Uni Eropa Berencana Perluas Pajak Karbon ke Semua Penerbangan Jarak Jauh: Pilihan, Biaya, dan Reaksi Keras Industri
Komisi Eropa diperkirakan akan mengusulkan perluasan Sistem Perdagangan Emisi (EU ETS) ke semua penerbangan yang berangkat dari Area Ekonomi Eropa (EEA) mulai 2027, sebuah langkah yang akan meningkatkan cakupan emisi... Koalisi CEO maskapai Eropa, termasuk bos Air France KLM, IAG, Lufthansa, dan Ryanair, memperingat...
Diterbitkan olehDiedit dengan DeepSeek-V4-ProGambar dibuat dengan GPT Image 1.5
Komisi Eropa diperkirakan akan mengusulkan perluasan Sistem Perdagangan Emisi (EU ETS) ke semua penerbangan yang berangkat dari Area Ekonomi Eropa (EEA) mulai 2027, sebuah langkah yang akan meningkatkan cakupan emisi...
Koalisi CEO maskapai Eropa, termasuk bos Air France KLM, IAG, Lufthansa, dan Ryanair, memperingatkan dalam surat Juni 2026 bahwa perluasan ini akan menghukum penumpang dan bisnis Eropa, serta berisiko memicu pembalasa...
Dorongan legislatif ini terjadi saat emisi penerbangan Eropa mencetak rekor 195 juta ton CO₂ pada 2025, dengan 68% emisi dari penerbangan jarak jauh masih belum dikenakan biaya karbon di bawah sistem intra EEA saat ini.
What is the European Commission's plan to extend carbon pricing (EU ETS) to long-haul international flights departing from Europe, what optiEuropean airlines face a potential expansion of carbon costs to all long-haul departing flights, a core part of the EU's July 2026 climate package.
AI Perintah
Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: What is the European Commission's plan to extend carbon pricing (EU ETS) to long-haul international flights departing from Europe, what opti. Article summary: The Commission is widely expected to propose **extending the EU ETS to at least all flights departing the EEA from 2027**, treating CORSIA as insufficient. Airlines and IATA are fighting the move on competitiveness, trad. Topic tags: general, government, general web, user generated. Reference image context from search candidates: Reference image 1: visual subject "BRUSSELS — The European Commission says it will push ahead with plans to charge airlines for carbon emissions from international flights, despite the risk of tensions with the Unit" source context "EU doubles down on carbon tax for international flights – POLITICO" Reference image 2: visual subject "B
openai.com
Komisi Eropa tinggal kurang dari sebulan lagi untuk mengambil keputusan yang secara fundamental dapat mengubah lanskap ekonomi penerbangan jarak jauh. Pada Juli 2026, lembaga ini harus menyampaikan kajian dampak dan proposal legislatif tentang apakah akan memperluas rezim penetapan harga karbon blok tersebut—Sistem Perdagangan Emisi Uni Eropa (EU ETS)—ke penerbangan internasional yang berangkat dari Eropa. Langkah ini digadang-gadang sebagai pilar utama agenda iklim ambisius Uni Eropa, tetapi langsung menuai reaksi cepat dan keras dari industri penerbangan. Mereka memperingatkan potensi kenaikan harga tiket, distorsi persaingan, dan bentrokan langsung dengan skema global alternatif.
Inti perdebatannya terletak pada sebuah ketidakseimbangan sederhana: sejak 2012, EU ETS sengaja dibatasi hanya untuk penerbangan di dalam Area Ekonomi Eropa (EEA). Ini adalah pengecualian (derogasi) yang dirancang untuk memberi waktu bagi skema pengimbangan global Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO), yang dikenal dengan nama CORSIA, agar matang. Pengecualian itu akan berakhir pada 31 Desember 2026, dan Komisi secara hukum wajib memutuskan langkah selanjutnya .
