Singapura mengumumkan AI Tester Accreditation Programme (AI TAP) pada Mei 2026 untuk mensertifikasi perusahaan independen yang menguji keamanan dan kelemahan sistem AI sebelum digunakan luas. Perusahaan penguji yang ingin mendapat akreditasi akan dinilai dari kemampuan teknis pengujian AI serta kredibilitas organisa...

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: Singapore’s AI Tester Accreditation Programme (AI TAP): How the New System Will Certify AI Safety Testers. Article summary: Singapore’s AI Tester Accreditation Programme (AI TAP), announced in 2026, will certify independent firms that test or “jailbreak” AI systems; launched by the AI Verify Foundation and expected to begin in the second h.... Topic tags: ai, ai safety, ai governance, ai testing, red teaming. Reference image context from search candidates: Reference image 1: visual subject "# Singapore to certify private sector AI testing firms. AI Verify Foundation’s new accreditation system will allow companies to use testing firms to assess weaknesses in their AI s" source context "Singapore to certify private sector AI testing firms" Reference image 2: visual subject "# Singapore to certify private sector AI test
Kecerdasan buatan kini digunakan di berbagai sektor—mulai dari layanan keuangan, kesehatan, layanan publik, hingga dukungan pelanggan. Semakin kuat kemampuan AI, semakin besar pula kebutuhan untuk memastikan sistem tersebut aman, andal, dan tidak mudah disalahgunakan.
Untuk menjawab tantangan itu, Singapura memperkenalkan AI Tester Accreditation Programme (AI TAP) pada Mei 2026. Program ini akan mensertifikasi perusahaan independen yang menguji sistem AI guna menemukan kerentanan keamanan, keluaran berbahaya, atau kegagalan mekanisme pengaman.
Dengan adanya akreditasi resmi ini, organisasi yang ingin menerapkan AI dapat memilih penguji yang kredibilitas dan kemampuannya sudah diverifikasi secara independen.
AI Tester Accreditation Programme (AI TAP) adalah skema akreditasi nasional untuk organisasi pihak ketiga yang menguji sistem kecerdasan buatan.
Perusahaan-perusahaan ini dapat mengevaluasi model AI atau aplikasi berbasis AI untuk menemukan:
Melalui AI TAP, perusahaan yang menggunakan AI dapat memilih penguji bersertifikat yang telah memenuhi standar evaluasi tertentu.
Program ini juga sering disebut sebagai program akreditasi pertama di Asia yang khusus untuk organisasi penguji AI, dengan tujuan menciptakan tolok ukur bagi layanan AI assurance.
AI TAP diluncurkan oleh AI Verify Foundation, sebuah organisasi nirlaba yang didirikan untuk mengembangkan standar dan metode pengujian AI yang dapat dipercaya. Organisasi ini merupakan anak lembaga dari Infocomm Media Development Authority (IMDA) Singapura.
Program tersebut diumumkan oleh Menteri Pengembangan Digital dan Informasi Singapura, Josephine Teo, dalam sebuah acara internasional tentang keamanan AI pada Mei 2026.
Detail peluncuran yang diketahui saat ini:
Tujuan utama AI TAP adalah meningkatkan kepercayaan terhadap layanan pengujian keamanan AI.
Banyak organisasi saat ini mengandalkan perusahaan khusus untuk menguji model AI—misalnya dengan teknik red‑teaming atau mencoba menembus sistem pengaman (sering disebut “jailbreak”). Namun kualitas dan kredibilitas penyedia layanan pengujian ini bisa sangat bervariasi.
AI TAP mencoba mengatasi masalah tersebut dengan membuat standar akreditasi resmi bagi perusahaan penguji AI.
Program ini juga merupakan bagian dari strategi Singapura untuk membangun ekosistem AI yang tepercaya, yang menyeimbangkan inovasi teknologi dengan keamanan dan akuntabilitas.
Beberapa inisiatif terkait yang mendukung ekosistem ini antara lain:
Gabungan program-program ini bertujuan menciptakan praktik bersama untuk penerapan AI yang bertanggung jawab.
