Integrasi Ayar Labs ke dalam ekosistem NVIDIA NVLink Fusion adalah kualifikasi standar pertama untuk optik co packaged (CPO) pada fabric AI skala rak NVIDIA. Dengan pendanaan Seri E senilai Rp8,2 Triliun (USD 500 juta) dari investor strategis termasuk AMD, MediaTek, dan NVIDIA, Ayar Labs memiliki posisi unik untuk m...

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: What is the significance of Ayar Labs joining the NVIDIA NVLink Fusion ecosystem, how does its co-packaged optics (CPO) technology address s. Article summary: ## What the NVLink Fusion Partnership Means. Topic tags: general, general web, user generated. Reference image context from search candidates: Reference image 1: visual subject "* [Topics](https://www.hpcwire.com/off-the-wire/ayar-labs-closes-500m-series-e-accelerates-volume-production-of-co-packaged-optics/#). * [About](https://www.hpcwire.com/off-the" source context "Ayar Labs Closes $500M Series E, Accelerates Volume Production of Co-Packaged Optics - HPCwire" Reference image 2: visual subject "* [Topics](https://www.hpcwire.com/off-the-wire/ayar-labs-closes-500m-series-e-accelerates-volume-production-of-co-packaged-optics/#). * [About](https://www.hpcwire.c
Tulang punggung tembaga di pusat data mulai mencekik laju perkembangan AI. Seiring pabrik AI berkembang menuju kluster jutaan GPU, kabel-kabel listrik yang menghubungkannya menemui batas fisik yang sulit ditembus, baik dalam hal bandwidth maupun konsumsi daya. Solusinya adalah co-packaged optics (CPO), yang menggantikan aliran listrik dengan cahaya langsung dari paket chip. Tidak ada peristiwa tunggal yang lebih jelas mengkristalisasi pergeseran ini selain bergabungnya Ayar Labs ke dalam ekosistem NVIDIA NVLink Fusion, sebuah langkah yang untuk pertama kalinya menjadikan interkoneksi optik sebagai bagian asli dari fabric AI skala rak milik NVIDIA .
Pada 2 Juni 2026, Ayar Labs mengumumkan telah bergabung dengan ekosistem NVLink Fusion, membuat produk CPO-nya kompatibel secara optik dan elektrik dengan teknologi optik dan SerDes NVIDIA . Ini bukanlah integrasi periferal biasa. Ini membuat chiplet I/O optik Ayar Labs memenuhi syarat untuk ditempatkan di dalam topologi memori-semantik NVLink generasi berikutnya milik NVIDIA itu sendiri.
Bagi penyedia layanan cloud raksasa (hyperscalers) dan pembangun sistem, ini berarti mereka dapat memperlakukan fabric optik Ayar Labs sebagai perpanjangan langsung dari domain NVLink—menghubungkan GPU di beberapa rak dengan tautan memori-semantik berlatensi rendah, alih-alih merutekannya melalui lapisan jaringan terpisah . Hal ini meruntuhkan apa yang dulunya merupakan masalah jaringan eksternal menjadi masalah fabric internal, yang dikirimkan melalui serat optik, bukan kabel tembaga.
Seiring pertumbuhan kluster AI, interkoneksi tembaga gagal dalam tiga dimensi utama :
Pendekatan Ayar Labs unik karena mengemas fotonik dan elektronik bersama-sama dalam satu super-chiplet, menempatkan I/O optik tepat di sebelah die komputasi. Ini menghilangkan konversi listrik-ke-optik yang boros daya di panel sakelar yang diperlukan oleh optik pluggable, menghasilkan efisiensi energi yang lebih baik pada bandwidth yang lebih tinggi .
Yang membuat kemitraan ini tidak biasa secara strategis adalah daftar investor Ayar Labs. Putaran pendanaan Seri E senilai USD 500 juta (~Rp8,2 triliun), yang ditutup pada 3 Maret 2026, tidak hanya mengumpulkan NVIDIA tetapi juga AMD, MediaTek, Alchip, dan konsorsium investor institusional yang dipimpin oleh Neuberger Berman . Total pendanaan perusahaan mencapai USD 870 juta (~Rp14,2 triliun) pada valuasi USD 3,75 miliar (~Rp61,4 triliun)
.
Koalisi pembuat chip ini memiliki implikasi konkret untuk penerapan komputasi heterogen:
Kesepakatan Ayar Labs hanyalah satu kepingan dalam mosaik yang jauh lebih besar. Sejak awal Maret 2026, NVIDIA telah menggelontorkan setidaknya USD 6,5 miliar (~Rp106,6 triliun) di lima perusahaan fotonik: masing-masing USD 2 miliar (~Rp32,8 triliun) di Lumentum, Coherent, dan Marvell; hingga USD 3,2 miliar (~Rp52,4 triliun) di Corning; dan partisipasi dalam Seri E Ayar Labs . Aksi borong belanja yang dipadatkan dalam satu kuartal ini menjadikan NVIDIA sebagai investor terbesar di dunia dalam teknologi interkoneksi optik.
Jensen Huang menyatakan di GTC 2026 bahwa "kapasitas fotonik silikon yang kami butuhkan jauh melampaui pasokan saat ini" . Bagi NVIDIA, perhitungannya sederhana: tautan listrik antar GPU tidak dapat diskalakan ke kluster kelas eksaflop yang dibutuhkan untuk pelatihan AI generasi berikutnya tanpa melampaui anggaran daya dan ruang fisik. Interkoneksi optik bukan lagi teknologi spekulatif; ini adalah kendala yang mengikat fase AI berikutnya
.
Kualifikasi NVLink Fusion Ayar Labs adalah integrasi konkret tingkat standar pertama dari CPO ke dalam fabric skala-naik (scale-up) NVIDIA. Ini menyediakan desain referensi tentang bagaimana rak, baris, dan seluruh aula pusat data di masa depan akan disatukan, bukan dengan kabel tembaga tetapi dengan cahaya dari paket chip itu sendiri—menghubungkan GPU sebagai satu sistem terpadu terlepas dari vendor atau lokasi fisiknya.
Studio Global AI
Use this topic as a starting point for a fresh source-backed answer, then compare citations before you share it.
Integrasi Ayar Labs ke dalam ekosistem NVIDIA NVLink Fusion adalah kualifikasi standar pertama untuk optik co packaged (CPO) pada fabric AI skala rak NVIDIA.
Integrasi Ayar Labs ke dalam ekosistem NVIDIA NVLink Fusion adalah kualifikasi standar pertama untuk optik co packaged (CPO) pada fabric AI skala rak NVIDIA. Dengan pendanaan Seri E senilai Rp8,2 Triliun (USD 500 juta) dari investor strategis termasuk AMD, MediaTek, dan NVIDIA, Ayar Labs memiliki posisi unik untuk menawarkan fabric optik multi vendor.
Kemitraan ini adalah bagian dari komitmen besar NVIDIA senilai lebih dari Rp106,6 Triliun (USD 6,5 miliar) pada teknologi fotonik sejak Maret 2026.