Inti dari platform Invisix adalah sumber cahaya sinar-X lunak berbasis High Harmonic Generation (HHG), sebuah teknik yang jejaknya langsung merujuk pada Hadiah Nobel Fisika 2023 untuk sains attodetik . Iluminasi dengan panjang gelombang pendek dan spektrum luas ini dipadukan dengan algoritma rekonstruksi eksklusif dan pembelajaran mesin (machine learning) untuk menghasilkan citra 3D non-destruktif berkecepatan tinggi dari struktur internal perangkat
.
Manfaat praktisnya sangat signifikan. Di titik di mana alat optik mencapai batas resolusi, sistem Invisix bertujuan untuk mengukur dimensi kritis, overlay, dan profil dinding samping (sidewall profiles) di dalam lapisan paling menantang pada chip logika dan memori canggih—tanpa merusak wafer .
Yang membedakan Invisix dari kebanyakan startup perangkat keras tahap awal adalah satu dekade kerja yang mendahului pendiriannya. Teknologi intinya diinkubasi di dalam ASML sejak tahun 2015. Ketika Invisix berdiri sendiri, mereka melisensikan paket teknologi substansial langsung dari ASML, yang mencakup hasil riset bertahun-tahun, arsitektur sistem, dan kekayaan intelektual .
CEO Christina Porter menggambarkan keunggulannya secara lugas: “Produsen semikonduktor tidak bisa membangun apa yang tidak bisa mereka lihat. ... Kami memasuki pasar dengan teknologi yang telah diinkubasi di dalam ASML selama lebih dari satu dekade” . Garis keturunan itu berarti Invisix berusaha mengkomersialkan teknologi yang telah terbukti di salah satu lingkungan R&D paling demanding di dunia—sebuah tingkat derisking teknis yang tidak lazim untuk perusahaan di tahap pendanaan awal
.
Invisix tidak mengembangkan platformnya secara terisolasi. Perusahaan ini telah menjalin kolaborasi validasi dan pengembangan bersama dengan Intel dan imec, dua organisasi yang berada di pusat pengembangan proses semikonduktor generasi berikutnya .
Modal segar ini akan diarahkan ke tiga tujuan jangka pendek: mengembangkan tim, mengakselerasi sistem komersial pertama yang dapat dikirim, dan mendukung demonstrasi untuk pelanggan dari fasilitas cleanroom baru di Eindhoven . Perusahaan mengindikasikan bahwa alat pertamanya ditargetkan untuk lingkungan manufaktur volume tinggi, di mana masalah yield pada node canggih menciptakan eksposur finansial yang besar.
Bagi industri yang berlomba membangun transistor gate-all-around, jaringan distribusi daya sisi belakang (backside power delivery), dan tumpukan hybrid bonding, kemampuan untuk mengintip ke dalam chip tanpa menghancurkannya dengan cepat menjadi sebuah keharusan yang tak bisa ditawar. Putaran pendanaan awal Invisix menandakan bahwa para pembuat chip dan ekosistem peralatannya melihat titik buta yang sama—dan sudah mulai mendanai generasi 'mata' berikutnya.
Comments
0 comments