Startup healthtech Ditto dari Rotterdam membuat aplikasi gratis berbasis AI yang dapat merekam konsultasi dokter atau memproses dokumen medis lalu mengubahnya menjadi ringkasan bahasa sederhana bagi pasien. Aplikasi ini membantu pasien memahami diagnosis dan rencana perawatan karena penelitian menunjukkan banyak pas...

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: What is the Dutch healthtech startup Ditto, how does its AI-powered app help patients understand and revisit information from medical consul. Article summary: Ditto is a Rotterdam-based Dutch healthtech startup building a free AI-powered app that helps patients and families understand medical consultations by turning complex medical information into plain-language summaries. I. Topic tags: general, general web. Reference image context from search candidates: Reference image 1: visual subject "Dutch startup develops solution to make medical information understandable for patients and their environment. Dutch startup Ditto has developed a free tool that translates complex" source context "Can't remember your talk with the doctor? AI has the answer - IO+" Reference image 2: visual subject "# Duch Ditto raises €7.6M for
Kunjungan ke dokter sering berlangsung singkat, penuh emosi, dan sarat istilah medis yang sulit dipahami. Tak jarang pasien keluar dari ruang konsultasi dengan kebingungan—lupa detail diagnosis, rencana pengobatan, atau bahkan apa yang sebenarnya dikatakan dokter.
Startup healthtech asal Rotterdam, Belanda, bernama Ditto mencoba mengatasi masalah ini dengan bantuan kecerdasan buatan (AI). Mereka mengembangkan aplikasi mobile gratis yang membantu pasien menangkap, memahami, dan meninjau kembali informasi dari konsultasi medis.
Banyak penelitian menunjukkan bahwa pasien sering kesulitan mengingat informasi medis yang baru saja mereka dengar. Dalam kondisi stres atau emosional, seseorang bisa hanya mengingat sekitar 20–40% dari percakapan dengan dokter.
Akibatnya, pasien bisa salah memahami diagnosis, lupa instruksi pengobatan, atau kesulitan menjelaskan kembali kondisi mereka kepada keluarga.
Ditto dibangun dari pertanyaan sederhana yang sering muncul setelah konsultasi: “Tadi dokter sebenarnya bilang apa?”
Platform AI yang dikembangkan Ditto dirancang untuk mengubah komunikasi medis yang kompleks menjadi informasi yang lebih mudah dipahami pasien.
Beberapa fitur utamanya meliputi:
Hasilnya adalah catatan konsultasi yang bisa dicari dan ditinjau ulang kapan saja—membantu pasien mengikuti instruksi dokter, memahami pilihan pengobatan, dan berdiskusi dengan keluarga sebelum mengambil keputusan medis.
Ditto didirikan oleh tiga profesional teknologi dan kesehatan:
Beberapa laporan menyebut ide awalnya muncul dari pengalaman pribadi: ketika salah satu pendiri menemani teman yang sakit serius ke konsultasi onkologi, mereka menyadari bahwa keduanya keluar dari ruangan dokter dengan pemahaman yang sangat berbeda tentang apa yang baru saja dijelaskan.
Aplikasi Ditto diluncurkan di Belanda pada musim panas 2025.
Sejak saat itu, adopsinya meningkat cukup cepat. Berbagai laporan menyebutkan aplikasi ini telah mencapai hampir 100.000 unduhan sejak diluncurkan.
Inisiatif ini juga mendapat dukungan dari organisasi kesehatan di Belanda. Federasi Pasien Belanda mendukung penggunaan aplikasi tersebut, dan perusahaan asuransi kesehatan Menzis bahkan merekomendasikannya kepada para nasabahnya.
Pada 2026, Ditto berhasil mengamankan €7,6 juta dalam pendanaan tahap awal (seed funding). Putaran pendanaan ini dipimpin oleh Heal Capital, dengan partisipasi dari Rubio Impact Ventures dan Optiverder.
Dana tersebut akan digunakan untuk:
Perusahaan menargetkan ekspansi ke beberapa pasar Eropa, termasuk Jerman, Inggris, dan Spanyol.
Ditto muncul di tengah kesadaran yang makin besar bahwa ada kesenjangan komunikasi antara dokter dan pasien. Konsultasi sering berlangsung cepat, istilah medis rumit, dan pasien kerap menerima informasi penting ketika sedang stres atau sakit.
Dengan mengubah percakapan medis menjadi ringkasan yang jelas dan mudah dipahami, alat berbasis AI seperti Ditto berpotensi memberi pasien kendali lebih besar atas informasi kesehatan mereka—serta mengurangi kesalahpahaman tentang diagnosis, obat, atau rencana perawatan.
Jika adopsinya terus meningkat, aplikasi semacam ini bisa menjadi pendamping standar bagi pasien setiap kali mereka berkonsultasi dengan dokter.
Studio Global AI
Use this topic as a starting point for a fresh source-backed answer, then compare citations before you share it.
Startup healthtech Ditto dari Rotterdam membuat aplikasi gratis berbasis AI yang dapat merekam konsultasi dokter atau memproses dokumen medis lalu mengubahnya menjadi ringkasan bahasa sederhana bagi pasien.
Startup healthtech Ditto dari Rotterdam membuat aplikasi gratis berbasis AI yang dapat merekam konsultasi dokter atau memproses dokumen medis lalu mengubahnya menjadi ringkasan bahasa sederhana bagi pasien. Aplikasi ini membantu pasien memahami diagnosis dan rencana perawatan karena penelitian menunjukkan banyak pasien hanya mengingat sekitar 20–40% informasi saat konsultasi medis.
Didirikan oleh Tobias Polak, Bart Voorn, dan Merlijn van Breugel, Ditto telah mendekati 100.000 unduhan sejak diluncurkan pada 2025 dan baru mengumpulkan pendanaan €7,6 juta untuk ekspansi ke beberapa negara Eropa.