Untuk edisi 2026, pendaftaran memiliki batas waktu yang cukup dekat:
Setiap tahun, ribuan startup mendaftar, tetapi hanya 200 perusahaan yang dipilih untuk masuk ke program ini.
Startup Battlefield 200 terutama ditujukan untuk startup tahap awal (early‑stage), khususnya yang:
TechCrunch secara eksplisit mendorong founder pre‑Series A dari berbagai sektor teknologi untuk mendaftar.
Startup yang berhasil masuk Startup Battlefield 200 mendapatkan berbagai peluang untuk meningkatkan visibilitas dan membuka peluang pendanaan.
Beberapa manfaat utama meliputi:
Bagi banyak startup, kombinasi paparan investor, perhatian media, dan pelatihan pitching ini bisa membantu mempercepat proses fundraising dan kemitraan bisnis.
Startup Battlefield berjalan dalam beberapa tahap selama acara Disrupt:
Karena final berlangsung di panggung utama Disrupt, startup yang masuk final biasanya mendapatkan perhatian global dari investor dan media teknologi.
Startup Battlefield sudah berjalan lebih dari 15 tahun dan dikenal sebagai salah satu panggung peluncuran startup paling berpengaruh di industri teknologi.
Secara keseluruhan, program ini telah menghasilkan:
Beberapa perusahaan teknologi yang pernah tampil di program ini antara lain Dropbox, Cloudflare, Discord, Fitbit, Trello, dan Mint.
Bagi startup tahap awal yang sudah memiliki produk dan cerita pertumbuhan yang kuat, Startup Battlefield menawarkan sesuatu yang jarang didapat: momen visibilitas global yang sangat terkonsentrasi.
Founder dapat mempresentasikan produk mereka di depan investor, jurnalis, dan ribuan peserta industri teknologi — sekaligus mendapatkan masukan langsung dari venture capital berpengalaman. Ditambah peluang memenangkan $100.000 tanpa melepas saham, kompetisi ini tetap menjadi salah satu kesempatan paling bergengsi bagi startup baru di ekosistem teknologi global.
Comments
0 comments