UNESCO mendirikan International Institute for STEM Education (IISTEM) di Shanghai sebagai institut Category 1—artinya secara hukum dan kelembagaan menjadi bagian langsung dari UNESCO—untuk memajukan pendidikan STEM ya... Institut ini merupakan Category 1 pertama UNESCO di China dan salah satu dari sekitar sepuluh in...

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: What is the new UNESCO International Institute for STEM Education in Shanghai, why was China chosen to host it, what makes it a “Category On. Article summary: It is a new UNESCO institute in Shanghai called the International Institute for STEM Education (IISTEM). It is meant to advance inclusive, equitable, quality STEM education worldwide, from early childhood through adultho. Topic tags: general, general web. Reference image context from search candidates: Reference image 1: visual subject "5 hours ago - It is the first “category one” institute – facilities directly integrated with the UN agency’s global programmes and strategy – established by Unesco in 14 years, and" source context "‘Natural’ choice: why Unesco’s new STEM education centre is based in Shanghai | South China Morning Post" Reference image 2: visual
UNESCO kini memiliki pusat global baru untuk pendidikan sains dan teknologi: International Institute for STEM Education (IISTEM) yang berbasis di Shanghai, China. Institut ini dibentuk untuk memperkuat pendidikan science, technology, engineering, and mathematics (STEM) di seluruh dunia—mulai dari pendidikan usia dini hingga pembelajaran sepanjang hayat.
Tujuannya tidak hanya meningkatkan kualitas pendidikan STEM, tetapi juga mengurangi kesenjangan pendidikan global, khususnya di Afrika, negara paling kurang berkembang (least developed countries/LDC), dan negara pulau kecil berkembang (small island developing states/SIDS).
IISTEM adalah institut khusus UNESCO yang fokus sepenuhnya pada pengembangan pendidikan STEM secara global. Didirikan melalui resolusi Konferensi Umum UNESCO dan berlokasi di Shanghai.
Peran utamanya adalah menjadi pusat referensi internasional untuk riset, kebijakan, dan kerja sama di bidang pendidikan STEM.
Beberapa bidang kerja utama institut ini meliputi:
UNESCO menggambarkannya sebagai platform pertukaran pengetahuan dan penelitian kolaboratif yang membantu negara memperkuat sistem pendidikan STEM serta ekosistem inovasi mereka.
Menurut pejabat UNESCO, China dianggap lokasi yang “alami” untuk institut ini karena peran negara tersebut yang semakin besar dalam sains, teknologi, dan pendidikan global.
Shanghai secara khusus dikenal sebagai kota dengan investasi kuat dalam penelitian, inovasi, dan pengembangan talenta teknologi.
Penempatan institut di China juga mencerminkan perubahan dalam lanskap riset global, di mana Asia semakin menjadi pusat penting dalam sains dan teknologi. Pengalaman China dalam memperluas pendidikan STEM diharapkan dapat menjadi referensi bagi negara lain yang ingin mengembangkan sistem pendidikan serupa.
Langkah ini juga menandai penguatan kerja sama antara UNESCO dan China dalam berbagai inisiatif pendidikan global.
IISTEM memiliki status Category 1 institute, kategori yang memiliki arti penting dalam struktur UNESCO.
Institut Category 1:
Hal ini berbeda dengan Category 2 centres, yang bekerja di bawah naungan UNESCO tetapi secara hukum merupakan organisasi independen.
Karena status tersebut, institut Category 1 biasanya berfungsi sebagai pusat rujukan global dalam bidang keahlian tertentu, menyediakan penelitian, keahlian teknis, dan panduan kebijakan bagi negara anggota UNESCO.
IISTEM juga penting karena:
Misi utama IISTEM adalah membantu negara memperkuat sistem pendidikan STEM—terutama negara dengan keterbatasan sumber daya atau kapasitas teknis.
Beberapa fokus utama kegiatannya meliputi:
Institut ini akan membantu menyusun kerangka kerja internasional untuk pendidikan STEM serta memberikan analisis dan rekomendasi kebijakan kepada pemerintah.
Salah satu prioritas utama adalah meningkatkan kapasitas tenaga pendidik melalui pelatihan guru, kurikulum modern, serta perencanaan pendidikan yang lebih baik.
IISTEM akan memfasilitasi penelitian kolaboratif dan menciptakan platform bagi negara untuk berbagi praktik terbaik dalam pendidikan STEM.
UNESCO secara khusus menargetkan Afrika, negara paling kurang berkembang (LDC), dan negara kepulauan kecil berkembang (SIDS) sebagai penerima manfaat utama.
Negara-negara ini sering menghadapi tantangan seperti:
Menurut definisi PBB, LDC adalah negara berpendapatan rendah yang sangat rentan terhadap guncangan ekonomi dan lingkungan, dan sebagian besar berada di Afrika.
Melalui dukungan kebijakan, program pelatihan, dan kemitraan internasional, institut ini diharapkan membantu negara-negara tersebut memperkuat sistem pendidikan serta mengembangkan keterampilan ilmiah dan teknologi yang penting untuk pembangunan berkelanjutan.
Peluncuran IISTEM mencerminkan upaya global untuk mengatasi kesenjangan dalam pendidikan sains dan teknologi.
Di era ekonomi digital dan teknologi maju, kemampuan di bidang STEM menjadi semakin penting bagi inovasi, pertumbuhan ekonomi, dan daya saing negara. Namun, akses terhadap pendidikan STEM berkualitas masih sangat tidak merata di banyak wilayah.
Dengan berfungsi sebagai pusat global untuk penelitian, kebijakan, dan kerja sama pendidikan STEM, UNESCO berharap institut di Shanghai ini dapat membantu negara-negara membangun ekosistem talenta sains dan teknologi yang lebih kuat dan inklusif di seluruh dunia.
Studio Global AI
Use this topic as a starting point for a fresh source-backed answer, then compare citations before you share it.
UNESCO mendirikan International Institute for STEM Education (IISTEM) di Shanghai sebagai institut Category 1—artinya secara hukum dan kelembagaan menjadi bagian langsung dari UNESCO—untuk memajukan pendidikan STEM ya...
UNESCO mendirikan International Institute for STEM Education (IISTEM) di Shanghai sebagai institut Category 1—artinya secara hukum dan kelembagaan menjadi bagian langsung dari UNESCO—untuk memajukan pendidikan STEM ya... Institut ini merupakan Category 1 pertama UNESCO di China dan salah satu dari sekitar sepuluh institut sejenis secara global, dibentuk melalui resolusi Konferensi Umum UNESCO.
Fokus utamanya meliputi penyusunan standar global STEM, dukungan kebijakan pendidikan, pelatihan guru, serta kerja sama internasional—dengan prioritas pada Afrika, negara paling kurang berkembang (LDC), dan negara kep...