Solinide mengumumkan penutupan putaran pendanaan seed senilai €4 juta pada 20 Agustus 2026. Dana tersebut akan digunakan untuk mengomersialkan teknologi fotonik yang telah dipatenkan, meningkatkan kesiapan teknologi, dan mempersiapkan produksi berskala besar.
Putaran ini dipimpin bersama oleh Navigare Ventures dan PSV Hafnium. Investor lain yang turut berpartisipasi adalah Chalmers Ventures, Turbine Capital, Norrsken Evolve, dan Almi Greentech Fund.
Dalam banyak sistem optik berbasis wavelength-division multiplexing, setiap panjang gelombang biasanya dihasilkan oleh laser terpisah. Artinya, sistem dapat membutuhkan susunan banyak laser untuk mengirimkan berbagai aliran data melalui satu serat optik.
Pendekatan Solinide berbeda. Teknologi microcomb-nya dirancang mengintegrasikan fungsi sumber cahaya ke dalam chip fotonik silikon nitrida. Dengan menggunakan satu laser pemompa dan struktur resonan terintegrasi, chip tersebut dapat menghasilkan banyak panjang gelombang yang jaraknya seragam dan terkontrol dari sumber yang sama.
Setiap panjang gelombang dapat berfungsi sebagai kanal data tersendiri. Secara teori, satu sumber cahaya yang ringkas dapat mendukung banyak aliran data tanpa memerlukan satu laser terpisah untuk setiap kanal. Dalam konteks produk yang diumumkan, perusahaan menyebut teknologi ini mampu menghasilkan puluhan panjang gelombang, sementara spesifikasi teknologinya menyebut lebih dari 100 kanal.
Solinide menargetkan sejumlah manfaat, seperti:
Namun, manfaat tersebut masih merupakan sasaran desain dan klaim perusahaan, bukan hasil yang telah terbukti secara independen di berbagai penerapan komersial.
Solinide juga melaporkan efisiensi konversi optik lebih dari 60% pada arsitektur microcomb “photonic molecular” miliknya. Perusahaan membandingkannya dengan efisiensi kurang dari 5% pada microcomb soliton konvensional. Angka-angka ini belum memperoleh pembandingan independen berdasarkan bukti yang tersedia.
Sistem AI memindahkan data dalam jumlah sangat besar antara prosesor, akselerator, memori, dan switch jaringan. Ketika klaster AI semakin besar, koneksi optik yang menghubungkan komponen-komponen tersebut dapat memengaruhi bandwidth, anggaran energi, kebutuhan pendinginan, serta kepadatan perangkat dalam rak.
Solinide berupaya menjawab masalah ini dengan sumber cahaya yang dapat mendukung banyak panjang gelombang sekaligus, sambil mengurangi jumlah perangkat keras yang dibutuhkan untuk setiap koneksi. Pendekatan serupa juga ditujukan untuk telekomunikasi dan infrastruktur jaringan berkapasitas tinggi di masa depan, yang menghadapi tuntutan kapasitas, efisiensi energi, ruang perangkat, dan biaya.
Solinide menyatakan telah mendemonstrasikan performa microcomb untuk koneksi pusat data dan mengembangkan sistem terintegrasi yang dipasang di rak. Pada Desember 2025, perusahaan melaporkan sistem microcomb silikon nitrida dalam format yang menyerupai produk produksi, dengan efisiensi konversi optik lebih dari 60% dan 28 kanal panjang gelombang. Sistem tersebut telah diintegrasikan ke dalam produk terpasang di rak yang disebut siap digunakan di lapangan.
Perusahaan juga menyebut uji integrasi dengan NVIDIA sedang berlangsung. Bukti yang tersedia belum memverifikasi secara independen cakupan, hasil, maupun status komersial pekerjaan tersebut. Karena itu, informasi ini sebaiknya dipahami sebagai klaim uji coba dari perusahaan, bukan sebagai konfirmasi penerapan komersial.
Arah produk Solinide mencakup sumber comb berbasis rak dan produk sumber cahaya optik plug-in untuk koneksi berkecepatan tinggi.
Menurut Solinide, modal seed ini akan mendukung beberapa prioritas:
Pendanaan ini menandai pergeseran Solinide dari tahap demonstrasi teknologi menuju persiapan manufaktur dan adopsi pasar. Meski demikian, apakah klaim efisiensi, performa koneksi pusat data, dan kesiapan lapangan tersebut dapat diwujudkan dalam produk komersial yang tervalidasi secara independen masih perlu dibuktikan.
