Alpine menyajikan bukti baru ini kepada pengawas balapan (stewards), yang menganggapnya "signifikan dan relevan" dan membatalkan dua penalti waktu lima detik Gasly, mengembalikannya ke posisi ketiga.
Mercedes telah secara resmi mengajukan petisi untuk Right of Review atas perubahan hasil GP Monaco, dengan FIA mengonfirmasi sidang virtual pada hari Sabtu untuk mendengarkan argumen tim. Kepentingan tim ini langsung: George Russell adalah salah satu pembalap yang terkena penalti untuk pelanggaran kecepatan pit lane yang sama yang kemudian terbukti didasarkan pada pengukuran yang salah.
Namun, Russell tidak bisa begitu saja mendapatkan solusi yang sama seperti Gasly. Perbedaan prosedural yang kritis terletak pada bagaimana masing-masing penalti diterapkan. Dua penalti lima detik Gasly ditambahkan setelah balapan, sehingga Right of Review Alpine dapat dengan mudah menghapusnya dari klasifikasi akhir. Sebaliknya, penalti Russell telah diterapkan selama balapan berlangsung, membuatnya secara prosedural jauh lebih sulit untuk dibatalkan.
Itulah sebabnya Mercedes mencari peninjauan terpisah atas seluruh hasil revisi, bukan penerapan otomatis dari solusi Gasly.
McLaren dan Red Bull telah memberitahu FIA tentang niat mereka untuk mengajukan banding atas pengembalian podium Gasly. Argumen mereka lugas dan berakar pada keadilan olahraga: jika kesalahan timing mempengaruhi kelima pembalap yang terkena penalti, maka mengoreksi hasil hanya untuk satu pembalap adalah tindakan yang tidak konsisten.
McLaren secara terbuka menyebutkan kekhawatiran tentang "keadilan olahraga" dan "integritas" dalam bandingnya. Red Bull memiliki kepentingan kompetitif yang lebih langsung: ketika Gasly awalnya diturunkan ke posisi ketujuh, Isack Hadjar mewarisi posisi ketiga dan podium pertamanya bersama Red Bull. Ketika Gasly dikembalikan, Hadjar kehilangan hasil tersebut.
Beberapa laporan menyebutkan bahwa sebanyak tiga tim — Mercedes, McLaren, dan Red Bull — kini telah mengaktifkan prosedur Right of Review atas hasil GP Monaco.
Konsekuensi hukum dari GP Monaco masih jauh dari selesai. Dengan empat tim yang kini secara resmi terlibat dalam proses ini, FIA menghadapi ujian tentang bagaimana menangani kasus di mana sistem timing-nya sendiri menghasilkan hasil yang salah — dan hanya satu pembalap yang sejauh ini diuntungkan oleh koreksi tersebut.
Comments
0 comments