Studio Global AI
Lanjutkan penelitian Anda
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
Apa jawaban singkat untuk "Uni Eropa Berencana Perluas Pajak Karbon ke Semua Penerbangan Jarak Jauh: Pilihan, Biaya, dan Reaksi Keras Industri"?
Komisi Eropa diperkirakan akan mengusulkan perluasan Sistem Perdagangan Emisi (EU ETS) ke semua penerbangan yang berangkat dari Area Ekonomi Eropa (EEA) mulai 2027, sebuah langkah yang akan meningkatkan cakupan emisi...
Apa poin penting yang harus divalidasi terlebih dahulu?
Komisi Eropa diperkirakan akan mengusulkan perluasan Sistem Perdagangan Emisi (EU ETS) ke semua penerbangan yang berangkat dari Area Ekonomi Eropa (EEA) mulai 2027, sebuah langkah yang akan meningkatkan cakupan emisi... Koalisi CEO maskapai Eropa, termasuk bos Air France KLM, IAG, Lufthansa, dan Ryanair, memperingatkan dalam surat Juni 2026 bahwa perluasan ini akan menghukum penumpang dan bisnis Eropa, serta berisiko memicu pembalasa...
Apa yang harus saya lakukan selanjutnya dalam latihan?
Dorongan legislatif ini terjadi saat emisi penerbangan Eropa mencetak rekor 195 juta ton CO₂ pada 2025, dengan 68% emisi dari penerbangan jarak jauh masih belum dikenakan biaya karbon di bawah sistem intra EEA saat ini.
Uni Eropa Berencana Perluas Pajak Karbon ke Semua Penerbangan Jarak Jauh: Pilihan, Biaya, dan Reaksi Keras Industri
Komisi Eropa diperkirakan akan mengusulkan perluasan Sistem Perdagangan Emisi (EU ETS) ke semua penerbangan yang berangkat dari Area Ekonomi Eropa (EEA) mulai 2027, sebuah langkah yang akan meningkatkan cakupan emisi... Koalisi CEO maskapai Eropa, termasuk bos Air France KLM, IAG, Lufthansa, dan Ryanair, memperingat...
Diterbitkan olehDiedit dengan DeepSeek-V4-ProGambar dibuat dengan GPT Image 1.5
Komisi Eropa diperkirakan akan mengusulkan perluasan Sistem Perdagangan Emisi (EU ETS) ke semua penerbangan yang berangkat dari Area Ekonomi Eropa (EEA) mulai 2027, sebuah langkah yang akan meningkatkan cakupan emisi...
Koalisi CEO maskapai Eropa, termasuk bos Air France KLM, IAG, Lufthansa, dan Ryanair, memperingatkan dalam surat Juni 2026 bahwa perluasan ini akan menghukum penumpang dan bisnis Eropa, serta berisiko memicu pembalasa...
Dorongan legislatif ini terjadi saat emisi penerbangan Eropa mencetak rekor 195 juta ton CO₂ pada 2025, dengan 68% emisi dari penerbangan jarak jauh masih belum dikenakan biaya karbon di bawah sistem intra EEA saat ini.
What is the European Commission's plan to extend carbon pricing (EU ETS) to long-haul international flights departing from Europe, what optiEuropean airlines face a potential expansion of carbon costs to all long-haul departing flights, a core part of the EU's July 2026 climate package.
