Pada 3 September 2026, Badan Antariksa Eropa (ESA) mengonfirmasi bahwa Mercury Transfer Module (MTM) telah berhasil dipisahkan dari susunan wahana. Yang tersisa adalah dua pengorbit ilmiah—Mercury Planetary Orbiter (MPO) milik ESA dan Mio milik badan antariksa Jepang, JAXA—yang masih terhubung dalam pendekatan terakhir ke Merkurius. 5
Pemisahan itu bukan garis akhir. Justru, inilah pembuka rangkaian operasi paling rumit dalam misi BepiColombo: masuk orbit, memisahkan kedua pengorbit, lalu mengubah orbit awal mereka hingga siap melakukan pengamatan ilmiah.
BepiColombo diluncurkan pada 20 Oktober 2018 dan mengambil rute tidak langsung untuk mencapai Merkurius. Wahana ini memanfaatkan sembilan lintasan bantu gravitasi: satu kali melewati Bumi, dua kali Venus, serta enam kali Merkurius. Strategi tersebut, bersama dorongan listrik berdaya rendah selama bertahun-tahun, digunakan untuk menyesuaikan lintasannya menuju planet terdalam Tata Surya. 14
31
Selama perjalanan antariksa itu, MTM menyediakan tenaga dan propulsi. Setelah modul ini dilepas, susunan MPO–Mio yang masih menyatu ditenagai oleh panel surya MPO. ESA memastikan pemisahan tersebut melalui sinyal yang diterima antena antariksa dalamnya di Cebreros, Spanyol, dan Malargüe, Argentina. 5
Pada 2024, ESA melaporkan gangguan kelistrikan yang membuat pendorong listrik BepiColombo tidak dapat bekerja pada daya penuh. Sistem yang terdampak berada pada MTM, modul yang selama fase jelajah menyediakan dorongan bagi wahana. 24
Tim misi kemudian menyesuaikan lintasan dan rencana operasi. Dampaknya, target masuk orbit Merkurius bergeser dari rencana sebelumnya pada 2025 menjadi 21 November 2026. 24
31
Masalah propulsi jelajah tersebut kini tidak lagi mendominasi fase berikutnya karena MTM telah dilepas. Namun, keberhasilan misi tetap bergantung pada serangkaian tahap yang saling terkait dan sangat sensitif terhadap waktu.
Tanggal-tanggal berikut adalah rencana misi, bukan peristiwa yang sudah terjadi:
Artinya, masuk orbit bukan berarti BepiColombo langsung siap mengamati Merkurius. Orbit pertama yang dicapai belum merupakan konfigurasi pengamatan final. Tim misi masih harus menjalankan manuver propulsi beruntun, pemeriksaan sistem, serta penyesuaian orbit selama berbulan-bulan.
BepiColombo harus mengoordinasikan dua pengorbit, beberapa peristiwa pemisahan, komunikasi dengan Bumi, orientasi wahana, dan rangkaian manuver saat beroperasi sangat dekat dengan Matahari. Di lingkungan Merkurius, wahana dirancang untuk menghadapi suhu yang dapat melampaui 350°C. 19
Kerumitan itu juga muncul dari rancangan misi. MPO dan Mio memiliki peran yang saling melengkapi, tetapi pada akhirnya harus beroperasi di orbit polar masing-masing. MPO berfungsi sebagai pengamat planet, sedangkan Mio dirancang untuk meneliti lingkungan magnetik Merkurius. 20
Secara keseluruhan, BepiColombo membawa 16 instrumen: 11 pada MPO dan lima pada Mio. 19
27 Misi ini ditujukan untuk memahami Merkurius sebagai planet sekaligus sebagai lingkungan yang terus dipengaruhi Matahari—mulai dari permukaan dan geologinya, bagian dalam, medan magnet, magnetosfer, hingga eksosfernya.
19
20
Pendekatan dua wahana penting karena pengukuran dari lingkungan planet dan lingkungan magnetiknya dapat dibandingkan secara bersamaan. Namun, hasil ilmiah itu baru dapat diperoleh jika fase penangkapan orbit, pemisahan, dan transfer orbit yang akan datang berjalan sesuai rencana.
Untuk saat ini, pemisahan MTM adalah pencapaian besar, tetapi belum menjadi akhir perjalanan. Masuk orbit Merkurius pada 21 November akan menjadi ujian penentu berikutnya dalam perubahan BepiColombo dari misi perjalanan delapan tahun menjadi misi sains planet yang beroperasi penuh. 5
12
Studio Global AI
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
BepiColombo berhasil melepas Mercury Transfer Module pada 3 September 2026, membuka jalan menuju masuk orbit Merkurius yang dijadwalkan pada 21 November.
BepiColombo berhasil melepas Mercury Transfer Module pada 3 September 2026, membuka jalan menuju masuk orbit Merkurius yang dijadwalkan pada 21 November. Misi ESA–JAXA ini diluncurkan pada Oktober 2018 dan memakai sembilan lintasan bantu gravitasi: satu di Bumi, dua di Venus, dan enam di Merkurius.
Masalah kelistrikan pada 2024 membatasi daya dorong listrik modul transfer dan menggeser jadwal kedatangan dari 2025 menjadi November 2026.