Dalam sepekan di akhir Mei 2026, CEO Nvidia Jensen Huang bergabung dengan dewan penasihat bergengsi Universitas Tsinghua yang diketuai Tim Cook dari Apple, dan berjanji menginvestasikan sekitar $150 miliar (Rp 2.250 t... Langkah simultan Huang—memperdalam kehadirannya di elit akademis Beijing sambil membuat komitmen...

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: What major diplomatic, business, and investment moves did Nvidia CEO Jensen Huang make in late May 2026, including joining Tsinghua Universi. Article summary: In the final week of May 2026, Nvidia CEO Jensen Huang made a series of bold diplomatic and business moves that deepened his company's footprint in both China and Taiwan, even as U.S.-China tech tensions escalated around. Topic tags: general, general web, user generated, news. Reference image context from search candidates: Reference image 1: visual subject "# Nvidia's Jensen Huang on China trip: ‘President Trump asked me to come’. * Nvidia's Jensen Huang told reporters on Thursday that U.S. President Donald Trump "asked" him to come o" source context "Nvidia's Jensen Huang on China trip: ‘Trump asked me to come’" Reference image 2: visual subject "# NVIDIA Sto
Dalam serangkaian langkah yang memusingkan pada akhir Mei 2026, CEO Nvidia Jensen Huang secara dramatis membentuk ulang posisi perusahaannya dalam konflik teknologi AS-China yang terus meningkat. Dalam waktu satu minggu, Huang bergabung dengan dewan penasihat elit di sebuah universitas di Beijing, menjanjikan pengeluaran tahunan sebesar $150 miliar (sekitar Rp 2.250 triliun, dengan asumsi kurs Rp 15.000 per dolar) di Taiwan, dan meluncurkan proyek kantor pusat baru di pulau itu—semua terjadi sementara Beijing memberlakukan larangan baru pada salah satu chip gaming Nvidia yang dirancang khusus untuk pasar China. Langkah-langkah kontras ini menggarisbawahi strategi Nvidia untuk menanamkan dirinya begitu dalam di kedua sisi Selat Taiwan sehingga baik Washington maupun Beijing tidak dapat melepaskan diri dengan mudah dari perusahaan ini.
Langkah yang paling sensitif secara diplomatis terjadi ketika Huang menerima undangan untuk bergabung dengan dewan penasihat Sekolah Ekonomi dan Manajemen Universitas Tsinghua di Beijing. Dewan ini diketuai oleh CEO Apple Tim Cook dan beranggotakan Elon Musk dari Tesla, Satya Nadella dari Microsoft, serta Mark Zuckerberg dari Meta . Financial Times pertama kali melaporkan berita ini pada 27 Mei, mengutip sumber yang mengetahui masalah tersebut
.
Penunjukan Huang terjadi setelah keikutsertaannya di menit-menit terakhir dalam delegasi AS yang mendampingi Presiden Donald Trump dalam kunjungan kenegaraan ke China pada awal Mei . Langkah ini menandakan keinginan untuk mempertahankan koneksi tingkat tinggi dengan kalangan akademis dan bisnis China, bahkan ketika Nvidia menjadi salah satu perusahaan yang paling terperangkap dalam perang dagang semikonduktor. Pada saat laporan, penunjukan itu belum diumumkan secara resmi, dan baik Nvidia maupun universitas tidak segera menanggapi permintaan komentar
.
Hanya beberapa hari setelah berita kursi dewan Tsinghua mencuat, Huang berdiri di sebuah upacara peluncuran di Taipei dan membuat komitmen finansial terbesar terhadap Taiwan dalam sejarah Nvidia. Berbicara pada 27 Mei di peluncuran kantor pusat perusahaan yang direncanakan di Taiwan, Huang menyatakan pulau itu sebagai "episentrum revolusi AI" .
"Di sinilah chip diproduksi, pengemasan dilakukan, di sinilah sistem dibuat, di sinilah superkomputer AI diciptakan," kata Huang .
Angka di balik retorika ini sangat mengejutkan. Huang mengungkapkan bahwa Nvidia kini berencana untuk menginvestasikan sekitar $150 miliar per tahun di Taiwan, naik dari sebelumnya yang sudah sangat besar yaitu $100 miliar. Sebagai konteks, perusahaan ini hanya menghabiskan $10–15 miliar per tahun di Taiwan sekitar empat atau lima tahun lalu . "Empat, lima tahun lalu, Nvidia menghabiskan sekitar 10, 15 miliar dolar setahun di Taiwan. Sekarang kami menghabiskan 100, akan menjadi 150 miliar dolar di Taiwan setiap tahunnya," kata Huang
.
Komitmen pengeluaran itu dipasangkan dengan peluncuran resmi proyek kantor pusat Nvidia di Taiwan di Taman Teknologi Beitou Shilin, Taipei. Proyek ini akan dimulai pembangunannya pada akhir 2026 dengan target beroperasi pada tahun 2030 . Huang berjanji bahwa fasilitas tersebut akan menciptakan ribuan lapangan kerja lokal, memberi tahu para karyawan bahwa setelah konstruksi selesai, perusahaan "akan merekrut ribuan lagi orang Taiwan"
.
Proyek kantor pusat—yang dilaporkan bernilai sekitar $5 triliun jika digabungkan dengan rencana investasi yang lebih luas—mewakili penjangkaran fisik dari komitmen Taiwan Nvidia yang melampaui angka pengeluaran tahunan . Kementerian Urusan Ekonomi Taiwan telah menyetujui pengiriman uang investasi awal sebesar NT$3,3 miliar (US$105 juta) untuk proyek ini pada Januari 2026
.