Perusahaan yang ingin memperoleh akreditasi AI TAP akan melalui dua jenis evaluasi utama.
Organisasi penguji harus menunjukkan bahwa metode evaluasi mereka mengikuti panduan pengujian sistem AI yang diakui.
Ini mencakup kemampuan dalam:
Pelamar juga perlu menunjukkan metodologi pengujian yang terstruktur serta penggunaan dataset yang tepat untuk mengevaluasi sistem AI.
Selain kemampuan teknis, program ini juga menilai kualitas perusahaan itu sendiri.
Aspek yang dapat diperiksa meliputi:
Pendekatan dua lapis ini bertujuan memastikan bahwa penguji yang terakreditasi tidak hanya ahli secara teknis tetapi juga dapat dipercaya secara operasional.
AI TAP belum merilis daftar pengujian resmi yang bersifat universal. Namun berbagai proyek AI assurance di Singapura telah menyoroti sejumlah risiko umum yang sering diperiksa dalam sistem AI.
Risiko tersebut meliputi:
Beberapa eksperimen pengujian menunjukkan bahwa guardrail yang bekerja baik dalam bahasa Inggris dapat gagal dalam bahasa lain, serta bahwa desain sistem tertentu dapat memperbesar risiko kebocoran informasi sensitif.
Organisasi penguji AI biasanya menggabungkan evaluasi otomatis dengan analisis manusia.
Metode yang digunakan dalam berbagai proyek assurance AI di Singapura antara lain:
Pendekatan ini memungkinkan penguji mengevaluasi kinerja model sekaligus ketahanan sistem pengamannya.
Dengan mengakreditasi perusahaan penguji, AI TAP mencoba mengatasi masalah penting dalam tata kelola AI: memastikan bahwa evaluasi keamanan AI dapat dipercaya dan konsisten.
Jika berhasil, program ini bisa membawa beberapa dampak besar:
Karena diposisikan sebagai skema akreditasi pertama di Asia untuk penguji AI, AI TAP juga berpotensi memengaruhi bagaimana negara lain merancang sistem AI assurance mereka sendiri.
Meski tujuan dan struktur dasar AI TAP sudah diumumkan, beberapa detail operasional masih belum dipublikasikan secara lengkap, misalnya:
Detail tersebut kemungkinan akan semakin jelas ketika pendaftaran akreditasi resmi dibuka dan gelombang pertama perusahaan penguji mulai menjalani proses sertifikasi.
Pengujian keamanan AI semakin menjadi bagian penting dalam penerapan teknologi AI modern. Pemerintah dan perusahaan membutuhkan cara untuk memastikan bahwa sistem AI aman, stabil, dan sesuai dengan prinsip tata kelola yang bertanggung jawab.
Pendekatan Singapura berfokus pada mensertifikasi para penguji AI itu sendiri, sehingga tercipta lapisan evaluator independen yang dapat dipercaya oleh organisasi di berbagai sektor.
Jika berhasil, model seperti AI TAP dapat menjadi fondasi penting dalam ekosistem tata kelola AI global di masa depan.
Studio Global AI
Use this topic as a starting point for a fresh source-backed answer, then compare citations before you share it.
Singapura mengumumkan AI Tester Accreditation Programme (AI TAP) pada Mei 2026 untuk mensertifikasi perusahaan independen yang menguji keamanan dan kelemahan sistem AI sebelum digunakan luas.
Singapura mengumumkan AI Tester Accreditation Programme (AI TAP) pada Mei 2026 untuk mensertifikasi perusahaan independen yang menguji keamanan dan kelemahan sistem AI sebelum digunakan luas. Perusahaan penguji yang ingin mendapat akreditasi akan dinilai dari kemampuan teknis pengujian AI serta kredibilitas organisasinya, termasuk metodologi, kapasitas operasional, dan rekam jejak bisnis.
Program ini menjadi bagian dari ekosistem AI assurance Singapura—bersama AI Verify dan Global AI Assurance Pilot—yang bertujuan membangun standar global untuk pengujian keamanan AI.