Kesenjangan itu penting secara ekonomi. Produk dengan volume rendah akan kesulitan menyebarkan biaya produksi genteng, rekayasa desain, pelatihan pemasang, perizinan, administrasi garansi, dan persediaan suku cadang. Pada akhirnya, Solar Roof menjadi produk konstruksi yang padat tenaga kerja dan sulit mencapai efisiensi manufaktur maupun pemasangan yang dibutuhkan Tesla untuk pasar massal.
Struktur harga Solar Roof turut memperlihatkan masalah tersebut. Pada 2021, Tesla memperkenalkan faktor “kompleksitas atap” yang menaikkan harga sejumlah proyek secara tajam, termasuk bagi sebagian pelanggan yang sudah menandatangani kontrak. Laporan mengenai sengketa itu menyebut kenaikan sekitar 30% hingga 150% untuk beberapa proyek.
Persoalan tersebut kemudian berujung pada penyelesaian gugatan kelompok. Dokumen pengadilan menetapkan dana penyelesaian sebesar 6 juta dolar AS, sementara laporan persetujuan akhir menyebut nilai sekitar 6,08 juta dolar AS yang melibatkan ribuan anggota kelompok.
Sengketa harga itu tidak otomatis membuktikan bahwa Solar Roof mustahil menghasilkan keuntungan. Namun, kasus tersebut menunjukkan betapa sulitnya menjualnya sebagai produk konsumen yang seragam ketika setiap atap membutuhkan perhitungan teknik dan pekerjaan konstruksi yang berbeda.
Bagi pelanggan, perubahan harga setelah kontrak ditandatangani juga merusak kepercayaan. Bagi Tesla, kondisi itu menyulitkan perusahaan memperkirakan biaya proyek dan menjaga margin keuntungan secara konsisten.
Langkah Tesla yang dilaporkan ini lebih merupakan perubahan desain dan model operasional daripada keluarnya perusahaan dari bisnis energi rumah tangga.
Panel surya konvensional dapat diproduksi, disimpan, dikirim, dan dipasang melalui rantai pasok yang lebih mapan. Panel juga tidak mengharuskan pelanggan mengganti seluruh atap jika struktur atap lama masih berfungsi baik. Dengan begitu, proses penjualan dan pemasangannya lebih mudah distandardisasi.
Tesla telah memperkenalkan TSP-420, panel surya yang dirakit di Gigafactory New York di Buffalo. Perusahaan juga mempromosikan TSP-415 dan TSP-420 sebagai bagian dari ekosistem energi rumah yang dapat mencakup inverter, baterai Powerwall, pengisian daya kendaraan listrik, dan kendaraan Tesla.
Portofolio energi yang terlihat di Tesla pun menjadi lebih konvensional: panel surya untuk menghasilkan listrik, Powerwall untuk penyimpanan di rumah, dan Megapack untuk penyimpanan energi skala utilitas. Laporan mengenai perubahan situs Tesla menemukan bahwa halaman Solar Roof dialihkan ke halaman panel surya dan produk tersebut dihapus dari navigasi bisnis energi.
Tesla juga berhenti melaporkan angka pemasangan tenaga surya secara terpisah dalam laporan kuartalannya sejak awal 2024, menurut laporan mengenai kemunduran perusahaan dari produk tersebut. Hilangnya data itu membuat perkembangan Solar Roof semakin sulit dipantau, terutama ketika estimasi pemasangan menunjukkan jarak yang lebar antara ambisi awal dan kenyataan di lapangan.
Berakhirnya pesanan genteng baru tidak dengan sendirinya menjelaskan bagaimana Tesla akan menangani sistem yang sudah terpasang. Tesla belum mempublikasikan rencana jangka panjang mengenai produksi genteng pengganti, komitmen persediaan, atau program dukungan khusus bagi pemilik Solar Roof. Pemberitahuan kepada pemasang yang dilaporkan media berkaitan dengan pasokan genteng untuk proyek baru, bukan kebijakan dukungan pemilik yang diumumkan secara terbuka.
Pemilik Solar Roof sebaiknya menyimpan dokumen kontrak pemasangan, dokumen garansi, nomor seri sistem, foto pemasangan, dan riwayat servis. Untuk perbaikan atau modifikasi, mintalah jawaban tertulis dari Tesla atau pemasang yang bertanggung jawab mengenai empat hal berikut:
Risiko terbesar mungkin bukan kerusakan sistem dalam waktu dekat, melainkan ketersediaan genteng pengganti yang dirancang khusus untuk produk bervolume rendah. Sampai Tesla menerbitkan kebijakan yang lebih jelas, pemilik sebaiknya menganggap ketersediaan suku cadang dan servis sebagai persoalan yang belum terjawab—bukan berasumsi bahwa prosedur dukungan panel surya biasa akan otomatis berlaku.
Solar Roof merupakan upaya ambisius untuk menjadikan pembangkit listrik tenaga surya sebagai bagian dari struktur bangunan. Namun, riwayat produk ini menunjukkan bahwa tampilan yang rapi saja tidak cukup untuk mengatasi ekonomi proyek konstruksi yang sangat disesuaikan.
Pergeseran Tesla kini mengutamakan pengulangan dan standardisasi: panel biasa yang lebih mudah dipasang, serta produk penyimpanan energi yang dapat dijual ke lebih banyak rumah dan proyek energi.
Kesimpulannya bukan bahwa “Tesla meninggalkan energi surya”. Yang tampak ditinggalkan—atau setidaknya tidak lagi menerima pesanan baru—adalah format genteng surya yang sulit diproduksi dan dipasang secara massal. Sebagai gantinya, Tesla memusatkan penawaran rumah tangga pada panel konvensional dan Powerwall.
Penarikan yang berlangsung tanpa pengumuman besar juga menyisakan satu pertanyaan penting: seberapa jauh Tesla akan mendukung basis pelanggan Solar Roof yang jumlahnya relatif kecil, terutama ketika pemilik membutuhkan genteng pengganti bertahun-tahun dari sekarang.