Dua tahun setelah mendirikan Ocean, perusahaan tersebut akhirnya meluncur ke publik dengan pendanaan total $28 juta, termasuk putaran Series A senilai $20 juta yang dipimpin oleh Lightspeed Venture Partners. Investor lain termasuk Picture Capital, Cerca Partners, serta sejumlah angel investor dari industri keamanan siber.
Fokus utama Ocean adalah satu masalah spesifik: serangan email yang dibuat atau diperkuat oleh AI.
Banyak sistem keamanan email tradisional bekerja dengan metode seperti:
Metode tersebut efektif untuk serangan yang berulang dengan pola yang sama. Namun email phishing yang dibuat dengan AI bisa mengubah gaya bahasa, struktur kalimat, dan konteks hampir tanpa batas, sehingga lebih mudah melewati filter berbasis pola.
Ocean mencoba mengatasi masalah ini dengan pendekatan yang berbeda: memahami makna dan tujuan email, bukan hanya bentuknya.
Platform Ocean menggunakan apa yang disebut perusahaan sebagai jaringan “agentic” dari agen AI yang dikoordinasikan oleh sebuah mesin kecerdasan pusat.
Alih‑alih satu model yang memutuskan semuanya, sistem ini melibatkan beberapa komponen AI yang bekerja sama untuk menyelidiki setiap email sebelum mencapai inbox pengguna.
Secara umum prosesnya meliputi:
Dengan pendekatan ini, sistem tidak hanya bertanya: “Apakah email ini mirip dengan template phishing yang sudah dikenal?”.
Sebaliknya, pertanyaan utamanya adalah: “Apa yang sebenarnya ingin dilakukan oleh email ini kepada penerima?”
Jika sistem mendeteksi upaya manipulasi—misalnya meminta kredensial login, transfer uang, atau memicu alur kerja internal yang mencurigakan—email dapat diblokir atau ditandai sebelum sampai ke pengguna.
Model bahasa besar (LLM) memungkinkan pelaku serangan membuat pesan yang:
Akibatnya, banyak pakar keamanan berpendapat bahwa filter berbasis pola saja tidak lagi cukup untuk menghadapi gelombang baru serangan rekayasa sosial ini. Ocean memposisikan teknologinya sebagai solusi yang berfokus pada pemahaman konteks dan niat.
Ocean meluncur ke publik dengan pendanaan total $28 juta, dengan Lightspeed Venture Partners memimpin putaran investasinya.
Menurut pernyataan perusahaan saat peluncuran, platform mereka sudah melindungi ratusan ribu kotak masuk email sambil terus memperluas produk dan basis pelanggan perusahaan.
Namun hingga saat ini, rincian lebih detail—seperti jumlah total email yang dianalisis atau jumlah pelanggan perusahaan—belum banyak dipublikasikan.
Pendanaan Ocean mencerminkan pandangan yang semakin umum di industri keamanan siber: AI kini memperkuat kedua sisi pertarungan.
Penyerang menggunakan AI untuk membuat phishing yang lebih meyakinkan dan terpersonalisasi dalam skala besar. Di sisi lain, perusahaan seperti Ocean mencoba melawannya dengan agen AI yang mampu menyelidiki setiap email secara otomatis.
Apakah pendekatan keamanan email berbasis agen AI akan menjadi standar baru masih belum pasti. Namun dengan meningkatnya serangan phishing yang memanfaatkan AI, banyak investor melihat perlombaan antara AI penyerang dan AI pertahanan baru saja dimulai.
Comments
0 comments