Zapin bukan sekadar tarian dari masa lalu. Gerak kaki yang mengikuti irama musik ini masih dipentaskan dan diteruskan oleh para pelakunya di Asia Tenggara, termasuk dalam komunitas tari Melayu Singapura. Sifatnya sebagai tradisi yang hidup menjadi bagian penting dari rencana pencalonan bersama oleh empat negara.
1
4
10
Seperti apa pertunjukan zapin?
Zapin lazim dibawakan secara berpasangan atau berkelompok. Para penari menyelaraskan langkah kaki dengan iringan musik; pertunjukannya juga dapat disertai nyanyian. Sejumlah gerak mengambil inspirasi dari hewan dan alam.
1
6
10
Zapin tidak perlu dibayangkan sebagai satu rangkaian gerak yang selalu sama. Rencana pencalonan ini melibatkan komunitas di empat negara tempat tradisi tersebut dipraktikkan, dengan ruang bagi keragaman bentuk pertunjukannya.
3
10
Mengapa Singapura ikut mengajukan?
Zapin tetap menjadi bagian dari praktik seni pertunjukan Melayu di Singapura: para pelaku setempat mementaskan dan meneruskannya. Dalam konteks UNESCO, warisan budaya takbenda mencakup praktik dan keterampilan yang diakui serta dijaga oleh komunitasnya—bukan hanya peninggalan yang disimpan sebagai benda.
4
10
23
Kapan berkas pencalonan diajukan?
Singapura, Brunei Darussalam, Indonesia, dan Malaysia berencana bersama-sama mencalonkan zapin ke Daftar Representatif Warisan Budaya Takbenda Kemanusiaan UNESCO. Badan Warisan Nasional Singapura (National Heritage Board/NHB) mengumumkan rencana itu pada 24 September 2026. Menurut keterangan dari Malaysia, berkas resminya dijadwalkan diserahkan paling lambat 31 Maret 2027 untuk dipertimbangkan dalam siklus evaluasi 2028/2029.
3
4
Pencalonan belum sama dengan pengakuan. Keempat negara baru menyatakan rencana pengajuan; UNESCO belum memutuskan apakah zapin akan dimasukkan ke daftar tersebut.
3
4
Bagaimana dibandingkan dengan pencalonan Singapura sebelumnya?
Zapin akan menjadi pencalonan keempat Singapura ke Daftar Representatif dan yang pertama untuk seni pertunjukan.
7 Tiga pencalonan sebelumnya menunjukkan pentingnya membedakan berkas yang diajukan dari warisan yang telah tercatat:
- Budaya pusat jajanan Singapura (hawker culture) masuk daftar pada 2020.
19
- Kebaya, yang diajukan bersama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Thailand, masuk daftar pada 2024.
18
21
- Chingay, pawai jalanan yang diajukan bersama oleh Singapura dan Malaysia pada Maret 2025, adalah pencalonan. Chingay bukan salah satu dari dua warisan Singapura yang tercatat telah masuk daftar.
15
21
Berapa jumlah warisan dalam daftar pada Desember 2025?
Sumber yang tersedia tidak cukup untuk memastikan jumlah dalam Daftar Representatif saja per Desember 2025. Laman penelusuran UNESCO menampilkan 849 elemen dari berbagai daftar warisan budaya takbenda. Angka yang cakupannya lebih luas itu tidak tepat disebut sebagai jumlah Daftar Representatif pada Desember 2025.
17