SpaceX memulai debut di Nasdaq pada Jumat, 12 Juni dengan kode SPCX, setelah menetapkan harga IPO $75 miliar di $135 per saham, menghasilkan valuasi total $1,77 triliun — menjadikannya IPO terbesar sepanjang sejarah m... Di saat yang sama, versi tokenisasi saham, SPCX, diluncurkan di blockchain Solana.

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: What key developments are taking place around SpaceX's record-breaking IPO on Nasdaq this Friday, June 12, including the tokenized SPCX shar. Article summary: ## SpaceX's Record-Breaking IPO — June 12, 2026. Topic tags: general, general web, user generated, news. Reference image context from search candidates: Reference image 1: visual subject "SpaceX prices its $75B IPO at $135/share for June 12 Nasdaq debut. Here's how retail and crypto traders can access SPCX." source context "SpaceX IPO Hits Nasdaq June 12 at $135 — Retail Investors Face Long Odds on Allocation – Bitcoin News" Reference image 2: visual subject "Phemex Kicks off $7 Million Ultimate Championship, Bringing Trading Competition to Football Season" source context "SpaceX IPO Hits Nasdaq June 12 at $135 — Retail Investors Face Long Odds on Allocation –
Hari ini, Jumat, 12 Juni 2026, bukan sekadar hari bersejarah bagi eksplorasi luar angkasa, melainkan juga bagi dunia keuangan global. Perusahaan kedirgantaraan dan satelit milik Elon Musk, SpaceX, resmi melantai di bursa Nasdaq dengan kode saham SPCX setelah mencatatkan initial public offering (IPO) atau penawaran umum perdana terbesar sepanjang sejarah umat manusia. Harga saham dipatok di $135 per lembar (sekitar Rp2,1 juta dengan kurs Rp16.000) setelah penutupan pasar pada Kamis, 11 Juni, dengan total dana yang dihimpun mencapai angka fantastis, yaitu $75 miliar (sekitar Rp1,2 kuadriliun) .
Angka ini langsung mendorong valuasi total perusahaan menjadi sekitar $1,77 triliun (), menempatkan SpaceX sebagai perusahaan publik paling bernilai ketiga di dunia, hanya kalah dari Apple dan Nvidia
. Sebagai perbandingan, nilai IPO ini lebih dari dua kali lipat rekor dunia sebelumnya yang dipegang oleh raksasa minyak Arab Saudi, Saudi Aramco, yang meraup $29,4 miliar pada tahun 2019
.
Namun, revolusi sesungguhnya tidak hanya terjadi di lantai bursa Wall Street. Sebuah perubahan paradigma besar juga terjadi di dunia kripto. Secara simultan, untuk pertama kalinya dalam sejarah, saham tokenisasi bernama SPCX yang sepenuhnya didukung (fully-backed) oleh saham riil SpaceX diluncurkan di jaringan blockchain Solana. Langkah ini secara fundamental mengaburkan batas antara pasar modal tradisional dan keuangan terdesentralisasi (DeFi), menawarkan model baru dalam mengakses, memperdagangkan, dan memiliki ekuitas perusahaan papan atas.
Meskipun antusiasme pasar sangat tinggi (dikabarkan permintaan investor mencapai lebih dari $250 miliar ), banyak analis fundamental mengangkat alis. Bagaimana bisa perusahaan dengan kerugian bersih $4,28 miliar di kuartal pertama 2026 dan defisit akumulasi mencapai $41,3 miliar dihargai setinggi itu?
.
Perusahaan riset independen Morningstar memberikan analisis yang "menyadarkan". Menurut perhitungan fundamental mereka, nilai wajar (fair value) SpaceX hanya berada di kisaran $780 miliar — atau 55% lebih rendah dari harga IPO-nya . Model keuangan lain dari profesor terkenal Aswath Damodaran dari NYU juga memberikan estimasi serupa, mengelompokkan valuasi wajar antara $780 miliar hingga $1,3 triliun
. Ini menciptakan jurang lebar antara sentimen bullish para trader dan analisis fundamental tradisional, yang pada akhirnya akan menjadi ujian besar bagi pasar.
Banjir produk terkait SpaceX langsung membanjiri bursa kripto pada hari ini. Setidaknya delapan platform besar menawarkan beberapa bentuk eksposur keuangan . Namun, sangat krusial bagi investor Indonesia untuk memahami apa yang sebenarnya mereka beli. Kebanyakan dari produk tersebut bukanlah kepemilikan saham. Berikut peta persaingannya:
Inilah perbedaan paling krusial bagi para investor ritel: Kontrak pre-IPO perpetual futures dan token seperti SPCXx pada dasarnya adalah instrumen derivatif atau sintetis untuk bertaruh pada pergerakan harga. Anda tidak memiliki saham SpaceX yang sebenarnya. Tidak ada kepemilikan, tidak ada dividen, dan tidak ada hak suara. Sebaliknya, token SPCX asli di Solana yang diterbitkan oleh Backpack Securities adalah sekuritas tokenisasi yang didukung 1:1 dengan saham riel dan dapat ditukarkan (ditebus) menjadi saham tersebut kapan saja.
Peluncuran ganda ini bukanlah gimik sesaat. Ini adalah bukti konsep (proof of concept) untuk setiap mega-IPO yang akan datang. Keberhasilan SpaceX untuk meluncur dengan mulus di Nasdaq dan Solana secara bersamaan, lengkap dengan jalur penebusan yang teregulasi, menciptakan preseden yang sangat kuat. Konvergensi antara pasar modal tradisional, sekuritas tokenisasi, dan infrastruktur bursa kripto ini diperkirakan akan menjadi cetak biru untuk gelombang IPO perusahaan kecerdasan buatan (AI) yang diprediksi bernilai lebih dari $3 triliun, seperti dari OpenAI dan Anthropic di akhir tahun 2026 .
Kemampuan untuk memperdagangkan saham nyata yang dapat ditebus selama 24/7 di atas blockchain sejak hari pertama pencatatan — ini adalah tantangan langsung terhadap infrastruktur bursa tradisional. Dan revolusi itu dimulai sekarang, dengan roket SpaceX.
Studio Global AI
Use this topic as a starting point for a fresh source-backed answer, then compare citations before you share it.
SpaceX memulai debut di Nasdaq pada Jumat, 12 Juni dengan kode SPCX, setelah menetapkan harga IPO $75 miliar di $135 per saham, menghasilkan valuasi total $1,77 triliun — menjadikannya IPO terbesar sepanjang sejarah m...
SpaceX memulai debut di Nasdaq pada Jumat, 12 Juni dengan kode SPCX, setelah menetapkan harga IPO $75 miliar di $135 per saham, menghasilkan valuasi total $1,77 triliun — menjadikannya IPO terbesar sepanjang sejarah m... Di saat yang sama, versi tokenisasi saham, SPCX, diluncurkan di blockchain Solana.
Investor harus memahami perbedaan krusial antara kontrak derivatif sintetis (seperti pre IPO perpetual futures) dan ekuitas tokenisasi aktual.