AI Perintah
Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: What is the European Commission's plan to extend carbon pricing (EU ETS) to long-haul international flights departing from Europe, what opti. Article summary: The Commission is widely expected to propose **extending the EU ETS to at least all flights departing the EEA from 2027**, treating CORSIA as insufficient. Airlines and IATA are fighting the move on competitiveness, trad. Topic tags: general, government, general web, user generated. Reference image context from search candidates: Reference image 1: visual subject "BRUSSELS — The European Commission says it will push ahead with plans to charge airlines for carbon emissions from international flights, despite the risk of tensions with the Unit" source context "EU doubles down on carbon tax for international flights – POLITICO" Reference image 2: visual subject "B
openai.com
Komisi Eropa tinggal kurang dari sebulan lagi untuk mengambil keputusan yang secara fundamental dapat mengubah lanskap ekonomi penerbangan jarak jauh. Pada Juli 2026, lembaga ini harus menyampaikan kajian dampak dan proposal legislatif tentang apakah akan memperluas rezim penetapan harga karbon blok tersebut—Sistem Perdagangan Emisi Uni Eropa (EU ETS)—ke penerbangan internasional yang berangkat dari Eropa. Langkah ini digadang-gadang sebagai pilar utama agenda iklim ambisius Uni Eropa, tetapi langsung menuai reaksi cepat dan keras dari industri penerbangan. Mereka memperingatkan potensi kenaikan harga tiket, distorsi persaingan, dan bentrokan langsung dengan skema global alternatif.
Inti perdebatannya terletak pada sebuah ketidakseimbangan sederhana: sejak 2012, EU ETS sengaja dibatasi hanya untuk penerbangan di dalam Area Ekonomi Eropa (EEA). Ini adalah pengecualian (derogasi) yang dirancang untuk memberi waktu bagi skema pengimbangan global Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO), yang dikenal dengan nama CORSIA, agar matang. Pengecualian itu akan berakhir pada 31 Desember 2026, dan Komisi secara hukum wajib memutuskan langkah selanjutnya .
Studio Global AI
Lanjutkan penelitian Anda
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
Apa jawaban singkat untuk "Uni Eropa Berencana Perluas Pajak Karbon ke Semua Penerbangan Jarak Jauh: Pilihan, Biaya, dan Reaksi Keras Industri"?
Komisi Eropa diperkirakan akan mengusulkan perluasan Sistem Perdagangan Emisi (EU ETS) ke semua penerbangan yang berangkat dari Area Ekonomi Eropa (EEA) mulai 2027, sebuah langkah yang akan meningkatkan cakupan emisi...
Apa poin penting yang harus divalidasi terlebih dahulu?
Komisi Eropa diperkirakan akan mengusulkan perluasan Sistem Perdagangan Emisi (EU ETS) ke semua penerbangan yang berangkat dari Area Ekonomi Eropa (EEA) mulai 2027, sebuah langkah yang akan meningkatkan cakupan emisi... Koalisi CEO maskapai Eropa, termasuk bos Air France KLM, IAG, Lufthansa, dan Ryanair, memperingatkan dalam surat Juni 2026 bahwa perluasan ini akan menghukum penumpang dan bisnis Eropa, serta berisiko memicu pembalasa...
Apa yang harus saya lakukan selanjutnya dalam latihan?
Dorongan legislatif ini terjadi saat emisi penerbangan Eropa mencetak rekor 195 juta ton CO₂ pada 2025, dengan 68% emisi dari penerbangan jarak jauh masih belum dikenakan biaya karbon di bawah sistem intra EEA saat ini.
Kajian Komisi bukanlah pilihan biner antara sistemnya sendiri atau sistem global. Para pejabat sedang memeriksa serangkaian opsi, dengan arah kebijakan yang jelas mulai terlihat dari institusi-institusi Uni Eropa :
Perluasan Penuh untuk Penerbangan yang Berangkat: Opsi yang paling mungkin adalah membawa semua penerbangan internasional yang berangkat dari EEA ke dalam EU ETS. Ini akan meningkatkan volume emisi penerbangan yang tercakup oleh skema ini sekitar 109% .
Cakupan Penuh "Dua Kaki" (Both Legs): Pendekatan yang lebih agresif akan mencakup penerbangan internasional baik yang berangkat maupun yang tiba, menangkap porsi emisi terbesar tetapi juga memaksimalkan friksi internasional .
Model Hibrida CORSIA-ETS: Sebuah kompromi dapat melihat ETS hanya diterapkan pada penerbangan yang berangkat, sementara CORSIA menangani penerbangan yang masuk, atau sebaliknya.
