Berbeda dengan solusi lain seperti relayer atau sponsorship dari aplikasi, mekanisme ini diimplementasikan langsung di level protokol blockchain. Artinya jaringan Sui sendiri yang mengenali jenis transaksi tertentu sebagai transaksi yang memenuhi syarat untuk diproses tanpa biaya gas.
Pendekatan ini bertujuan membuat pembayaran stablecoin terasa lebih mirip sistem pembayaran digital biasa—di mana pengguna hanya mengirim nilai tanpa harus memikirkan token tambahan atau biaya jaringan.
Beberapa laporan menyebut daftar awal stablecoin yang dapat menggunakan fitur ini. Di antaranya:
Daftar ini tidak bersifat permanen. Stablecoin yang memenuhi syarat ditentukan oleh konfigurasi protokol jaringan, sehingga dapat berubah atau bertambah seiring perkembangan ekosistem Sui.
Fitur ini bekerja melalui mekanisme pembayaran transaksi di level protokol.
Alih‑alih meminta pengirim membayar gas dalam SUI, jaringan Sui dapat mengidentifikasi jenis transaksi tertentu—khususnya transfer peer‑to‑peer dari stablecoin yang disetujui—dan memprosesnya tanpa memerlukan saldo SUI di dompet pengirim.
Ini berbeda dengan pendekatan pada beberapa blockchain lain, di mana transaksi tanpa gas biasanya dicapai melalui:
Pada Sui, aturan ini tertanam langsung dalam logika transaksi jaringan, sehingga validator dapat menentukan apakah sebuah transfer memenuhi syarat untuk diproses sebagai transaksi tanpa gas.
Dokumentasi publik saat ini belum menjelaskan secara detail bagaimana validator dikompensasi atau bagaimana gas tersebut ditangani secara ekonomi di balik layar, sehingga model ekonomi lengkapnya masih belum sepenuhnya jelas.
Meskipun disebut "gasless", bukan berarti seluruh aktivitas di jaringan Sui menjadi gratis.
Beberapa batasan penting tetap berlaku:
1. Hanya jenis transaksi tertentu
Fitur ini saat ini berlaku hanya untuk transfer peer‑to‑peer stablecoin yang memenuhi syarat. Aktivitas lain seperti interaksi DeFi, swap, smart‑contract call, atau transaksi NFT tetap memerlukan gas normal.
2. Tidak semua aset didukung
Hanya stablecoin yang tercantum dalam konfigurasi protokol yang bisa menggunakan fitur ini.
3. Prioritas lebih rendah saat jaringan sibuk
Jika jaringan mengalami kepadatan, transaksi yang membayar gas normal akan diprioritaskan dibanding transfer stablecoin tanpa gas. Akibatnya, transaksi gratis bisa mengalami penundaan ketika trafik jaringan tinggi.
Pembatasan ini membantu menjaga stabilitas pasar biaya transaksi yang menjadi insentif bagi validator jaringan.
Peluncuran fitur ini juga dikaitkan dengan integrasi dari Fireblocks, penyedia infrastruktur aset digital yang banyak digunakan oleh bursa, kustodian, dan institusi keuangan.
Integrasi ini penting karena memungkinkan:
menggunakan stablecoin di jaringan Sui tanpa harus meminta pengguna akhir memiliki token SUI untuk membayar biaya transaksi.
Bagi perusahaan, pengalaman ini jauh lebih mirip sistem pembayaran tradisional—di mana pengguna cukup mengirim dana tanpa harus memikirkan biaya jaringan.
Salah satu hambatan terbesar dalam penggunaan kripto untuk pembayaran sehari‑hari adalah kebutuhan memiliki token jaringan untuk membayar gas.
Dengan menghapus kebutuhan tersebut untuk stablecoin, Sui mencoba membuat pembayaran on‑chain terasa seperti sistem pembayaran digital biasa:
Jika adopsinya luas, pendekatan ini dapat membuat Sui lebih kompetitif dengan jaringan lain yang juga menawarkan fee abstraction atau transaksi bersponsor untuk menciptakan pengalaman pengguna tanpa gas.
Fitur gasless stablecoin transfers di Sui merupakan perubahan penting dalam pengalaman penggunaan blockchain. Pengguna dapat mengirim stablecoin tertentu tanpa memegang token SUI dan tanpa membayar biaya gas, karena mekanisme ini diterapkan langsung di level protokol.
Stablecoin yang dilaporkan mendukung fitur ini termasuk USDsui, SuiUSDe, AUSD, FDUSD, USDB, USDC, dan USDY, dengan daftar yang dapat berubah sesuai konfigurasi jaringan.
Meski begitu, masih ada beberapa hal yang belum sepenuhnya jelas—seperti status peluncuran Mainnet secara resmi, model kompensasi validator, dan bagaimana sistem ini akan bekerja dalam kondisi jaringan yang sangat padat. Namun arah pengembangannya menunjukkan ambisi Sui untuk menjadikan blockchain sebagai infrastruktur pembayaran global yang lebih mudah digunakan.
Comments
0 comments