Bocoran desain antarmuka aplikasi pendamping pada akhir Juli 2026 memang menunjukkan bahwa konsep Ballie mungkin belum sepenuhnya ditinggalkan. Namun, hingga kini Samsung belum mengumumkan aplikasi resmi, harga, tanggal rilis, maupun ketersediaan produk .
Samsung pertama kali memperkenalkan Ballie di CES 2020, pameran teknologi konsumen tahunan di Las Vegas. Saat itu, Ballie digambarkan sebagai robot berukuran kira-kira seperti bola tenis yang dapat bergerak mengikuti pemiliknya dan membantu berbagai tugas di rumah .
Samsung menyebutnya sebagai robot pendamping kehidupan. Ballie juga memiliki kamera untuk mengabadikan momen dan dapat membantu mengaktifkan perangkat rumah pintar, seperti penyedot debu robot, ketika diperlukan .
Empat tahun kemudian, Samsung membawa kembali Ballie di CES 2024 dengan bentuk yang jauh lebih besar, kira-kira seukuran bola bowling. Versi baru ini dilengkapi proyektor 1080p, sensor lidar spasial untuk membantu navigasi, serta kemampuan yang diposisikan sebagai robot pendamping AI berbasis platform Gemini milik Google .
Ballie diklaim dapat memproyeksikan antarmuka, film, panggilan video, atau informasi ke dinding dan lantai, mengendalikan perangkat rumah pintar, serta merespons perintah suara .
Pada awal 2025, Samsung mengumumkan bahwa Ballie akan tersedia di Amerika Serikat dan Korea Selatan pada musim panas 2025 . Periode tersebut berlalu tanpa peluncuran.
Pada Desember 2025, Samsung mengonfirmasi penundaan berikutnya. Perusahaan mengatakan masih "terus menyempurnakan dan mematangkan teknologinya" agar dapat memberikan pengalaman yang lebih baik kepada pelanggan . Dengan demikian, seluruh jadwal peluncuran yang sebelumnya disampaikan Samsung terlewat hingga akhir 2025 .
Pada 7 Januari 2026, Bloomberg melaporkan bahwa Samsung "once again sidelined Ballie"—kembali menepikan Ballie. Robot tersebut juga sama sekali tidak terlihat di CES 2026 .
Dalam komunikasi kepada Bloomberg, Samsung tidak lagi menggambarkan Ballie sebagai produk konsumen yang siap dijual. Perusahaan menyebutnya sebagai "active innovation platform", yang secara praktis menunjukkan pergeseran Ballie menjadi proyek riset dan pengembangan internal .
Samsung tidak memberikan kepastian apakah Ballie pada akhirnya akan sampai ke tangan konsumen dan tidak menyampaikan jadwal rilis baru .
Pada Februari 2026, Samsung diam-diam menghapus halaman pendaftaran dan informasi Ballie dari situsnya. Pengunjung kemudian dialihkan ke halaman produk proyektor Samsung .
Perubahan ini penting karena halaman tersebut sebelumnya menjadi tempat calon pengguna mendaftarkan diri untuk memperoleh informasi ketersediaan Ballie. SamMobile menyebut penghapusan itu sebagai hilangnya "jalur harapan terakhir" bagi peluncuran komersial robot tersebut .
Pada 30–31 Juli 2026, SammyGuru menerbitkan gambar yang disebut sebagai sketsa awal antarmuka aplikasi ponsel pendamping Ballie . Beberapa elemen yang terlihat antara lain:
Namun, gambar-gambar tersebut hanyalah wireframe, yaitu rancangan awal struktur dan tampilan aplikasi. Belum ada bukti bahwa aplikasinya telah berfungsi atau bahwa Samsung sedang menyiapkan peluncuran Ballie untuk konsumen .
Status paling akurat untuk Ballie saat ini adalah ditangguhkan tanpa batas sebagai produk konsumen. Samsung masih menyebutnya sebagai "active innovation platform", tetapi tidak memberikan jadwal rilis maupun kepastian bahwa versi komersialnya akan pernah dipasarkan .
Bocoran aplikasi menjadi tanda pertama adanya aktivitas terkait Ballie sejak halaman produknya dihapus. Meski demikian, rancangan tersebut belum mengubah status resminya. Untuk saat ini, Ballie masih merupakan konsep dan proyek inovasi internal—bukan robot rumah pintar yang dapat dibeli.