Mempertahankan Status Quo dengan CORSIA: Opsi yang paling tidak mungkin adalah terus hanya mengandalkan CORSIA, karena skema ini secara luas dianggap di Brussel tidak memadai untuk memenuhi target iklim Uni Eropa .
Keputusan ini tidak terjadi dalam ruang hampa. Proposal bulan Juli adalah bagian dari perombakan yang lebih luas untuk menyelaraskan seluruh EU ETS dengan target iklim 2040 Uni Eropa yang mengikat secara hukum, yaitu pengurangan emisi bersih 90% (dibandingkan dengan tingkat tahun 1990) . Batas keseluruhan pasar karbon sudah berada pada lintasan penurunan yang curam, dan sektor penerbangan telah melihat jatah gratisnya dihapus sepenuhnya. Ini membuat maskapai sepenuhnya terpapar biaya karbon pada rute yang tercakup mulai tahun 2026 .
Kalkulasi Biaya: Rekor Emisi, Harga Karbon Tinggi
Taruhan dari keputusan ini diperbesar oleh kondisi pasar saat ini.
Rekor Emisi: Emisi penerbangan Eropa mencapai titik tertinggi sepanjang masa, yaitu 195 juta ton CO₂ pada tahun 2025. Yang krusial, 68% dari emisi dari penerbangan yang berangkat tidak dikenakan biaya di bawah pembatasan intra-EEA saat ini .
Harga Karbon Tinggi: Harga tunjangan Uni Eropa (EUA) berfluktuasi antara €70 dan €100 per ton sepanjang 2025-2026. Ini membuat dampak finansial dari setiap perluasan cakupan menjadi substansial. Sebuah analisis terperinci oleh CE Delft untuk Transport & Environment memperkirakan, pada tahun 2030, tiket dari Amsterdam ke Hong Kong dapat mengalami biaya tambahan sebesar €40, sementara penerbangan ke Istanbul bisa naik €19 .
Niat Komisi disambut dengan serangan balik yang terkoordinasi dan kuat dari industri penerbangan. Serangan ini berpusat pada argumen tentang daya saing, perdagangan, dan integritas kerangka kerja global CORSIA.
Surat Gabungan CEO Maskapai
Pada 8 Juni 2026, para CEO maskapai terbesar Eropa—termasuk Air France-KLM, IAG (pemilik British Airways), Lufthansa, dan Ryanair—mengirim surat bersama kepada Presiden Komisi Ursula von der Leyen. Pesan mereka, yang dilihat oleh Reuters, sangat blak-blakan: "Memperluas penetapan harga karbon UE ke penerbangan di luar EEA akan lebih menghukum penumpang dan bisnis Eropa dengan meningkatkan biaya perjalanan udara" .
Para CEO menyampaikan tiga peringatan inti :
Harga Tiket Lebih Tinggi: Dampak langsung dan tak terhindarkan pada biaya konsumen untuk rute jarak jauh.
Kerugian Kompetitif: Maskapai non-Eropa di rute yang sama tidak akan menghadapi biaya karbon yang sama, memberi mereka keunggulan komersial yang menentukan.
Pembalasan Dagang: Langkah ini berisiko memicu terulangnya sengketa internasional tahun 2012 ketika negara-negara non-Uni Eropa, termasuk China, AS, dan negara-negara Teluk, dengan keras menentang upaya awal EU ETS untuk mencakup penerbangan, dengan beberapa mengancam akan melakukan pembalasan perdagangan.
Surat itu juga berargumen bahwa perluasan ETS secara sepihak secara langsung merusak skema global CORSIA, yang dijadwalkan memasuki fase wajibnya pada tahun 2027. Industri khawatir akan fragmentasi pasar, di mana maskapai harus mematuhi dua sistem yang tumpang tindih dan saling bertentangan .
