Kenaikan rekomendasi para analis ini didasari argumen yang lebih dalam dari sekadar laporan satu kuartal yang melampaui ekspektasi. Bank of America menyebut langkah ini sebagai structural re-rating—yakni perubahan struktural pada profil investasi ASML yang kini bertransformasi menjadi mesin pertumbuhan bermargin tinggi dengan dominasi teknologi litografi EUV serta pendapatan berulang dari layanan basis terpasang (installed base) . BofA memproyeksikan pertumbuhan pendapatan 2026 sebesar 18,5%, didorong kenaikan 20% pendapatan alat (tool revenue) dan 15% dari pendapatan layanan
.
Barclays juga menyuarakan nada yang senada. Bank ini sebelumnya telah menaikkan peringkat ASML menjadi Overweight pada Januari 2026 dengan target harga €1.500 . Kenaikan target di bulan Juni menjadi €1.900 mencerminkan keyakinan yang semakin kuat bahwa produksi tidak hanya berjalan sesuai rencana, melainkan juga mengalami akselerasi berkat kerja sama dengan pemasok utama, Zeiss, untuk mengatasi hambatan produksi
.
Hal yang perlu dicatat: pendapatan ASML tidak tumbuh secara linier mengikuti jumlah unit yang dikirim. CFO Roger Dassen menekankan bahwa kontrak layanan bermargin tinggi serta peningkatan (upgrade) pada basis mesin yang terpasang memberikan efek pendorong (compounding tailwind) yang independen dari jumlah pengiriman . Inilah lapisan pendapatan andalan yang membuat bisnis ini lebih tahan terhadap siklus ketimbang yang terlihat dari model perusahaan pemasok peralatan pada umumnya.
Target resmi manajemen adalah setidaknya 60 pengiriman Low‑NA EUV pada 2026—naik 25% dari 2025—serta setidaknya 80 unit pada 2027 . Namun, kalangan analis kini memodelkan angka yang lebih optimistis.
Bank of America menaikkan proyeksi pengiriman EUV 2026 menjadi 64 unit dari sebelumnya 61 unit, dengan alasan adanya permintaan yang ditarik lebih awal (pull‑ins) dari sektor DRAM, termasuk tambahan tiga unit untuk SK Hynix. Untuk 2027, BofA menaikkan estimasi pengiriman EUV dari 77 menjadi 81 unit, sehingga proyeksi penjualan setahun penuh 2027 menyentuh €47 miliar, atau 6% di atas konsensus pasar €44,2 miliar .
Beberapa lembaga lain mengikuti jejak ini. Morgan Stanley sebelumnya memperkirakan permintaan alat EUV dapat mencapai 80 unit pada 2027 dengan pendapatan sekitar €46,8 miliar . Sementara itu, UBS memberikan proyeksi yang sedikit lebih moderat, yaitu 75 pengiriman Low‑NA EUV di 2027. UBS mencatat bahwa platform EUV generasi berikutnya, EUV F, yang akan diluncurkan tahun itu menawarkan throughput 13–18% lebih tinggi dibanding model E, sehingga secara potensial menurunkan jumlah unit yang dibutuhkan untuk memenuhi permintaan wafer
.
Kendala fisik terbesar ekspansi ASML terletak pada kapasitas pemasok, khususnya Zeiss. Menurut survei rantai pasok, Zeiss berencana memperluas kapasitas sistem optik EUV sebesar 20–25% pada 2027, sementara kapasitas sistem optik DUV immersion berharga tinggi akan ditingkatkan hingga 40–50% . Tanpa laju ekspansi paralel ini, target pengiriman ASML hanya akan menjadi angan-angan; dengan dukungan ini, prospek tersebut menjadi rencana yang bisa dieksekusi.
Manajemen ASML menaikkan titik tengah (midpoint) pendapatan 2026 dari sekitar €36,5 miliar menjadi €38,0 miliar, atau kenaikan 4% . Rentang €36–40 miliar ini mencerminkan akselerasi dasar di lini EUV, ditambah prospek positif yang baru muncul di segmen non‑EUV.
Konsensus pendapatan untuk 2027 kini berada di sekitar €44,2 miliar, namun Bank of America berdiri cukup jauh di atas angka itu dengan proyeksi €47 miliar . Selisih ini muncul karena estimasi unit EUV yang lebih tinggi dari BofA, serta keyakinan bahwa pendapatan dari layanan basis terpasang akan berkembang lebih cepat daripada yang saat ini tercermin dalam model lembaga keuangan lain
.
Perlu ditekankan, pertumbuhan pendapatan ini tidak melulu ditentukan oleh volume pengiriman. Kombinasi kenaikan harga jual rata-rata pada alat yang makin canggih, pergeseran bauran produk (product mix) ke arah EUV yang bermargin lebih tinggi, serta kontrak layanan berulang pada armada mesin yang terus bertumbuh, menyediakan banyak tuas untuk mengangkat pendapatan meskipun pengiriman unit sedikit berfluktuasi .
ASML memegang monopoli teknologi litografi EUV, teknologi yang wajib digunakan untuk memproduksi setiap cip AI mutakhir oleh TSMC, Samsung, Intel, SK Hynix, dan Micron. Posisi ini menjadikan sahamnya sebagai favorit banyak analis semikonduktor sepanjang 2026.
Bernstein menobatkan ASML sebagai pilihan utama (top pick) saham semikonduktor Eropa untuk 2026, menunjuk pada percepatan investasi di sektor memori, permintaan logika yang lebih solid, serta valuasi yang menarik pasca konsolidasi harga saham . Bank of America juga memasukkan ASML dalam daftar eksklusif “25 saham pilihan 2026” dan menyebut perusahaan ini sebagai critical enabler atau penggerak utama pembangunan infrastruktur AI
.
Konsensus yang lebih luas mendukung narasi bullish ini: para analis Wall Street memberi peringkat Moderate Buy dengan 4 Strong Buy, 16 Buy, dan 7 Hold. Rata-rata target harga mencapai sekitar $1.093 pada akhir 2025—level yang sejak saat itu telah direvisi naik tajam seiring munculnya target-target baru tahun ini .
Di tengah segala optimisme jangka pendek, satu risiko struktural penting mulai terlihat di ufuk. High‑NA EUV—platform pertumbuhan besar ASML berikutnya—diperkirakan tidak akan mencapai volume produksi yang signifikan hingga 2028, berdasarkan panduan penyebaran dari TSMC . Kesenjangan waktu ini dapat membuat ASML sedikit tertinggal dari kelompok perusahaan peralatan semikonduktor lain selama periode transisi 2027–2028. Kekhawatiran ini bahkan dicatat oleh para analis yang mempertahankan peringkat bullish
.
Hambatan ini bukan karena permintaan yang lemah—pelanggan sudah antre ingin membeli. Masalahnya adalah kapasitas produksi internal ASML untuk sistem High‑NA yang masih terbatas dan sangat bergantung pada kesiapan pemasok . Selagi pasar sedang memperhitungkan lonjakan Low‑NA EUV, waktu terus berdetak bagi ASML untuk membuktikan bahwa mereka mampu mengirimkan teknologi generasi berikutnya tepat waktu.
Comments
0 comments