Pendekatan simultan Huang terhadap Beijing dan Taipei terjadi dengan latar belakang pembatasan perdagangan China yang baru yang secara langsung menargetkan Nvidia. Sekitar 20 Mei, Beijing memblokir impor Nvidia GeForce RTX 5090D V2, sebuah GPU gaming yang direkayasa khusus untuk pasar China agar sesuai dengan aturan ekspor AS .
Larangan ini diberlakukan selama kunjungan Trump ke Beijing dan dilaporkan ditambahkan ke daftar barang terlarang bea cukai China selama pertemuan puncak Trump-Xi . RTX 5090D V2 telah dirancang dengan kinerja yang dikurangi untuk mematuhi pembatasan AS atas ekspor semikonduktor ke China—membuat keputusan Beijing untuk melarang bahkan chip versi downgrade ini menjadi eskalasi yang signifikan
.
Langkah China ini secara luas ditafsirkan sebagai upaya untuk mengurangi ketergantungan pada chip versi downgrade buatan AS sekalipun, dan untuk mendorong pesaing domestik seperti Huawei dan Cambricon . Waktunya sangat menusuk: Huang secara fisik hadir di China sebagai bagian dari delegasi Trump ketika larangan itu diterapkan
.
Langkah-langkah Huang pada akhir Mei 2026 berada di persimpangan berbagai kekuatan yang seringkali bertentangan. AS terus membatasi Nvidia untuk menjual chip AI paling canggihnya kepada pelanggan China—kebijakan yang telah berlaku selama bertahun-tahun dan telah memaksa perusahaan untuk merancang varian downgrade khusus China . Namun, tak lama sebelum kunjungan Huang ke Taiwan, Gedung Putih telah menyetujui ekspor akselerator AI H200 ke sepuluh perusahaan China yang ditunjuk, menandakan potensi pencairan ketegangan parsial
.
Kursi dewan Tsinghua memberi Huang tempat di salah satu meja paling berpengaruh dalam hubungan kebijakan-bisnis China. Dewan penasihat ini dikenal memberikan akses ke para pemimpin negara China, dan penunjukan seringkali berfungsi sebagai sinyal tentang hubungan antara Beijing dan tokoh bisnis internasional utama . Dengan bergabung, Huang menempatkan dirinya bersama para CEO Apple, Tesla, dan Microsoft—perusahaan-perusahaan yang masing-masing harus menavigasi hubungan kompleks mereka sendiri dengan China.
Namun secara bersamaan, komitmennya terhadap Taiwan merupakan janji investasi satu negara terbesar dalam sejarah Nvidia. Menyebut Taiwan sebagai "episentrum revolusi AI" sementara pulau tersebut tetap berada di pusat ketegangan geopolitik antara Washington dan Beijing adalah sebuah pernyataan yang bersifat geopolitik sama besarnya dengan komersial. Taiwan Semiconductor Manufacturing Company (TSMC) memproduksi sebagian besar chip mutakhir Nvidia, dan komentar Huang membuat jelas bahwa Nvidia tidak melihat alternatif yang layak untuk ekosistem semikonduktor Taiwan di masa mendatang .
Yang muncul dari minggu yang luar biasa ini adalah strategi yang jelas: Nvidia bertaruh bahwa ia dapat tetap sangat diperlukan oleh kedua belah pihak dalam konflik teknologi AS-China. Dengan menanamkan dirinya di lembaga elit China, Huang mempertahankan akses dan sinyal tingkat tinggi di Beijing. Dengan menjanjikan $150 miliar per tahun untuk ekosistem semikonduktor Taiwan dan secara fisik menjangkarkan kehadiran Nvidia dengan kantor pusat baru, ia memperdalam hubungan perusahaan dengan basis manufaktur chip pulau yang tak tergantikan.
Risiko dari pendekatan jalur ganda ini jelas. Beijing melarang chip Nvidia bahkan ketika Huang berkunjung bersama presiden AS. Washington terus memperketat sekrup tentang chip apa yang dapat mencapai China. Dan status geopolitik Taiwan tetap menjadi salah satu titik api paling sensitif dalam hubungan internasional. Tetapi bagi CEO perusahaan chip paling berharga di dunia, alternatifnya—memilih pihak—mungkin merupakan satu-satunya risiko yang tidak dapat ia ambil.
Studio Global AI
Use this topic as a starting point for a fresh source-backed answer, then compare citations before you share it.
Dalam sepekan di akhir Mei 2026, CEO Nvidia Jensen Huang bergabung dengan dewan penasihat bergengsi Universitas Tsinghua yang diketuai Tim Cook dari Apple, dan berjanji menginvestasikan sekitar $150 miliar (Rp 2.250 t...
Dalam sepekan di akhir Mei 2026, CEO Nvidia Jensen Huang bergabung dengan dewan penasihat bergengsi Universitas Tsinghua yang diketuai Tim Cook dari Apple, dan berjanji menginvestasikan sekitar $150 miliar (Rp 2.250 t... Langkah simultan Huang—memperdalam kehadirannya di elit akademis Beijing sambil membuat komitmen finansial bersejarah untuk ekosistem semikonduktor Taiwan—menunjukkan strategi Nvidia untuk tetap tak tergantikan bagi C...
Kontrasnya sangat tajam: suatu hari ia berada di dalam jaringan pengaruh China, hari berikutnya ia meletakkan batu pertama kantor pusat baru di Taiwan dan menyebut pulau itu sebagai pusat manufaktur AI global—taruhan...