Investor kripto Chun Wang merencanakan misi pribadi menggunakan Starship SpaceX untuk terbang melewati Mars dan kembali ke Bumi dalam perjalanan sekitar dua tahun, tetapi belum ada tanggal peluncuran resmi. Wang sebelumnya memimpin misi Fram2 pada 2025, penerbangan manusia pertama yang mengorbit Bumi melalui jalur k...

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: What is the planned private SpaceX Starship crewed Mars flyby mission commanded by cryptocurrency investor Chun Wang, including who he is, h. Article summary: SpaceX has announced a private Starship Mars flyby mission led by Chun Wang, but it is still a conceptual deep-space mission with no schedule, and its timing depends heavily on Starship proving itself through much more t. Topic tags: general, general web, user generated, government. Reference image context from search candidates: Reference image 1: visual subject "**Chun Wang** (Chinese: 王纯; pinyin: *Wáng Chún*) is a Chinese-born Maltese-Kittitian cryptocurrency investor who co-founded F2Pool, one of the first Bitcoin mining pools in China." source context "Chun Wang - Wikipedia" Reference image 2: visual subject "A crew of four passengers - led by a cryptocurr
Misi antariksa manusia yang dulu hanya bisa dilakukan oleh badan antariksa pemerintah kini mulai direncanakan oleh individu swasta. Salah satu rencana paling ambisius datang dari pengusaha kripto Chun Wang, yang ingin mendanai dan memimpin misi Starship milik SpaceX untuk terbang melewati Mars dan kembali ke Bumi dalam perjalanan sekitar dua tahun.
Jika benar-benar terlaksana, ini bisa menjadi salah satu ekspedisi antariksa antarplanet pertama yang diorganisasi secara privat. Namun rencana tersebut masih sangat bergantung pada kesiapan roket Starship, kendaraan peluncur raksasa SpaceX yang hingga kini masih berada dalam tahap pengujian intensif.
Chun Wang adalah pengusaha kripto kelahiran Tiongkok yang dikenal sebagai salah satu pendiri F2Pool, salah satu pool penambangan Bitcoin paling awal dan terbesar di dunia. Ia kemudian juga terlibat dalam berbagai proyek infrastruktur blockchain, termasuk platform staking Stakefish.
Selain dunia kripto, Wang juga mulai aktif di bidang penerbangan antariksa swasta. Pada Maret 2025, ia memimpin misi Fram2, penerbangan Crew Dragon milik SpaceX yang didanai secara privat. Misi ini membawa empat astronaut sipil ke orbit kutub yang melintasi langsung di atas Kutub Utara dan Selatan Bumi, sesuatu yang belum pernah dilakukan manusia sebelumnya.
Misi tersebut berlangsung sekitar 3,5 hari di orbit sebelum kapsul kembali ke Bumi. Pengalaman itu menjadikan Wang salah satu dari sedikit investor swasta yang sudah benar-benar pernah terbang ke luar angkasa sebelum merencanakan ekspedisi yang jauh lebih besar.
Nilai kekayaan bersih Wang sulit dipastikan secara publik. Beberapa laporan menyebut ia sebagai investor kripto kaya dengan aset ratusan juta dolar, sementara laporan lain menyebutnya sebagai miliarder kripto berkat penambangan Bitcoin awal dan investasi di infrastruktur blockchain.
Karena sebagian besar kekayaannya terkait aset kripto dan investasi privat, angka pasti kekayaannya tidak mudah diverifikasi.
Inti dari rencana jangka panjang Wang adalah misi berawak Starship yang akan terbang melewati Mars (flyby). Berbeda dengan banyak konsep misi Mars lainnya, misi ini tidak akan mendarat di planet tersebut.
Rencana perjalanan yang dibayangkan adalah sebagai berikut:
Misi semacam ini bisa menjadi uji coba penting untuk teknologi perjalanan antariksa jarak jauh, termasuk sistem pendukung kehidupan jangka panjang, perlindungan radiasi kosmik, dan navigasi di ruang angkasa dalam.