Dorongan IATA untuk Solusi Global
Asosiasi Transportasi Udara Internasional (IATA) telah menjadi penentang institusional paling vokal. Dalam sebuah pernyataan Maret 2026, IATA mendesak Uni Eropa untuk "memastikan implementasi penuh CORSIA untuk semua penerbangan internasional, termasuk penerbangan di dalam EEA" untuk mencegah "fragmentasi regulasi yang merusak" . IATA menuduh Uni Eropa mencoba "membajak CORSIA" dan telah memperingatkan bahwa perluasan ETS akan "menggoyahkan konsensus internasional" untuk pengurangan karbon penerbangan . Pelobi IATA sejak 2025 telah fokus pada penggantian cakupan ETS untuk penerbangan intra-EEA dengan CORSIA, sebuah langkah yang menurut analis akan secara signifikan melemahkan pemangkasan emisi .
Aliansi Penerbangan yang Lebih Luas
Aliansi yang lebih luas dari badan penerbangan Eropa, termasuk Airlines for Europe (A4E) dan Airports Council International (ACI) Europe, menerbitkan surat terbuka pada 5 Juni 2026, memperingatkan bahwa perluasan ETS dapat memicu "perang dagang yang agresif dan melumpuhkan maskapai kontinental" . Aliansi tersebut menunjukkan bahwa pengecualian CORSIA saat ini berakhir pada akhir 2026, dan jika diperpanjang secara otomatis tanpa proposal baru, akan tetap memperluas cakupan ETS .
Keretakan dalam Konsensus Negara Anggota
Dinamika politik di dalam Dewan Uni Eropa sangat kompleks. Meskipun tidak ada daftar publik yang definitif, sebuah koalisi dari sembilan negara anggota dilaporkan menolak perluasan ini dalam negosiasi persiapan. Catatan historis dari diskusi paket Fit for 55 menunjukkan bahwa Irlandia telah mengajukan kekhawatiran subsidiaritas, dan Senat Ceko secara resmi meminta evaluasi tentang risiko kenaikan biaya . Kekhawatiran tentang konektivitas untuk wilayah perifer dan terluar juga sangat menonjol.
Sebaliknya, sekelompok negara berambisi iklim, yang dilaporkan dipimpin oleh Prancis dan Belanda, mendorong ke arah yang berlawanan, mendukung perluasan ETS ke semua penerbangan yang berangkat .
Apa yang Terjadi Selanjutnya
Jadwalnya ketat dan jalur legislatifnya jelas:
Juli 2026: Komisi Eropa menerbitkan kajian dampak dan proposal legislatifnya sebagai bagian dari paket iklim yang lebih luas .
31 Desember 2026: Pengecualian hukum (derogasi) saat ini yang melindungi penerbangan ekstra-EEA dari ETS berakhir .
1 Januari 2027: Fase wajib CORSIA dimulai secara global, bersamaan dengan dimulainya pelelangan penuh untuk tunjangan penerbangan di dalam ETS yang ada .
Proposal Komisi hanyalah permulaan. Setelah diajukan, proposal ini akan menjadi subjek negosiasi intens dan potensi amandemen oleh Dewan (mewakili negara anggota) dan Parlemen Eropa sepanjang akhir 2026 hingga 2027. Hasilnya akan menentukan apakah biaya karbon untuk terbang dari Eropa tetap menjadi urusan regional atau menjadi urusan global.
uploads.transportenvironment.org[PDF] Expanding the EU's carbon market for aviation
Kajian Komisi bukanlah pilihan biner antara sistemnya sendiri atau sistem global. Para pejabat sedang memeriksa serangkaian opsi, dengan arah kebijakan yang jelas mulai terlihat dari institusi-institusi Uni Eropa :
Perluasan Penuh untuk Penerbangan yang Berangkat: Opsi yang paling mungkin adalah membawa semua penerbangan internasional yang berangkat dari EEA ke dalam EU ETS. Ini akan meningkatkan volume emisi penerbangan yang tercakup oleh skema ini sekitar 109% .
