Nissan mencapai target kinerja pengisian-pengosongan (charge-discharge) dengan sel ASSB otomotif susun 23 lapis pada April 2026 . Tumpukan tipe tebal ini berhasil menyelesaikan pengujian di jalur pilot Yokohama (beroperasi sejak Januari 2025), mengonfirmasi retensi kapasitas yang lebih unggul dibandingkan baterai lithium-ion cair konvensional
.
Nissan menyatakan baterai padat ini berpotensi menyediakan kapasitas energi sekitar dua kali lipat dari baterai lithium-ion konvensional dengan volume yang sama .
QuantumScape mencapai beberapa pencapaian komersialisasi signifikan pada 2026, semuanya terverifikasi dari materi investor dan laporan laba:
Model lisensi modal ringan: QuantumScape mengejar strategi berbasis lisensi daripada membangun pabrik raksasa sendiri, bertujuan untuk melakukan scaling melalui kemitraan dengan pelanggan .
Pendapatan kumulatif US$40 juta: Perusahaan mengungkapkan telah mencapai US$40 juta dalam pendapatan kumulatif dari pekerjaan pengembangan dan pengambilan sampel . Pendapatan tahun berjalan hingga kuartal II 2026 mencapai US$21,8 juta, sudah melampaui total pendapatan tahun penuh 2025 sebesar US$19,5 juta
.
Kinerja Eagle Line: Diresmikan pada 4 Februari 2026 , fasilitas produksi percontohan otomatis di San Jose ini beroperasi dengan uptime di atas 90% pada kuartal II 2026, memproduksi volume awal sel QSE-5
. QuantumScape memperkirakan akan melipatgandakan produksi sel di paruh kedua 2026
.
Posisi keuangan: QuantumScape mengakhiri kuartal II 2026 dengan likuiditas US$859 juta dan mengulangi panduan kerugian EBITDA yang disesuaikan untuk 2026 sebesar US$250–275 juta .
Perusahaan juga mengumumkan kemitraan multi-tahun dengan Honda untuk memajukan teknologi baterai lithium-metal padat untuk aplikasi otomotif .
Klaim soal harga lithium sulfida (Li₂S) ambles hingga sekitar US$219/kg pada 2026 tidak dapat dikonfirmasi dari bukti yang ada. Berikut data yang tersedia:
Bukti menunjukkan tren penurunan harga yang jelas, tetapi tidak mendukung satu angka kejatuhan yang presisi. Kisaran harga yang lebar sangat bergantung pada sertifikasi kemurnian, spesifikasi pengemasan, dan volume pesanan.
Bukti yang terverifikasi menunjukkan bahwa industri akhirnya beralih dari sekadar gembar-gembor menjadi perangkat keras nyata pada 2026. TrendForce memperkirakan pengiriman baterai padat 2025 sekitar 5–6 GWh (sebagian besar semi-padat) dan mencatat bahwa fokus utama industri pada 2026 adalah meningkatkan tingkat yield dan kualitas produk, bukan ekspansi kapasitas mentah .
Untuk aplikasi EV — yang masih menjadi fokus utama semua pemain besar — jendela 2027–2028 untuk produksi komersial awal terus dipegang oleh Toyota, Nissan, CATL, dan Samsung SDI
. Model lisensi QuantumScape menambahkan jalur berbeda ke pasar yang tidak memerlukan pembangunan pabrik raksasa sendiri.
Catatan penting: Dua topik yang diminta — aplikasi non-EV (drone, eVTOL, mikroelektronik, mesin konstruksi, robot embodied) dan putaran pendanaan Seri C Solivis senilai 23 miliar KRW — tidak dapat diverifikasi dari bukti sumber yang tersedia. Hasil pencarian secara konsisten menunjukkan bahwa aplikasi EV tetap menjadi fokus komersialisasi yang dominan.
Tahun 2026 adalah tahun ketika baterai all-solid-state meninggalkan laboratorium dan memasuki validasi rekayasa skala pilot. Tonggak yang paling berarti: beberapa produsen mobil kini telah menunjukkan bahwa sel ASSB dapat memenuhi target kinerja otomotif di jalur pilot yang representatif untuk produksi, dengan Nissan mencapai 400–500 Wh/kg dan pengisian 10 menit pada tumpukan 23 lapis. Ujian berikutnya — penskalaan dari jalur pilot ke volume komersial pada 2027–2028 — akan menentukan apakah industri ini akhirnya memenuhi janjinya yang sudah lama tertunda.