Jika terealisasi, misi tersebut berpotensi menjadi ekspedisi manusia antarplanet pertama yang didanai secara privat, meskipun hingga sekarang rincian seperti jumlah kru dan struktur pendanaannya belum diumumkan secara lengkap.
Sebelum mencoba perjalanan panjang ke Mars, Wang berencana mengikuti misi Starship mengelilingi Bulan (circumlunar mission) sebagai semacam uji coba operasi di ruang angkasa dalam.
Penerbangan ini direncanakan bersama Dennis Tito dan Akiko Tito.
Beberapa detail rencana misi tersebut meliputi:
Dennis Tito sendiri merupakan tokoh penting dalam sejarah penerbangan antariksa komersial. Pada 2001, ia menjadi turis antariksa pertama di dunia, setelah membayar perjalanan ke Stasiun Luar Angkasa Internasional melalui program Rusia.
Jika misi mengelilingi Bulan ini berhasil, Starship akan membuktikan kemampuannya mendukung awak manusia di luar orbit rendah Bumi—langkah penting sebelum perjalanan jauh seperti misi Mars.
Walaupun terdengar ambisius, belum ada tanggal peluncuran untuk misi flyby Mars yang direncanakan Wang. Penyebab utamanya adalah satu hal: Starship masih dalam pengembangan.
Roket raksasa yang dirancang SpaceX untuk misi ke Bulan dan Mars ini masih menghadapi berbagai tantangan teknis. Beberapa uji coba berakhir dengan ledakan atau kegagalan sistem, yang kemudian memicu investigasi dan peninjauan regulator sebelum peluncuran berikutnya dapat dilakukan.
Sebelum misi manusia ke ruang angkasa dalam bisa dianggap realistis, Starship masih harus membuktikan beberapa kemampuan penting, seperti:
Bahkan target jangka pendek untuk Mars pun masih belum pasti. Elon Musk pernah menyebut kemungkinan misi Starship tanpa awak menuju Mars pada jendela peluncuran 2026, tetapi ia juga mengakui peluangnya hanya sekitar 50‑50. Jika tidak siap, kesempatan berikutnya baru datang dua tahun kemudian, mengikuti siklus posisi Bumi dan Mars.
Selama Starship belum membuktikan kemampuan tersebut, misi swasta ambisius—seperti perjalanan Bulan bersama keluarga Tito dan ekspedisi Mars milik Chun Wang—kemungkinan besar akan tetap berada pada tahap rencana.
Meski jadwalnya belum jelas, rencana ini menunjukkan perubahan besar dalam eksplorasi antariksa.
Dalam waktu kurang dari satu dekade, penerbangan manusia swasta telah berkembang dari perjalanan singkat di orbit Bumi menjadi rencana mengelilingi Bulan dan bahkan perjalanan antarplanet.
Jika Starship akhirnya beroperasi secara penuh, proyek seperti misi flyby Mars yang direncanakan Chun Wang dapat menandai awal era baru—di mana ekspedisi manusia jauh dari Bumi tidak lagi hanya dilakukan oleh pemerintah, tetapi juga oleh konsorsium dan investor swasta.
Studio Global AI
Use this topic as a starting point for a fresh source-backed answer, then compare citations before you share it.
Investor kripto Chun Wang merencanakan misi pribadi menggunakan Starship SpaceX untuk terbang melewati Mars dan kembali ke Bumi dalam perjalanan sekitar dua tahun, tetapi belum ada tanggal peluncuran resmi.
Investor kripto Chun Wang merencanakan misi pribadi menggunakan Starship SpaceX untuk terbang melewati Mars dan kembali ke Bumi dalam perjalanan sekitar dua tahun, tetapi belum ada tanggal peluncuran resmi. Wang sebelumnya memimpin misi Fram2 pada 2025, penerbangan manusia pertama yang mengorbit Bumi melalui jalur kutub utara dan selatan.
Sebelum mencoba misi Mars, Wang berencana ikut penerbangan Starship mengelilingi Bulan bersama Dennis dan Akiko Tito sebagai latihan untuk perjalanan ruang angkasa jarak jauh.