Cakupan Penuh "Dua Kaki" (Both Legs): Pendekatan yang lebih agresif akan mencakup penerbangan internasional baik yang berangkat maupun yang tiba, menangkap porsi emisi terbesar tetapi juga memaksimalkan friksi internasional .
Model Hibrida CORSIA-ETS: Sebuah kompromi dapat melihat ETS hanya diterapkan pada penerbangan yang berangkat, sementara CORSIA menangani penerbangan yang masuk, atau sebaliknya.
Mempertahankan Status Quo dengan CORSIA: Opsi yang paling tidak mungkin adalah terus hanya mengandalkan CORSIA, karena skema ini secara luas dianggap di Brussel tidak memadai untuk memenuhi target iklim Uni Eropa .
Keputusan ini tidak terjadi dalam ruang hampa. Proposal bulan Juli adalah bagian dari perombakan yang lebih luas untuk menyelaraskan seluruh EU ETS dengan target iklim 2040 Uni Eropa yang mengikat secara hukum, yaitu pengurangan emisi bersih 90% (dibandingkan dengan tingkat tahun 1990) . Batas keseluruhan pasar karbon sudah berada pada lintasan penurunan yang curam, dan sektor penerbangan telah melihat jatah gratisnya dihapus sepenuhnya. Ini membuat maskapai sepenuhnya terpapar biaya karbon pada rute yang tercakup mulai tahun 2026 .
Kalkulasi Biaya: Rekor Emisi, Harga Karbon Tinggi
Taruhan dari keputusan ini diperbesar oleh kondisi pasar saat ini.
Rekor Emisi: Emisi penerbangan Eropa mencapai titik tertinggi sepanjang masa, yaitu 195 juta ton CO₂ pada tahun 2025. Yang krusial, 68% dari emisi dari penerbangan yang berangkat tidak dikenakan biaya di bawah pembatasan intra-EEA saat ini .
Harga Karbon Tinggi: Harga tunjangan Uni Eropa (EUA) berfluktuasi antara €70 dan €100 per ton sepanjang 2025-2026. Ini membuat dampak finansial dari setiap perluasan cakupan menjadi substansial. Sebuah analisis terperinci oleh CE Delft untuk Transport & Environment memperkirakan, pada tahun 2030, tiket dari Amsterdam ke Hong Kong dapat mengalami biaya tambahan sebesar €40, sementara penerbangan ke Istanbul bisa naik €19 .
Niat Komisi disambut dengan serangan balik yang terkoordinasi dan kuat dari industri penerbangan. Serangan ini berpusat pada argumen tentang daya saing, perdagangan, dan integritas kerangka kerja global CORSIA.
Surat Gabungan CEO Maskapai
Pada 8 Juni 2026, para CEO maskapai terbesar Eropa—termasuk Air France-KLM, IAG (pemilik British Airways), Lufthansa, dan Ryanair—mengirim surat bersama kepada Presiden Komisi Ursula von der Leyen. Pesan mereka, yang dilihat oleh Reuters, sangat blak-blakan: "Memperluas penetapan harga karbon UE ke penerbangan di luar EEA akan lebih menghukum penumpang dan bisnis Eropa dengan meningkatkan biaya perjalanan udara" .
Para CEO menyampaikan tiga peringatan inti :
Harga Tiket Lebih Tinggi: Dampak langsung dan tak terhindarkan pada biaya konsumen untuk rute jarak jauh.
Kerugian Kompetitif: Maskapai non-Eropa di rute yang sama tidak akan menghadapi biaya karbon yang sama, memberi mereka keunggulan komersial yang menentukan.
Pembalasan Dagang: Langkah ini berisiko memicu terulangnya sengketa internasional tahun 2012 ketika negara-negara non-Uni Eropa, termasuk China, AS, dan negara-negara Teluk, dengan keras menentang upaya awal EU ETS untuk mencakup penerbangan, dengan beberapa mengancam akan melakukan pembalasan perdagangan.