Solinide mengumumkan penutupan putaran pendanaan seed senilai €4 juta pada 20 Agustus 2026. Dana tersebut akan digunakan untuk mengomersialkan teknologi fotonik yang telah dipatenkan, meningkatkan kesiapan teknologi, dan mempersiapkan produksi berskala besar.
Putaran ini dipimpin bersama oleh Navigare Ventures dan PSV Hafnium. Investor lain yang turut berpartisipasi adalah Chalmers Ventures, Turbine Capital, Norrsken Evolve, dan Almi Greentech Fund.
Dalam banyak sistem optik berbasis wavelength-division multiplexing, setiap panjang gelombang biasanya dihasilkan oleh laser terpisah. Artinya, sistem dapat membutuhkan susunan banyak laser untuk mengirimkan berbagai aliran data melalui satu serat optik.
Pendekatan Solinide berbeda. Teknologi microcomb-nya dirancang mengintegrasikan fungsi sumber cahaya ke dalam chip fotonik silikon nitrida. Dengan menggunakan satu laser pemompa dan struktur resonan terintegrasi, chip tersebut dapat menghasilkan banyak panjang gelombang yang jaraknya seragam dan terkontrol dari sumber yang sama.
Setiap panjang gelombang dapat berfungsi sebagai kanal data tersendiri. Secara teori, satu sumber cahaya yang ringkas dapat mendukung banyak aliran data tanpa memerlukan satu laser terpisah untuk setiap kanal. Dalam konteks produk yang diumumkan, perusahaan menyebut teknologi ini mampu menghasilkan puluhan panjang gelombang, sementara spesifikasi teknologinya menyebut lebih dari 100 kanal.
Solinide menargetkan sejumlah manfaat, seperti:
Namun, manfaat tersebut masih merupakan sasaran desain dan klaim perusahaan, bukan hasil yang telah terbukti secara independen di berbagai penerapan komersial.
Solinide juga melaporkan efisiensi konversi optik lebih dari 60% pada arsitektur microcomb “photonic molecular” miliknya. Perusahaan membandingkannya dengan efisiensi kurang dari 5% pada microcomb soliton konvensional. Angka-angka ini belum memperoleh pembandingan independen berdasarkan bukti yang tersedia.
Sistem AI memindahkan data dalam jumlah sangat besar antara prosesor, akselerator, memori, dan switch jaringan. Ketika klaster AI semakin besar, koneksi optik yang menghubungkan komponen-komponen tersebut dapat memengaruhi bandwidth, anggaran energi, kebutuhan pendinginan, serta kepadatan perangkat dalam rak.
Solinide berupaya menjawab masalah ini dengan sumber cahaya yang dapat mendukung banyak panjang gelombang sekaligus, sambil mengurangi jumlah perangkat keras yang dibutuhkan untuk setiap koneksi. Pendekatan serupa juga ditujukan untuk telekomunikasi dan infrastruktur jaringan berkapasitas tinggi di masa depan, yang menghadapi tuntutan kapasitas, efisiensi energi, ruang perangkat, dan biaya.
Solinide menyatakan telah mendemonstrasikan performa microcomb untuk koneksi pusat data dan mengembangkan sistem terintegrasi yang dipasang di rak. Pada Desember 2025, perusahaan melaporkan sistem microcomb silikon nitrida dalam format yang menyerupai produk produksi, dengan efisiensi konversi optik lebih dari 60% dan 28 kanal panjang gelombang. Sistem tersebut telah diintegrasikan ke dalam produk terpasang di rak yang disebut siap digunakan di lapangan.
Perusahaan juga menyebut uji integrasi dengan NVIDIA sedang berlangsung. Bukti yang tersedia belum memverifikasi secara independen cakupan, hasil, maupun status komersial pekerjaan tersebut. Karena itu, informasi ini sebaiknya dipahami sebagai klaim uji coba dari perusahaan, bukan sebagai konfirmasi penerapan komersial.
Arah produk Solinide mencakup sumber comb berbasis rak dan produk sumber cahaya optik plug-in untuk koneksi berkecepatan tinggi.
Menurut Solinide, modal seed ini akan mendukung beberapa prioritas:
Pendanaan ini menandai pergeseran Solinide dari tahap demonstrasi teknologi menuju persiapan manufaktur dan adopsi pasar. Meski demikian, apakah klaim efisiensi, performa koneksi pusat data, dan kesiapan lapangan tersebut dapat diwujudkan dalam produk komersial yang tervalidasi secara independen masih perlu dibuktikan.