Surat itu juga berargumen bahwa perluasan ETS secara sepihak secara langsung merusak skema global CORSIA, yang dijadwalkan memasuki fase wajibnya pada tahun 2027. Industri khawatir akan fragmentasi pasar, di mana maskapai harus mematuhi dua sistem yang tumpang tindih dan saling bertentangan .
Dorongan IATA untuk Solusi Global
Asosiasi Transportasi Udara Internasional (IATA) telah menjadi penentang institusional paling vokal. Dalam sebuah pernyataan Maret 2026, IATA mendesak Uni Eropa untuk "memastikan implementasi penuh CORSIA untuk semua penerbangan internasional, termasuk penerbangan di dalam EEA" untuk mencegah "fragmentasi regulasi yang merusak" . IATA menuduh Uni Eropa mencoba "membajak CORSIA" dan telah memperingatkan bahwa perluasan ETS akan "menggoyahkan konsensus internasional" untuk pengurangan karbon penerbangan . Pelobi IATA sejak 2025 telah fokus pada penggantian cakupan ETS untuk penerbangan intra-EEA dengan CORSIA, sebuah langkah yang menurut analis akan secara signifikan melemahkan pemangkasan emisi .
Aliansi Penerbangan yang Lebih Luas
Aliansi yang lebih luas dari badan penerbangan Eropa, termasuk Airlines for Europe (A4E) dan Airports Council International (ACI) Europe, menerbitkan surat terbuka pada 5 Juni 2026, memperingatkan bahwa perluasan ETS dapat memicu "perang dagang yang agresif dan melumpuhkan maskapai kontinental" . Aliansi tersebut menunjukkan bahwa pengecualian CORSIA saat ini berakhir pada akhir 2026, dan jika diperpanjang secara otomatis tanpa proposal baru, akan tetap memperluas cakupan ETS .
Keretakan dalam Konsensus Negara Anggota
Dinamika politik di dalam Dewan Uni Eropa sangat kompleks. Meskipun tidak ada daftar publik yang definitif, sebuah koalisi dari sembilan negara anggota dilaporkan menolak perluasan ini dalam negosiasi persiapan. Catatan historis dari diskusi paket Fit for 55 menunjukkan bahwa Irlandia telah mengajukan kekhawatiran subsidiaritas, dan Senat Ceko secara resmi meminta evaluasi tentang risiko kenaikan biaya . Kekhawatiran tentang konektivitas untuk wilayah perifer dan terluar juga sangat menonjol.
Sebaliknya, sekelompok negara berambisi iklim, yang dilaporkan dipimpin oleh Prancis dan Belanda, mendorong ke arah yang berlawanan, mendukung perluasan ETS ke semua penerbangan yang berangkat .
Apa yang Terjadi Selanjutnya
Jadwalnya ketat dan jalur legislatifnya jelas:
Juli 2026: Komisi Eropa menerbitkan kajian dampak dan proposal legislatifnya sebagai bagian dari paket iklim yang lebih luas .
31 Desember 2026: Pengecualian hukum (derogasi) saat ini yang melindungi penerbangan ekstra-EEA dari ETS berakhir .
1 Januari 2027: Fase wajib CORSIA dimulai secara global, bersamaan dengan dimulainya pelelangan penuh untuk tunjangan penerbangan di dalam ETS yang ada .
Proposal Komisi hanyalah permulaan. Setelah diajukan, proposal ini akan menjadi subjek negosiasi intens dan potensi amandemen oleh Dewan (mewakili negara anggota) dan Parlemen Eropa sepanjang akhir 2026 hingga 2027. Hasilnya akan menentukan apakah biaya karbon untuk terbang dari Eropa tetap menjadi urusan regional atau menjadi urusan global.
uploads.transportenvironment.org[PDF] Expanding the EU's carbon market for aviation